Jellybeans episode 31

Part XXXI Rengga’s eyes : Trouble

”REO!!!” Aku memanggil Reo yang terlihat berjalan meninggalkanku. Pandanganku terasa kabur. Pembuluh mataku sepertinya terluka karena tergores soft lense yang kupakai sewaktu Reo menghantam wajahku.

”Mas Rengga nggak apa-apa? Apa perlu saya panggilkan polisi?” Ujar salah satu petugas keamanan cafe yang menghampiriku dan membantuku berdiri.

”Nggak usah pak. Dia teman saya… Dia sahabat saya…” Ujarku sambil berjalan terhuyung-huyung berusaha mengejar Reo yang semakin cepat meninggalkan cafe.

”REO!!” Panggilku begitu aku melihat Reo sedang menyalakan motornya.

”Mau apa lagi lu? Kurang hanteman gw? Kurang tendangan gw?” Reo menghampiriku lalu.

PLAK!! Dia menampar wajahku.

”REO!! Udah!!!!” Rhea masih menangis berusaha memisahkan aku dengan Reo. Darah menetes dari bibirku yang tergores gigiku akibat hantaman Reo tadi.

”Gw nggak sedikitpun ngerebut Rhea dari elu! Gw cuma mempertahankan persahabatan kita Yo..” Ujarku lemas.

”EMANG NDA SEDIKIT! Tapi Banyak!! Disamping elu ngerebut Rhea, elu juga ngerebut hati papanya Rhea, mamanya Rhea, saudara-saudaranya Rhea! SEMUANYA ELU REBUT~!!!”

”Nggak Yo….” Sepertinya sekarang bukan saat yang tepat untuk menyatakan yang sebenarnya. Reo terlihat begitu labil, sehingga ia dikuasai oleh egonya.

”Udahlah! Gw nda mau lagi kenal dengan elo!!” Reo meninggalkanku dan segera pergi. Ia menstater motornya, memaksa Rhea ikut dengannya dan segera pergi meninggalkanku.

”Are You Okay, Rengga?” Tiba-tiba Mr. Dean sudah ada di sampingku. Dia adalah manajer pemilik cafe.

”Yes Sir. It just a little problem between us.”

”Who’s the man? He Knocked your face like that.!! It was a teribble!”
Ujar Mr. Dean sambil membimbingku memasuki cafe dan mengajakku duduk di salah satu meja cafe.

”Trims. Don’t Worry Sir, I’m fine. He’s my friend, my best friend. He was jealous because his girlfriend always beside of me…”

”Owh.. You seized her from your best friend?” Mr. Dean terlihat antusias mendengar ceritaku.

”No Sir. Is that wrong. I never loved her again…”

”Again? Ever you loved her?”

”It was the past…”

”Ow… I think you better alone, i want to back to my room. Now, you can go home, Rengga.”

”How about my job? You fire me?”

”No no no.. I’m not fire you. You’re my best worker. You can come back to work, tomorrow. Now, you can go home Rengga…”

”I think, here’s a better place for me now…”

”Well, you can serve everything that you want. that’s free.”

”Thanks Mr Dean…”

”You’re Welcome…” Ujar Mr Dean sambil tersenyum. Ia kemudian meninggalkanku sendiri di meja cafe, pojok ruangan. Aku beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhku yang memar dan berdarah.

Sesampai di kamar mandi, aku terkejut melihat pantulan wajahku dari cermin. Pipiku berwarna ungu kemerahan, berlebam, Bibirku mengeluarkan darah yang sudah mulai mengering, dan bola mata sebalah kananku berwarna merah, tanda pecahnya pembuluh mataku. Segera kulepaskan soft lense yang kugunakan guna menghindari infeksi pada mataku, sakit sekali.

Setelah selesai membasuh wajahku dengan air hangat, aku melangkahkan kakiku menuju meja bar. Aku buntu, aku bingung harus apa, aku memesan minuman yang bisa membuatku lari dari masalahku.

”Mas Andre, Jack Danniels…” Pintaku memesan salah satu minuman favoritku. Kebetulan aku punya sebotol Jack’D pemberian dari tamu-ku minggu lalu yang kutitipkan pada karyawan bar.

Sesaat masalahku mulai terlupakan. Aku tidak mencintai Rhea… Aku tidak mencintai Rhea….

Sloki demi sloki minuman beralkohol itu kuminum. Pandanganku mulai menerawang dan pikiranku mulai tidak karuan. Aku terus menenggak sloki berikutnya. Aku mulai merasa tenang, meskipun di dalam pikiranku berkecamuk banyak hal…

”Gw nggak cinta lu Rhea! Gw nggak cinta sama lu.!!” Aku mulai sempoyongan… lalu BRUK… tanpa sadar aku terjatuh dari kursiku.

”Gw nggak cinta Rhea….”


cerbung.net

Jellybeans

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Cerita ini menceritakan tentang Lima orang sahabat. Cowok semua. Rengga, Marvin, Ribby, Gerald dan Reo. Mereka memiliki latar belakang, watak dan permasalahan hidup yang berbeda-beda, khususnya masalah cinta. Mungkin agak basi yah kalo dimana-mana selalu cerita yang mengandung unsur cinta.. Tapi di cerita yang satu ini, akan dipaparkan lebih dalam hal-hal yang erat kaitannya dengan persahabatan, cinta vs persahabatan, masa depan vs persahabatan dan persahabatan vs persahabatan

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset