Dunia Misteri episode 28

Mengenang Suwarno ayah Ratna

Akhirnya Iskandar bisa bertemu dengan pak lik Warisun atas bantuan sahabatnya pak Sukur sahabat tuanya yang sudah mulai membungkuk jalannya, Warisun memeluk Ratna yang akan menikah sedangkan Mulyani ibu sambungnya menangis karena bahagia bisa bertemu lagi dengan adik suaminya Suwarno.

Mulyani     : ” Bagaimana kabarnya Sun Warisun…badanmu masih tetep kecil….”

Warisun     : ” Sudah sangu dari sononya….sama seperti kangmas Suwarno….” . Mulyani mengenalkan Warisun kepada Masrul yang sudah lega bisa bertemu dengan wali nikah Ratna. Masrul mencium bau bunga mawar dan dia memegang tangan Iskandar agar melihat disamping almari dua sosok astral yang memperkenalkan kepada Masrul yang tadi uluk salam padanya, mereka itu adalah ayah dan ibu Ratna yaitu almarhum Suwarno dan almarhumah  Sulastri. Iskandar mengulang uluk salamnya yang membuat Warisun heran tapi Warisun masih asik mengipasi badannya yang kepanasan jadi kurang paham,  Masrul dan Iskandar pindah tempat mendekati kursi disamping almarhum Sulastri. Warisun mengejak ngobrol didalam sama kek Sukur karena selalu memanggilnya demikian sejak Sukur memiliki cucu. Ratna diajak mendekat disamping Iskandar dan memegang tangannya, lalu  menunjukkan almarhumah Sulastri dan almarhum Suwarno. Sontak Ratna berteriak ” Ibuk…” lalu pingsan sekilas dia melihat bapaknya Suwarno yang tersenyum padanya lalu Masrul berucap sahadat dan solawat nabi dan berbicara pada mereka. Mulyani yang mengurus Ratna pingsan mengambil kipas yang dipakai Warisun untuk mengipasi Ratna dan memberikan minyak kayu putih yang selalu dibawanya. Ratna segera sadar dan mencari almarhum ibu dan bapaknya yang sudah pindah di kursi samping Masrul yang berbicara padanya. Ratna memandang terus wajah ibunya yang cantik dan bapaknya yang memakai peci kopyah semasa hidupnya.

Ratna dibantu Iskandar uluk salam pada kedua almarhum dan menyandarkan dibahu Iskandar . Mulyani masuk kedalam mengambilkan minuman untuk Ratna dan dia melihat Warisun dan kek Sukur berbicara sesuatu lalu kembali menemui Ratna yang disuruh meminum air putih yang diberi doa dulu oleh Masrul dan kemudian Ratna meminumnya. Warisun keluar dari kamarnya sesaat almarhumah Sulastri pamit bersama almarhum Suwarno  dan menghilang dari pandangan Masrul, Iskandar serta Ratna.

Ratna masih bingung tapi Iskandar menguatkan hatinya dan segera kembali ke kursinya masing-masing . Warisun duduk lagi dan menemui Masrul bersama tamu-tamunya. Mulyani berharap Warisun bersedia ke rumahnya dan menjadi wali nikah Ratna. Warisunpun bersedia dan akan ikut ke rumah Mulyani sekarang juga sebelum luhur. Iskandar yang membawa mobil dan disampingnya ada Masrul yang selalu wirid asma Allah.

Iskandar menceritakan tentang lamaran serta srah-srahan yang akan dijadikan satu bersama acara tukar cincin , Warisun menurut saja apa yang diinginkan mereka karena Warisun sudah amat tua dan terserang penyakit Parkinson alias ngewelan dan selalu bertanya pada kek Sukur kebenarannya agar dia yakin dan percaya.Kek Sukur meskipun sudah kongkok tetapi dia masih kuat dan ingatannya bagus sekali. Mulyani menerima kehadiran Warisun adiknya Suwarno almarhum suaminya dengan senang , Mulyani tak berjualan sampai Seminggu karena menjelang lamaran Ratna dan butuh persiapan semuanya .

Warisun   : ” Nanti yang jemput aku siapa….?”

Masrul      : ” Adalah yang yang penting hand phone jangan lupa selalu di buka, biar tahu perkembangannya…”

Warisun   : ” Baik….sudah dicatat belum nomor saya….? ” Iskandar menelepon Warisun dengan ucapan bapak karena memang sudah seharusnya begitu.

Iskandar   : ” Pak Warisun sedang apa sekarang….? ” Warisun terkekeh-kekeh mendengar suara Iskandar.

Warisun    : ” Eh….heh…eh….he..eh…Iskandar lucu…yo ini nomor kamu ya Is….”

Iskandar   : ” Iya kek…eh pak…Warisun….?! ” dan seluruhnya yang mendengar tertawa karena mendengar jawaban spontan dari Warisun sambil kepala nya geleng-geleng karena sakit tuanya. Jualan Ratna ada disebelah kanan rumahnya dan mobil bisa masuk rumah karena pagarnya lebar dan halamannya cukup besar untuk mobilyang dibawa Iskandar. Setelah memasuki rumah Mulyani mereka pada duduk di dalam memandang foto lama Suwarno dan Mulyani ketika menikah. Warisun tersenyum memandangnya, Ratna membuatkan kopi untuk mereka yang sudah sepuh-sepuh dan Masrul ikutan minum kopi meskipun pagi hari sudah minum dibuatkan istrinya Fatimah tapi masih mau kopi lagi. Iskandar dibuatkan teh hangat dan langsung disruputnya karena kehausan dan meminta air putih juga.

Warisun meminta diantar karena anaknya ke rumahnya saat ini.

Warisun    : ” Diyah ke rumah bersama cucunya dan kedua anaknya sudah menunggu di luar dan menunggu diteras rumah…yok pulang kek Sukur…?” . Iskandar mengantarkan pak Warisun dan sekalian pamit pulang . Mulyani mengijinkan mereka semua  setelah makan siang dengan membuatkan pecel sarana jualannya Ratna ditambah mie goreng ala kadarnya.

Warisun   : ” Pamit sik nduk Ratna , mbak Mulyani sampai jumpa Minggu depan … ” Ratna mencium tangan Iskandar dan Masrul juga kek Sukur dan pak Warisun yang berpegangan tangan kek Sukur. Sebenarnya Warisun ngomongnya masih ethescuma kepalanya selalu geleng – geleng  dan sudah mulai pikun. Iskandar memberinya amplop kepada Warisun katanya untuk membeli sarung dan diterima dengan senang hatioleh Warisun yang sudah ditunggu Diyah di teras serta menyalami Iskandar dan Masrul.

Sampai rumah Iskandar menceritakan pertemuannya dengan Warisun jelang maghrib bertepatan dengan  Umar yang sedang bersiap-siap ke Batang untuk mengahadiri pengajian yang diadakan bakda Isyak di masjid Nurul Huda Batang ke tempatnya KH Harun Al Rasyid pendiri pondok serta ayah kandung Imaniar. Umar mendekap Sarah yang sudah mengandung enam bulan sambil menuntunnya untuk naik mobil diikuti Umiyatul juga Achmad adiknya yang berkeinginan menemani Umar sambil belajar berdakwah  di sana sedangkan Solichin menemani ibuknya dirumah  menunggu kepulangan Masrul dan Iskandar.

Umar yang melihat ayahnya sudah pulang menyalaminya dan shollat maghrib sekalian, Sarah mengikuti saja suaminya sambil mempersiapkan kelengkapan ke Batang menemui Imaniar calon madunya yang cantik. Umar segera berangkat menuju Batang , Achmad membaca shollawat bersama kakaknya Umiyatul serta mendendangkan beberapa lagu yang hit di dunia maya.

Suara Umiyatul memang merdu ketika diiringi grup samproh Nurul Huda asuhan KH Harun Al Rasyid , Imaniar mencoba menyanyikan beberapa lagu untuk Sarah istri Umar yang berjudul ” Ibu”suaranya lumayan dan Sarah mencontohkan lagu ibu kepada Imaniar karena lagu tersebut lagu lama dan amat diminati kaum wanita saat itu. Imaniar bangga dengan suara Sarah yang merdu sama seperti suara milik Umiyatul, Achmadpun mencoba bernyanyi bersama santri-santri Nurul Huda. Achmad yang pandai bernyanyi dan mengambil cengkok lagu amat cocok sekali dengan pembawaannya yang riang. Dalam pengajian itu banyak banyolan yang membuat seluruh hadirin tertawa dan menghibur.Umar didapuk menceritakan kejadian Laut Merah dan Ia mulai memberikan ceramahnya sesuai dengan tesis yang dikerjakannya.

Terbelahnya Laut Merah , Laut Merah menjadi salah satu perairan yang sudah disebut dalam kitab-kitab suci seperti Alkitab dan Al-Qur’an. Laut Merah erat kaitannya dengan perjuangan Nabi Musa As dalam menyelamatkan Bangsa Yahudi dari kekejaman Firaun. Saat Nabi Musa AS memimpin Bangsa Yahudi melarikan diri menuju Yerussalem, langkahnya terhalang oleh Laut Merah. Atas izin tuhan, hanya dengan ketukan tongkat Nabi Musa AS, Laut Merah terbelah membuka sebuah jalan menuju sisi wilayah Jazirah Arab.

Firaun beserta pasukannya yang kejam mengejar pelarian Nabi Musa AS dan Bangsa Yahudi harus bertemu ajal karena Laut Merah menyatu kembali, menghantam dan menenggelamkan Firaun dan pasukannya. Bukan isapan jempol belaka, bukti-bukti seperti tulang belulang kuda dan kereta perang yang digunakan untuk pengejaran ditemukan di dasar perairan Laut Merah. Setelah dilakukan penelitian ternyata pembentukan Laut Merah disebabkan karena pergerakan lempeng tektonik saat terjadi pemisahan Jazirah Arab dari  Benua Afrika pada 30 juta tahun lalu. Suhu rata-rata permukaan air Laut Merah cenderung konstan di angka 21-25°C. Iklim Laut Merah merupakan perpaduan dari angin timur laut dan angin barat daya yang terjadi karena perbedaan pemanasan antara permukaan daratan dan laut.

laut Merah dimasa sekarang  memiliki sirkulasi air yang baik sampai dengan di kedalaman sehingga memungkinkan tumbuhnya berbagai jenis terumbu karang dan biota laut. Sirkulasi terjadi karena massa air Laut Merah mengalami pertukaran dengan laut luas di Laut Arab dan kemudian samudera Hindia, melalui Teluk Aden. Sejak tahun 1950, Laut Merah digunakan sebagai tempat untuk snorkeling dan diving begitulah sedikit uraian pengalaman Umar waktu mengadakan penelitian di Laut Merah.


Dunia Misteri

Dunia Misteri

Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2020 Native Language: Indonesia
Masrul pekerja yang gigih dia seorang wiraswasta yang sering luar kota dengan menghidupi empat orang anaknya, dengan mengorder kecap cap orang tua Masrul membantu memasarkan atau bawaan apa saja yang ia dapat dengan murah dia beli dan dijual ke daerah-daerah yang amat membutuhkan pelan tapi pasti Masrul mengais rezeki . Berbekal mobil pick up dari warisan mertua istri Masrul dan SIM yang ia miliki sewaktu bekerja sebagai sopir angkot, Masrul memutuskan usaha sendiri , Fatimah istrinya tak melarang karena suaminya selalu jujur , hasilnya lumayan pendapatannya tunai, kadang Masrul ndongkrok dari pasar ke pasar menjual ketela pohon atau sayuran yang Ia beli di Weleri dijualnya ke Semarang tepatnya dipasar Johar ditemani Iskandar keponakannya yang kadang membantu menjadi sopir jika Masrul capek. Iskandar keponakan dari istrinya sangat senang bekerja menemani pamannya yaitu Masrul. Bila hari Jum'at selalu shollat jum'at di masjid mana saja yang ditemuinya dan mengaji sambil istirahat, tidurnya di mobil kadang di losmen kalau keuntungannya banyak sebagai pembuang penat saja. Jika kecap dan jualannya habis mereka baru pulang. Istrinya Fatimah tak punya fikiran macam-macam jika uangnya habis dia mengambil di ATM yang selalu di isi Masrul tiap harinya.....

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset