Gerbang Militan episode 2

Pertemuan Perancang Mode dari Mesir

Kehamilan Sherley membawa keberuntungan Park Kim Sun, pesanan pakaian hamil membeludak, Lusi ikut mendisain model pakaiannya yang cocok dengan selera ibu-ibu muda  yang suka  bergaya  memakai celana panjang yang memiliki rumbay-rumbay sehingga bisa menjadi gaun panjang sedang atasannya memakai plisket agar perut bisa berkembang bebas.

Sherley  : ” Papah lihat ini …bagus sekali desainnya Lusi…aku ingin mencobanya ” Park Kim Sun menyetujuinya dan membuatkan untuk putrinya.

Park Kim Sun  : ” Tapi ini belum saatnya dipakai karena belum membesar perutnya, tapi tak apa akan papah buatkan sampling untukmu dan pemakaian dari awal kehamilan agar sangat membantu  kenyamanannya..”.

Marten akan pulang ke Seoul karena mendapat laporan dari Shanghai yang memakai bahasa Mandarin yang artinya :

Chen Yu Fei    : ” Di Shangkai pendaftarannya meningkat apakah Seoul demikian..? ”

Marten             : ” Aku masih di Indonesia, aku belum yakin Mr Ramli apakah bersedia ke Shanghai…?”

Chen Yu Fei    : ” Mengapa demikian…apa covid-19 yang menjadi kendalanya..?

Marten             : ” Saya kira demikian, karena Mr Ramli amat menjaga kesehatan ”

Chen Yu Fei     : ” Di sini yang mendaftarkan claass Model membeludak, terus bagaimana ?”

Marten              : ” Kata Mr Ramli pesertanya harus sudah vaksin dan melakukan test PCR ”

Chen Yu Fei      : Hah test PCR untuk waktu berapa lama…? ”

Marten               : ” Untuk test penerimaannya ….dan jelang H-1 khursus awal”

Chen Yu Fei       : ” Aiiih ribet sekali di Indonesia…baiklah akan aku lakukan sekalian mensortir peserta.

Marten memberitahukan persyaratan kepada Chen Yu Fei sahabat wanitanya dari Shanghai yang mengidolakan Ramli sekeluarga terutama Lusi yang desainer muda asuhan Park Kim Sun seorang duda gaek yang tampan. Hasil test PCR sangatlah mengejutkan karena di Shanghai dilakukan lockdown besar-besaran , Marten bingung ada apa dengan negara ini..? Marten pulang ke Seoul biar tahu kabar di Shanghai secara detail.

Ternyata di Shanghai baru kali ini lockdown waduuuh padahal negara lain sudah mengalami penurunan tingkat positifnya dan jelang nyaman… ternyata kota Shangkai terbesar kedua di China setelah Beijing hal ini dilakukan agar ekonomi negara itu aman dan tidak terjadi krisis kini saatnya Shanghai lockdown, dan pendaftaran class model diundur sampai keadaan benar-benar nyaman dan sampai kapan Ramli belum memberikan reaksi dan Pendidikan modelpun mengalami waktu mengajar di Semarang.

Marten khawatir ditolak Ramli maka Ia melakukan test PCR dan calon siswa diwajibkan vaksin , PCR saat pendaftaran disertakan dan sehari jelang khursus harus menunjukkan hasil terakhir. Karena pesertanya mengalami penurunan maka waktu mengajarpun berkurang dan sebulan sekali saja buat mentor Ramli dan selebihnya diasuh oleh model senior atas arahan Ramli dan Sherley semua aktivitas dilakukan vertual melalui zoom.

Majalah mode tranding milik Erlina Entertainment kini hadir seminggu sekali menampilkan siswa yang aktif dan mengelolanya dengan apik dan aman. Pak Sarwo dan ibu kini seminggu sekali hadir mempraktekkan roti terbarunya bersama Ramli juga adik-adiknya dan mengajar serta untuk mengevaluasi keadaan keamanan kesehatan. Sherley menampilkan gaun saat hamil muda serta Evita model kecil seusia Ranti yang mulai naik daun dengan model celana panjangnya yang terdapat gambar binatang kesayangannya juga makanan kegemaran anak-anak seperti ice cream, strowberry dan buah-buahan lainya.

Gaya Evita amat menarik di studio pamer yang di rancang Ramli untuk memfoto modelnya, perkembangan majalah mode tranding sampai ke Perancis karna Ramli membuka online dan Agnes pemerhati mode merasa tertarik dan ingin segera mengunjunginya untuk bertemu seluruh anggota Erlina Entertainment.

Ramli     : ” Silahkan kami buka hari Kamis hari lainya berada di rumah, dan bekerja di rumah, kami juga tidak menyediakan jemputan jadi bawalah guide dari negara anda atau negeri kami ” Ramli amat tegas dan membuat Agnes tambah penasaran ingin mengunjunginya.

Agnes     : ” Bagaimana soal penginapan kami…?”

Ramli     : ” Tak usah khawatir rumah kami terbuka buat tamu…sampai kapanpun “.

Agnes     : ” Okey thank you tunggu kabar dari kami …see you…” Agnes sudah menutup teleponnya dan mengangkat jempolnya tanda sukses menegosiasi dengan Ramli. Agnes Amdouni mantan peragawati terkenal yang mencoba debutnya seperti Ramli, sayang Agnes kurang memiliki dukungan keluarga sehingga amat sulit berkembang, baru setelah menikah dengan Amdouni Lambert kesempatannya datang lagi karena Lambert seorang desainer kondang tempo dulu dan diteruskan Lamdouni.

Lusi dan Ambar diundang ke Jakarta untuk memperagakan gaun malam dari perancang Mesir yang bernama Mustofa Mahmud yang berada di hotel Borobudur Ramli dan Sherley hadir dalam perjamuan tersebut, televisi Mesir Nile TV menayangkan peragaan tertutup tersebut yang tak ingin fihak lain campur tangan. Lusi dan Ambar yang memakai mahkota ala Cleopatra amat cantik dengan gaun malamnya hingga membuat Kamal Mahmud terpesona dan jatuh hati pada Lusi .

Ramli merasakan tatapan mata Kamal tak lepas dari Lusi, sebaliknya Ambar malah tertarik dengan Kamal Mahmud.Lusi yang lemah gemulai membuat Kamal klepek-klepek ,Ambar dengan lincahnya mencoba beradu akting dengan kakaknya Lusi. Selesai peragaan Ramli mendampingi Lusi dan Ambar untuk jumpa publik dan berfoto bersama . Mustafa bersama Lusi dan Ambar bersama Kamal, perasaan Ambar tak karuan ketika tangannya disentuh Kamal ketika menyampaikan salam kenalnya dengan rakyat Mesir. Agnes yang mengetahui peragaan tertutup lewat internet segera menghubungi Sherley dan mengabarkan kalau dirinya sudah sampai di Jakarta dalam masa isolasi dan meminta agar Sherley mau menunggunya besok sekalian berangkat ke Semarang. Sherley atas persetujuan Ramli meloloskan keinginan Agnes karena menghormati provesinya.

Meskipun Lusi dan Ambar memakai kain sarung tangan untuk keselamatan dan keamanan dari covid-19 tetapi menambah elegan penampilannya , Ramli jumpa pers bersama Mustofa Mahmud yang membicarakan mode yang nantinya akan dikerjakan Park Kim Sun mertuanya , sayang dia belum bisa hadir karena masih ada urusan dengan sahabatnya di Seoul. Mustofa menanyakan apakah Lusi sudah memiliki pacar/kekasih ?

Ramli       : ” Maaf .., itu urusan dia pribadi tapi setahu saya belum ada lelaki mampir di hatinya…karena ia amat selektif menentukan pilihannya ”

Mustofa    : ” OOOh semoga menjadi jodohku kelak”

Ramli       : “Aamiin …Alhamdulillah ”

Mustofa mengatakan tak banyak Model atau Desainer di Mesir yang se kelas  Park Kim Sun yang mau berbagi dengan masyarakat kecil, sehingga merata antara yang kuat dan yang lemah meskipun karya-karya Park Kim Sun sederhana dan banyak yang menjiplaknya menjadi gaun termahal dan diberi ornamen permata sehingga nampak lain dari aslinya , Ramli merasa iba pada mertuanya karena banyak desainer sebagai plagiat saja.

Cinta segitiga antara Lusi, Ambar, Mustofa dan Kamal ada di tangan Ramli meski mereka semuanya belum saling menyatakan pada adik-adiknya. Ramli menjaganya jangan sanpai adik-adiknya kecewa yang akan datang, karena akan menjadi bumerang keluarga .

Agnes menemui Sherley dan akan ikut bareng selesai acara dengan Mustofa Mahmud dari Mesir tiket semua sudah disiapkan Agnes dan kru.

Sherley      : ” Akan berapa lama kamu di Indonesia..?”

Agnes        : ” Sampai urusan ini clear dan sesuai harapan ”

Sherley     : ” Sebenarnya acara ini sudah selesai tapi Mustofa masih ingin di sini dan meminta Ramli menemani atau mungkin seminggu menghabiskan waktu di Indonesia karena paspornya cuma 10 hari ”

Agnes       : ” Baik aku siap menunggu kepulangan anda ”

Mustofa persiapan pulang dan menemui Lusi serta Ambar agar nanti suatu saat bersedia ke Mesir , Lusi yang berpenampilan dewasa mengangguk dan memberikan senyum yang menawan, Mustofa menjadi mabok kepayang sementara Ambar dan Kamal di tempat tersendiri menerima cincin manis dari Kamal dan berjabat tangan serta mengucapkan selamat jalan. Mereka dijemput menuju bandara, Ambar menangis hatinya tlah terpaut pada Kamal Mahmud sementara Lusi diberikan kotak perhiasan sebagai ucapan terima kasih.


cerbung.net

Gerbang Militan

Score 8.4
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2022 Native Language: Indonesian
Merupakan kisah sambungan dari Juragan Untir Untir Kepuntir Cinta kali ini mengisahkan masalah bisnismya yang disatroni pesaing bisniz lainya dari luar negeri yang mencoba merebut keberhasilan Ramli dan saudaranya dengan berbagai macam trik serta kebohongan yang menyakitkan saat Malvin anak Ramli mulai berjuang melawan rivalnya dan memenangkan tambah banyak musuh-musuh yang masuk ke Erlina Entertaiment. Bagaimana kisahnya mari kita simak bersama.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset