Dodo Bukan Anak Biasa episode 6

Chapter 6 : Dodo Selalu Ada Ada Saja

Udah gede tapi kelakuan masih kaya bocah itulah Dodo, enggak ada hari harinya tanpa bikin orang kesel. Tapi jangan salah pikir dulu, kelakuannya itu bukan malah bikin orang benci tapi malah bikin orang tertawa bahkan orang yang dia jailin juga tertawa.
Suatu hari Dodo pergi ke sebuah cafe dengan teman temannya. Seorang pelayan datang ke meja tempat Dodo dan teman temannya duduk
“Mau pesen apa mas?” Tanya pelayan.
“Kopi mas semua” jawab Dodo langsung.
“Kopi apa mas?” Pelayannya tanya lagi.
“Kopikir aja sendiri!!” Jawab Dodo sambil tertawa. Teman temannya pun langsung ikut tertawa bahkan pelayannya pun ikut tertawa.
“Maaf mas” sahut Dodo ke pelayan itu, sambil tersenyum dan tertawa dan membacakan pesanan yang serius.
Seperti itulah Dodo, kalau abis ngejahilin orang selalu minta maaf makanya enggak ada orang yang marah kalau dijahilin Dodo. Emang dasarnya si Dodo itu baik sih, cuman kebiasaannya aja yang kurang baik.
Selanjutnya Dodo menawarkan teman temannya untuk pesan makanan. Akhirnya mereka mampir ke warung indomie dekat sana.
“Mas pesen indomie 3 ya” pesan Dodo ke mas mas yang jaga warung.
“Eh mas” lanjut Dodo
“Iya kenapa mas?” Tanya mas masnya.
“Indomie 3 ya, semuanya DIBUANG!!” Jawab Dodo lagi lagi dengan becandaannya, teman temannya lagi lagi tertawa terbahak bahak. Apalagi mas mas yang jaga warung itu pun bingung.
“maaf mas cuman becanda” lanjut Dodo sambil tertawa ke mas masnya. Mas masnya pun ikut tertawa juga.
Selalu saja ada ada saja itulah Dodo, semua teman temannya pasti awet muda dekat dengan Dodo. Tiada hari tabpa tertawa kalo di dekat Dodo. Bukan cuman teman bahkan orangtuanya pun begitu.
Suatu hari Dodo sedang sakit dan diantar ibunya ke dokter. Setelah ambil nomer antrian Dodo dan ibunya menunggu di ruang tunggu. Enggak lama nomer antrian Dodo dipanggil, ibunya ikut menganter sampai ke ruangan dokter. Mereka langsung ke ruang dokter dan mengetuk pintu,
“Permisi dok, mau periksa” kata Dodo ke dokter
“Iya silahkan” jawab dokternya.
Selanjutnya Dodo hanya memasukan kepala nya dari pintu dan menoleh ke kanan dan kiri layaknya memeriksa ada apa di ruangan itu.
“Makasih dok” sahut Dodo
Si dokter pun tersenyum senyum menahan tawa, begitupun ibunya yang ada dibelakang Dodo.
“Eh alig, lo yang diperiksa nang! Bukan lo periksa ruangan dokter!”, alig adalah kosakata halus yang artinya gila, yang seribg di katakan ibunya. Sahut ibunya ke Dodo sambil menahan tawa.
Lagi sakit aja masih selalu ada ada saja. Akhirnya mereka masuk ruang dokternya dan seperti biasanya Dodo minta maaf ke dokternya.
Dodo dodo, entah berapa banyak orang di dunia ini yang seperti Dodo, makin banyak orang di Dunia ini yang seperti Dodo mungkin Dunia ini tentram dan penuh tawa.


cerbung.net

Dodo Bukan Anak Biasa

Score 0.0
Status: Hiatus Tipe: Author: Dirilis: 2015 Native Language: Indonesia
Dodo adalah anak berusia 12 tahun yang kehidupannya penuh dengan kenakalan. Biarpun umurnya masih bau kencur Dodo lebih senang main dengan anak anak remaja yang umurnya jauh diatas Dodo. Bukan berarti Dodo gak punya teman sepantaran, hanya kebanyakan Dodo main dengan anak yang umurnya jauh lebih tua. Di kampungnya Dodo terkenal anak yang baik, karena berasal dari keluarga yang nama baiknya terjaga. Setiap ibu ibu yang melihat Dodo pasti pengen banget anaknya kaya Dodo. Tapi realitanya Dodo itu udah bisa dibilang kaya anak setan. Ibunya juga melihat dia seperti anak baik. Gimana enggak di sekolahnya Dodo selalu dapat ranking. Mungkin emang dasarnya si Dodo jenius atau bisa jadi di sekolahnya itu gak ada anak pinter.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset