Dunia Misteri episode 12

Doa untuk Ukraina Dan Rusia

Umar terasa nyaman setelah menjemput pulang Umiyatul sampai rumah dan segera mempersiapkan tidur , Solichin sudah ngorok duluan sambil memeluk ukulelenya Umiyatul sedang shollat witir sebelum tidur. Terdengar kakaknya Umar sedang berbicara pada seseorang kelihatannya seorang wanita.

Sarah   : ” Kak selesai wisuda kuundang engkau ke Majene biar berdakwah sekalian ”

Umar    : ” Wah ..terima kasih sekali Sarah atas perhatianmu, tapi jadwal dakwahku sudah penuh sampai bulan depan …dan harus lewat Kyai Asrori sebagai adminku..semoga kamu tak kecewa dan langsung mengajar di Tsanawiyah daerah asalmu ”

Sarah    : ” Tak apa kak..saya akan menjumpai Kyai Asrori besok dan titip salam buat bunda Fatimah yang sangat sabar mendidikku sampai katam Alquran”.

Umar    : ” Iya akan aku sampaikan esok hari….wa Allaikum salam Sarah met istirahat “.

Umi segera tidur selesai shollat dan memeluk ibunya dan meminta dikelonin , Fatimah memeluk anak gadisnya sambil wirit dan menunggu Masrul yang masih dalam perjalanan pulang. Bunyi pickup membangunkan Fatimah dan membukakan pintu rumahnya.

Masrul   : ” Alhamdulillah bune… Umar sudah lulus dan membanggakan keluarga ”

Fatimah : ” Iya pak semoga yang di cita-citakan akan membawanya ke Tanah Suci ”  Iskandar membawa pickup ke rumahnya, karena nanti akan ke pasar Minggu mengantar pesanan mie kering dan ke Semarang karena ada agen yang membantu penjualannya dengan bagi hasil dan ibunya Khotijah yang akan menanda tanganinya.

Masrul mendengar Umar membaca Surat Al Kahfi dan Masrul ikut bersama dibelakangnya dan menyimak lalu Masrul melakukan sholat tahajud dan kembali mengikuti dengan menyimak surat Al Kahfi sampai selesai . Umar mencium tangan bapakmya dan Fatimah membuatkan minuman sekoteng karena jelang subuh ini hujan deras. Masrul memberikan wejangan untuk kekuatan dan Iman Umar yang lulus kuliah dengan mengambil dakwah , Masrul menyarankan ke makam kakeknya di Pedurungan tepatnya Bangetayu Kulon dan mengadakan sukuran bersama santri-santrinya , Umarpun menerima saran Masrul bapaknya.

Masrul  : ” Hari Minggu kita berangkat nak….dan langsung ke makam kakek dan nenekmu , selesai acara kita ke Weleri menemui Kyai H. Tantowi dan bersilaturahmi dengannya serta santri-santrinya” Umar menurut saja dan meminum sekoteng buatan ibunya . Subuh ini amat dinginnya , Umar memimpin shollat dan memberikan sedikit wejangannya tentang mental yang kuat dan persaudaraan mukmin.

Masrul   : ” Terima kasih anakku tausiahmu amat membantu adik-adikmu semoga engkau bisa seperti harapan kami semua ”

Umar      : ” Aamiin , terima kasih pak ” Fatimah memeluk anak lelakinya, disusul Masrul dan diikuti adik-adiknya dan Masrul memasangkan sorban diatas kepalanya dan bershollawat . Sejak saat itu Umar tak pernah melepas sorbannya.

Jam enam pagi Iskandar berangkat ke pasar Minggu mengantarkan mie kering anak yatim pesanan Yu Lah sekalian menjemput pak Munajat yang sudah janjian dengan Iskandar untuk meninjau lokasi pembuatan mie kering cap anak yatim . Meski subuh tadi hujannya lebat tapi kini cerah kembali dan pak Munajat sudah berangkat dari Semarang menuju Kaliwungu. Umar menyewa mobil Avanza yang dipakainya ke Bangetayu . Semua berangkat dan yang menunggu rumah kek Amrun dan cucunya.

Pak Munajat sudah sampai dan Iskandar memperkenalkan ibunya pada pak Munajat dan Yatemi adiknya yang sekarang sudah SMP/ Tsanawiyah sama seperti Ahmad putra Masrul yang paling kecil. Rupanya pak Munajat menyetujui kerja sama produksi mie keringnya Khotijah dan lokasinya amat aman dari jangkauan anak-anak.  Dan penanda tanganan akan dilakukan menunggu Masrul karena ide ini semua berasal dari Masrul sekaligus perkenalannya dengan Khotijah yang bergayung sambut , Pak Munajat melihat rumah Masrul yang kemarin mengatakan mau ke Bangetayu ke pesantrennya. Jadi belum bisa menemani pak Munajat yang ingin mengunjungi Khotijah sebagai calon istri dan ini masih amat rahasia karena Khotijah orangnya pendiam tapi pak Munajat malah simpati melihatnya .

Saat Umar di wisuda bapaknya Masrul dan istrinya Fatimah juga H Tantowi sekalian serta adik-adiknya menghadiri dan ikut menyaksikan kakaknya memakai toga dan memberi salam kepada ayah, ibu,dan H Tantowi sekalian juga adik-adiknya. Ahmad menangis karena bangga akan kakaknya. Sarah bersama kakak sulungnya Jamaludin dan pamannya Salamun karena ayahnya masuk rumah sakit sedangkan ibunya menemaninya. Fatimah menyalami santriwatinya dan berharap mau mampir ke rumah, Sarah memnyambutnya dengan senang atas kemurahan hati Fatimah yang  menganggap Fatimah sebagai ibunya dan berfoto bersama keluarganya pula.

Masrul amat bahagia sekali menyaksikan dakwah anak lelakinya Umar , Kyai dan Nyai H Tantowi amat kagum dengan kepiawaian Umar dan hafal Alquran, setiap tempat yang ia singgahi selalu ada dakwah terukir dan Umar terlindungi dari orang-orang yang jahil karena terjaga keselamatannya.

Setahun kemudian Umar sekeluarga menjalankan ibadah haji, Masrul tak menyangka bisa berangkat Haji bersama keluarga , Ketika memasuki Masjid Nabawi di Medinah Masrul dan Umar mengucapkan “Assalamu’allaikum Ya Rossulullah  maaf baru saat ini kami baru sanggup mengunjungimu tapi setiap hari kami memujamu dan menjunjung nama Allah dalam kehidupan  kami sehari-hari , Ya Allah ya Rosulullah jauhkanlah sikap peperangan dalam dunia ini aku berdoa di Raudhah memohon kepadaMu jauhkanlah dari peperangan antara Rusia dan Ukraina Ya ALLAH hanya Engkaulah yang Maha tahu tantang ini dan jauhkanlah nafsu yang tak benar …bekukanlah perang ini” .

Masrul berdoa cukup lama, air matanya tak bisa terhenti dan semoga negara-negara itu bisa saling menyadari tentang kekeliruannya dan jauhkanlah dari pemikiran yang negatif karena mereka semua juga amat membantu dan agar berunding kembali dan janganlah ada yang memprovokasi keadaan ini agar mereka melakukan kompromi lagi. Rusia engkau adalah negara besar kami tahu itu dan tahu kemampuanmu..rendahkanlah dirimu kepada Allah dan sayangilah Ukraina..dia negara kecil hanya butuh kasih sayangmu Rusia sebagai sesama manusia dan sebagai negara demokrasi ,uni soviet sudah tak ada tapi kami percaya Rusia memiliki kemampuan yang tetap hebat. Nato amat sayang pada Ukraina tapi yang lebih sayang  seharusnya adalah Rusia .

Sejak dahulu Ukraina bersama Rusia, dan merupakan berbagi suka maupun duka bak seorang ibu dan anaknya tak terpisahkan, karena nafsu engkau ingin melarikan diri menjauh dari ibu kamu dan Rusia engkau bak seorang ibu yang harus bersikap adil terhadap anak-anakmu engkau karus berjiwa besar mau menerima kekurangan anak-anakmu dan memantau anak-anakmu. Kami cinta Rusia dan kami cinta Ukraina engkau sedang perang saudara bersama ibumu minta maaflah pada ibumu , dan sifat seorang ibu harus melindungi anak-anaknya juga memaafkannya penuh kasih dan bermesraan  bersama.

Dunia amat bersedih jika perang ini tak terselesaikan.. dan berharap Cina tak mempengaruhi keadaan  , Nato cukup bijaksana dengan menunda keadaan yang kurang kondusif, Masrul dan Umar bukanlah seorang politisi tapi mereka memiliki Tuhan sebagai sesembahan manusia dan yang paling kerkuasa diatas segala-galanya. Masrul bershollawat dan tiap malam melakukan tahajud berharap Allah mengabulkan doanya agar tak terjadi  peperangan dunia dan mengembalikan situasi yang aman kembali dan mampu mengatasi ujian-ujian yang tidak ringan. Doa untuk Rusia dan Ukraina  ” Pemimpin itu harus sabar…dan melindungi rakyatnya memberikan contoh kebaikan, karena ada yang pro dan kontra seperti antara Ukraina dan Rusia dari pro dan kontra lahirlah perselisihan dan huru hara maka jauhilah semua itu karena  akan menjadikan manusia merugi “. Fatimah segera menikmati makan malam dan anak-anaknya sudah berkumpul semua lalu Masrulpun memimpin doa bersama berucap terima kasih atas nikmat yang diberikan oleh Allah selama di Madinah dan esok hari bertolak ke Makkah al Mukarromah.


cerbung.net

Dunia Misteri

Score 0.0
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2020 Native Language: Indonesia
Masrul pekerja yang gigih dia seorang wiraswasta yang sering luar kota dengan menghidupi empat orang anaknya, dengan mengorder kecap cap orang tua Masrul membantu memasarkan atau bawaan apa saja yang ia dapat dengan murah dia beli dan dijual ke daerah-daerah yang amat membutuhkan pelan tapi pasti Masrul mengais rezeki . Berbekal mobil pick up dari warisan mertua istri Masrul dan SIM yang ia miliki sewaktu bekerja sebagai sopir angkot, Masrul memutuskan usaha sendiri , Fatimah istrinya tak melarang karena suaminya selalu jujur , hasilnya lumayan pendapatannya tunai, kadang Masrul ndongkrok dari pasar ke pasar menjual ketela pohon atau sayuran yang Ia beli di Weleri dijualnya ke Semarang tepatnya dipasar Johar ditemani Iskandar keponakannya yang kadang membantu menjadi sopir jika Masrul capek. Iskandar keponakan dari istrinya sangat senang bekerja menemani pamannya yaitu Masrul. Bila hari Jum'at selalu shollat jum'at di masjid mana saja yang ditemuinya dan mengaji sambil istirahat, tidurnya di mobil kadang di losmen kalau keuntungannya banyak sebagai pembuang penat saja. Jika kecap dan jualannya habis mereka baru pulang. Istrinya Fatimah tak punya fikiran macam-macam jika uangnya habis dia mengambil di ATM yang selalu di isi Masrul tiap harinya.....

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset