Belenggu Kehidupan episode 3

Juragan Ramdon Terpenjara

Naim sekolahnya dirumah alias daring karena Naim masih sakit tapi dia punya keinginan belajar dan tetap mau berolah raga dengan bantuan ibunya Naim melakukan gerakan yang ringan-ringan saja karena Isnaeni tak ingin anaknya kecapekan dan selalu berkonsultasi dengan dokter Gunarto. Sementara Slamet bekerja di Mranggen mengawasi pertanian yang mulai diliriknya. Ramdon memperbolehkan , bahkan Jafar Maulana dan Edward dipindahkan ikut devisinya Slamet. Juragan Ramdon kini sering bepergian ke Luar Negeri sementara Slamet yang mengurusi di Indonesia.

Dua tahun berlalu juragan Ramdon tak pernah menghubungi ternyata Ramdon di penjara di Bangladesh, Slamet tahu dari televisi pada acara siaran Dunia Dalam Berita, dengan bukti nama Arjun semua orang Salatiga tak mengerti  siapa Arjun itu karena merupakan nama komplotannya  dan hanya Slamet yang tahu apalagi  penduduk Mranggen blas tak tahu. Ramdon menitipkan aset-asetnya dengan nama Slamet dan Slamet menjaga amanat Ramdon karena bukan bahan baram saja tapi merebak ke perhotelan, sawah, serta buah-buahan di Salatiga

Import gula masih berjalan dan diawasi Edward seorang sarjana ekonomi yang sudah bekerja dengan juragan Ramdon hampir delapan tahun dan baru saat ini berasakan pendapatan yang lumayan sejak dipegang Slamet, karena Slamet amat menghargai pendidikan meskipun dia cuma tamatan SMA saja. Edward yang kini diberi tugas mengurus hotel juga semakin mantab dan menerima tugas dengan baik.

Maulana yang ditugaskan mengurus tanaman anggur lokal di Salatiga mulai membuahkan hasil, dia menikmati pekerjaannya dan menghormati semua keputusan Slamet yang kalem dan tak grusa-grusi. Maulana dan Jafar yang sering mendampingi Slamet jika dalam kesulitan bahkan Slamet memiliki pengacara yang membantunya.

Tujuh tahun berlalu juragan Ramdon kembali ke Indonesia dan melihat Mranggen sudah amat maju lalu lintasnya ramai rumah Ramdon sudah amat bagus juga masjid Ramdon memiliki banyak jamaah dan terkelola sebagai milik pemerintah karena sudah diwakafkan Slamet. Naim kini dia sudah SMA dan Ia sehat sekali Naim sudah tak melalukan tranfusi darah lagi sejak kelas empat SD . Bu Gondo sudah lanjut usianya sedang istrinya Isnaeni memiliki restoran di Mranggen dan Salatiga. Ramdon amat senang karena bisnisnya yang dikembangkan Slamet mengalami kemajuan pesat tapi ia amat bersedih karena ia keluar dengan jaminan dari seorang temannya dari Thailand yakni  mister Kransabling yang minta segera dibayar sesampai di Indonesia.

Mendengar keluhan juragan Ramdon Slamet jadi iba

Ramdon    : ” Tolong aset-aset saya akan saya jual untuk membayar hutang saya kepada Kransabling ”

Slamet       : ” Aset juragan berupa rumah yang di Ungaran dan Salatiga kantor lama yang dekat rumah saya dibuat rumah makan istri saya…kalau dijual amat sayang..karena restorannya amat laku keras ”

Ramdon    : ” Aku butuh dua milyar saat ini ..kalau tidak polisi Bangladesh akan lapor ke Indonesia dan mencariku ”

Slamet      : ” Tapi menjualnya yang amat sulit…tak semua mau membeli tanah atau rumah juragan yang amat luas…saya akan membicarakan dengan Edward , Maulan serta Jafar dulu ”

Ramdon   : ” Baiklah aku kasih waktu tiga bulan untuk menjualnya ,  karena ada kemungkinan mister Kransabling menyitanya ” .

Untuk masuk Indonesia mister Kransabling membuatkan paspor baru Ramdon dengan nama Arjuna, sebenarnya dia mau menjual semua asetmya  dan mau kembali ke Bangladesh tapi keluarganya sudah mengusirnya karena tak mau berkumpul dengan penjahat narkotika macam Arjun. Sebenarnya ini hanyalah olah Kransabling saja yang tak mau merugi karena memiliki Slamet yang bisa diandalkan dalam berbinis selain narkoba.

Slamet membicarakan hal ini pada Wicaksono pengacaranya.

Wicaksono  : ” Kalau universitas akan saya urus untuk menjualnya dan hanya berganti nama saja …sudah beres semuanya kalau membutuhkan dua milyar akan saya atur …tapi tuan Slamet sudah tak bisa ikut campur lagi dengan pendidikan , karena sekolah SMA juga terimbas terjual, dan saya perlu rapat dengan semua dewan yang menjabat di perguruan dan maupun SMA di Mranggen termasuk hotel yang masuk wilayah kabupaten Demak dimana Mranggen adalah salah satu kecamatan di Demak termauk aset super market yang ada dua tempat ”

Slamet yang tak tahu masalah tata kota memasrahkan semua aset yang ada pada Wicaksono dan ingin mengembalikan uang sebesar dua milyar sebagai gantinya, untung masjid sudah diwakafkan dan terselamatkan dari tangan Ramdon. Sebulan sudah uang yang ditunggu datang dan diserahkan kepada Juragan Ramdon yang sudah ditunggui Kransabling, Wicaksono memberikan dan membacakan seluruh kekayaan yang ada di Indonesia sudah habis dijual sedangkan sesungguhnya aset yang ada diUngaran masih atas nama Slamet sampai saat ini yang dikelola Maulana dan Jafar sedangkan Edward masih melakukan impor gula karena juragan Ramdon  masih ingin tianggal di Indonesia sambil mengamankan rumah makan bu Gondo yang menempati rumah Juragan Ramdon. Isnaeni amat bersedih tapi mau apa lagi..karena rumah tersebut memang milik Juragan Ramdon, sedangkan yang di Mranggen sudah dijual bersama universitas dan SMA nya.

Juragan Ramdon  : ” Pakailah tak apa dan restoran bisa jalan seperti sedia kala ”

Isnaeni       : ” Terima kasih juragan untuk pajaknya biar yang urus saya ”

Slamet tak pernah menceritakan masalah Juragan Ramdon kepada siapapun termasuk pengacaranya inilah yang menyebabkan Juragan Ramdon merasa terlindungi, Maulana, Jafar dan Edwardpun tak tahu.

Juragan Ramdon  : ” Terima kasih Ramdon atas kebaikan hatimu, kalau tidak karena kamu entah apa yang terjadi denganku….aku sudah ditipu Kransabling berulang kali untung ada pengacaramu Wicaksono yang memastikan kebebasanku, sebenarnya aku tidak bebas tetapi aku dibuat melarikan diri seolah-olah aku melarikan diri karena penjaranya dibakar oleh kelompok kransabling di Bangladesh ”

Slamet       : ” Sebenarnya Kransabling itu siapa Juragan…?”

Juragan Ramdon  : ” Dia adalah ketua gang narkoba di Thailand yang ingin mengambil posisiku sebagai etika keuangan di Asia Timur yang membuat iri dirinya dan menjebakku dengan menaruh bibit ganja dalam mobilku, sopirku di bekapnya sampai pingsan dan diracuni sehingga tak bisa bersaksi”  Dan keputusan akhirnya memaksa Arjun masuk penjara karena Kransabling mau menguasai Indonesia. Karena tertarik padamu Slamet…Kransabling ingin merekrutmu tapi kita sudah pindah di Mranggen sehingga kehilangan sosok kamu apalagi kamu merubah penampilan dengan gaya amat rapi sekarang ini Kransabling merasa kecewa dan setelah menerima uang ia balik ke Thailand.

Apa menariknya diriku..? mengapa Kransabling ingin merekrutku…? itulah pertanyaan yang ada di hati Slamet yang selalu membayang dalam dirinya tapi Ia justru takut pabila suatu saat bertemu dengan Kransabling… mekipun dia sudah berkenalan dengan Kransabling tapi tapi tak sempat berkata-kata dan Slamet mulai menjalankan usahanya yang baru memperbaiki Manggen. Wicaksono menghubungi Slamet karena sudah ada pembeli dua Super Marketnya dan sudah dinego dengan harga 1,5 M yang akan dibelikan tanah di Salatiga untuk usaha Isnaeni. Setelah memberikan komisi pada Wicaksono , Slamet membeli tanah di Salatiga lewat Wicaksono pula agar memudahkan akte jual belinya. Isnaeni membangun restoran untuk mengenang Bu Gondo yang meninggal karena usia tuanya.

Juragan Ramdon bersama Edward yang masih setia di importir gula mau meminjam hutang Slamet untuk menambah modalnya tapi Slamet malah memberikan uang lima ratus juta untuk memajukan usahanya . Ramdon memberikan keuntungan berupa kepemilikan saham yang akan diterima  Slamet tiap tahunnya ini semua atas saran Edward yang tak ingin putus persahabatan dengan Slamet yang memajukan usaha Ramdon selama di India yang terkena kebangkrutan dan Ramdonpun setuju karena mengingat jasa Slamet asetnya terselamatkan.

Juragan Ramdon  : ” Jadi semua tak tahu kalau aku terpenjara…?! ”

Slamet        : ‘ Tidak tahu juragan…mereka hanya tahu kalau juragan bangkrut dan aset semua dijual yang di Mranggen dan tinggal yang di Ungaran dan Salatiga”

Juragan Ramdon  : ” Terima kasih Slamet…engkau memang seorang sahabat terbaikku..” Mereka berdua berpelukan karena terharu menahan tangis, mata Juragan Ramdon dan Slamet berkaca-kaca memandang masa depan.


cerbung.net

Belenggu Kehidupan

Score 8.6
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2022 Native Language: Indonesia
Slamet seorang pekerja yang tergiur dengan pendapatan yang lebih mapan , bekerja dengan Juragan Ramdon amat menguntungkannya selain orangnya baik juga murah hati. Ramdon seorang bujangan yang sudah gaek dan berasal dari Banglades India berbisnis gula impor untuk menutupi bisnis ganjanya memerlukan orang seperti Slamet tak tahu kalau bisnis sesungguhnya adalah ganja karena kepolosannya Ia akhirnya terperosok dalam penjara yang membuat kehidupannya penuh derita. Ayuk kita baca kisah Slamet bagaimana Ia menjalani hidup kerasnya dalam kehidupan ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset