Kisah Hidupku episode 15

Bagian 15 Masa Sulit

Masih membekas diingatanku, tahun 2009 adalah awal permulaan kisah. Tamu papaku yang sudah langganan order tiba-tiba kejatuhan durian runtuh alias dapat duit yang katanya hasil sitaan dari pemerintahan Irak karna anak dari kawannya yang seorang Tentara disana. Semuanya tampak meyakinkan dan sangat sempurna, tapi sebenarnya aku sudah memperkirakan ini merupakan tipu daya yang teramat licik. Jika kalian mencari tentang kasus penipuan Black Dollar maka kedua orang tuakulah salah satu korbannya. Disini aku tidak ikut hanya mantau berdasarkan cerita saat itu. Hingga akhirnya habis semua harta benda yang kedua orang tuaku miliki.

Maaf sebelumnya….. Aku tak jadi menceritakannya disini, karna aku ini hanya orang kecil dan saat itu kasus Black Dollar banyak oknum berkuasa yang bermain. Kami akhirnya jatuh miskin dengan teramat sangat. Padahal sedari awal sudah sempat aku katakan kalo ada yang salah dengan tawaran yang diberikan bahkan sampai proses berlanjut aku tetap berusaha untuk meyakinkan agar tak melanjutkan lagi karna akan sia-sia saja. Namun yang terjadi aku malah dimaki, dikatakan tak tahu diri dan sok menasehati orang tua. Akhirnya aku memilih diam dan hanya mampu berkata pada Tuhan agar ditunjukkan jalan sebenarnya. Selama kejadian tersebut tak jarang papaku mendatangi orang pintar untuk membantu memuluskan usahanya, namun anehnya aku tak pernah diajak ikut karna aku sendiri dimusuhi karna menentang.

Pernah sekali aku diajak ke orang pintar tapi baru sampai di depan gerbangnya aku sudah diusir oleh orang pintar tersebut layaknya aku seorang yang teramat hina dan hanya papaku yang boleh masuk. Aku pun pergi meninggalkan papaku dan mencari warung terdekat untuk
Sekedar ngopi dan ngerokok. Bukannya aku sombong kawan semua, aku hanyalah manusia biasa yang rendah diri. Jujur batinku kala itu sedikit bergejolak ketika disuruh mengantarkan papaku ke orang pintar tersebut, sempat terbesit dalam hati sehebat apa sich orang pintar itu dibandingkan ALLAH SWT yang tak lain Tuhan semesta alam, ASTAGFIRULLAH HAL AZIM seketika aku beristigfar sebanyak-banyaknya dalam batinku atas kesombonganku. Dalam lamunanku ketika di warung kopi tiba-tiba batinku membisikkan dan terjadilah percakapan:

Batin: Sudah tak usah kamu anggap dan kamu yakini, Bersandarlah pada ALLAH SWT. Kemudian batinku yang berbisik berkata lagi….. Kamu tahu kenapa diusir tadi???
Saya: (sambil berkata sendiri dalam hati) emang kenapa aku diusir??…. Aku juga ingin tahu cara kerja mereka bagaimana??
Batin: itu karna keimananmu yang kuat kepada ALLAH SWT, hingga jin itu takut padamu
Saya: kenapa harus takut??? Malah kayaknya kalo mereka menampakkan wujud atau mungkin keahlian sihirnya justru aku yang ciut nyali.
Batin: saat kamu di depan gerbang tadi ALLAH SWT meminta 1000 malaikat dibelakangmu dengan posisi bersiap meluncurkan anak panah api, jika mereka berani melukaimu
Saya: Hahahaha….. lucu kamu itu kayak drama sinetron saja.
Batin: kamu tak percaya omonganku?? Aku ini suara hatimu paling murni yang terhubung langsung oleh ILLAHI.
Saya: mboohh…. Sak karepmu, bisa jadi kamu ini jin fasik yang sengaja memperdayai imanku….. Sudah pergi sana dari batinku
Ya begitulah kadang aku juga merasa aneh berbicara dengan suara batinku sendiri kawan, tapi agak aneh juga karna saat itu tidak satu Dua orang pintar yang didatangi oleh papaku dan anehnya rata-rata sedikit menyinggungku karna aku ini dikuasai jin sesat, walaupun aku tak ikut kesana.

Yaa….. Saat itu fase terburuk yang kuhadapi. Dalam fase ini aku sempat ditugaskan untuk menjaga rumah tamu papaku yang lainnya. Rumah sewaan ini besar dan megah, tumben bule nyewa rumah yang lebih mirip istana bagiku. Bayangkan saja tanah seluas 6 Are diisi bangunan seluas 5 Are plus berlantai dua apa nggak besar itu rumah?? Setelah diberi mandat aku merasakan ada yang tak beres dengan rumah ini walaupun aku belum pernah melihat rumah kontrakan tamunya Papaku ini.
Minggu pertama tugasku hanya menyalakan lampu seluruh ruangan saat menjelang magrib dan mematikan lampunya saat pagi. Hari pertama dan kedua tak ada gangguan hanya berpikir kenapa tamu ini kontrak rumah tapi tak ditempati??? Dihari ketiga keganjilan mulai terjadi dari saklar lampu kunyalakan satu-persatu, total ada 7 kamar belum termasuk ruang keluarga dan ruang makan serta halaman belakang. Tiap kamar sudah ada kamar mandi, saat kunyalakan kamar no. 3 tiba-tiba wastafel di kamar mandi airnya nyala namu ketika aku masuk kamar mandi dan ingin mematikan air ternyata berhenti sendiri dan sekonyong-konyong pintu kamar mandi menutup sangat kencang dan terkunci. Deg-degan serta peluh membasahi wajah aku mulai merasa takut, entah keberanian darimana tiba-tiba aku berteriak…
DASAR SETAN KEPARAT….. KOE KIRA AKU TAKUT!!! BUKAIN INI PINTU, AKU HANYA MELAKSANAKAN TUGAS JANGAN USIL!!!
Pintu yang tadinya terkunci tiba-tiba bisa kubuka dan kulanjutkan pekerjaanku sampai selesai, selama menyelesaikan pekerjaanku hatiku malah merasa emosi tak jelas bukannya takut, aneh bukan??

Minggu berikutnya aku malah disuruh menempati tempat itu kawan, kali ini papaku ikut menemani bermalam. Saat waktu belum menunjukkan tengan malam, kami yang asyik sedang nonton tivi. Kuarahkan pandanganku ke ruang atas karna diruang atas ini ada semacam space berbentuk persegi untuk melihat ruang tivi yang ada dibawah. Kutengadahkan kepalaku keatas dan kulihat dengan jelas sesosok makhluk hitam besar seperti monyer bermata merah menyala sedan memandangi kami. Aku yang kaget melihatnya langsung berlari ke lantai dua melihat keadaan yang ternyata disusul oleh papaku. Sesampainya diatas aku tak melihat penampakan tersebut. Papaku lalu bertanya: ada apa Le??? Kok tiba-tiba keatas kayak mengejar sesuatu?? Aku pun menjawab ada Gendruwo tadi Pah, pantesan tamunya nggak mau tinggal disini. Udah kalo kamu nggak brani mending batalin aja, besok papa bilang ke tamunya papaku menimpali ucapanku.

Saya: nggak usah Pah…. Besok aku jaga sendiri aja disini nggak apa-apa kok
Papa: udah lebih baik nggak usah aja kalo gitu, mending batalin aja nunggu rumahnya
Saya: nggak Pah…. Aku masih penasaran dengan “penghuni” disini, mereka maunya apa??
Papa: udah jangan sombong kamu!!! Pake nantangin segala
Saya: aku bukan nantangin, cuman pengen tahu aja nggak lebih
Papa: dikasih tau orang tua malah ngeyel!!!…
Saya: bukan ngeyel… Aku hanya percaya dan tunduk pada ALLAH SWT dzat yang Maha Mulia, bukannya saat nabi Adam A.S mereka diperintah untuk tunduk dan menyembah kita?? Jadi kita inilah umat paling sempurna.
Papa: udah sombon, pake ceramah, terserah kamu Le?!?!!!

Esoknya mulai sebelum magrib aku menginap disana. Selepas magrib hingga isya kuiisi dengan membaca Al-Qur’an lalu selepas isya aku wirid hingga lepas tengah malam. Hanya wirid biasa selepas sholat yang kuamalkan saat itu, aku berserah diri semuanya Pada ALLAH SWT sebagai pelindungku. Tidur sebentar dan kubangun disepertiga malam untuk melanjutkan sholat malam, disaat selesai berwudhu bulu kuduk spontan merinding tak kuhiraukan langsung ku bersiap untuk sholat Tahajud. Baru selesai dua rakaat dan ingin sholat lagi tercium bau singkong bakar, dilingkungan perumahan mewah mana ada yang jam segini bakar singkong dan masih tak kuhiraukan tetap asyik melanjutkan sholat. Selepas salam sholat. Makhluk mengerikan itu datang lagi, hitam berbulu dan saking tingginya membungkuk dilangit-langit rumah setinggi 4 meter karna jika berdiri tegap pasti jebol itu internit/plafon. AAAARRGGHH……AARRRRGHH…… AAAARRRRGGHH…. Suara geramannya yang seketika menciutkan nyaliku. Lidahku mendadak kelu, badanku serasa kaku tak dapat kugerakkan dan makhluk itu semakin mendekatiku yang mematung ini. MATILAH AKU….. Begitu ku berkata dalam batin.


cerbung.net

Kisah Hidupku

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia
Semasa kecil pasti punya yang namanya teman khayalan, entah itu sekedar khayalan atau memang makhluk tak kasat mata yang berkawan dengan kita kala itu sebagai teman bermain.saya juga memiliki kawan khayalan semasa kecil yang ternyata setelah saya ketahui "DIA" adalah mahkluk gaib dan juga beberapa pengalaman gaib yang saya alami hingga saat ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset