Kisah Hidupku episode 34

Bagian 34 Kenangan Manis

Tahun pun berganti, tak terasa sudah tahun 2017. Berarti sudah setaun semenjak kepergian Mamaku. Sayangnya, aku tak memiliki cukup uang untuk pulang ke Buitenzorg. Sedih rasanya hatiku tak dapat mengunjungi pusara makam Mamaku. Di Tahun ini Pula, Lia akan ke Bali untuk bertemu denganku. Kukira saat itu hanya senda gurau semata untuk menghiburku. Bagaimana tidak?? Seorang gadis sendirian berlibur ke Bali, tanpa ada sanak family di Bali.

Ternyata…. Apa yang dikatakan Lia bukan isapan jempol semata. Benar saja, Lia datang seorang diri di bulan februari. Kujemput Lia, di Terminal Ubung dan kutemani selama berlibur di Bali. Cukup banyak tempat wisata yang kami kunjungi kala itu. Kurang lebih empat Hari di Bali, sudah termasuk ketinggalan pesawat karna keasyikan berlibur di Bali. Banyak kenangan yang terjadi saat itu, aku juga bersyukur. Karna Lia ini gadis yang santai dan nggak neko-neko. Bahkan Lia mau kubonceng ke tempat-tempat wisata dengan motor bebek bututku. Yaaa….. Walaupun, aku ada satu motor tua dua tak Honda yang sengaja kutitip di bengkel agar tak dipinjam. Bukannya aku pelit tak mau meminjamkan kawan!!… Maklumlah…. Motor tua, aku takut rusak, karna perawatannya cukup menguras kantong bagiku yang memiliki gaji standar minimal di Bali. Lagipula Lia, lebih memilih motor bebek bututku. Selain bisa jalan santai, suaranya juga tidak berisik. Sekiranya hanya itu kenangan yang bisa kusampaikan dalam cerita ini. Selebihnya…. Mungkin nanti??? Beberapa cerita disini yang sengaja tak kutulis. Mungkin nanti kubuatkan cerita sendiri??….

Beberapa bulan berikutnya, pekerjaanku tak menentu. Aku diajak temanku satu klub untuk membantunya berjualan martabak mini manis. Daripada tak ada pemasukan, maka kuterima saja. Toh!!! Itu pekerjaan yang halal sembari mencari pekerjaan yang lebih baik. Blog pribadi yang telah lama tak terurus, kembali kukelola. Kali ini atas usulan dari teman-teman penghobi dua tak di Indonesia. Mereka mengusulkan, bahwa belum ada blogger otomotif roda dua yang khusus membahas sepeda motor dua tak. Aku pun awalnya masih pikir-pikir, karna mencari refensi tentang motor dua tak itu tak mudah. Namun jika kita meneguhkan niat dan usaha, maka tentu jalan akan terbuka lebar. Terbukti…. Beberapa sesepuh dan suhu motor dua tak yang kukenal satu demi satu memberikan bahan referensi untuk blog yang kukelola. Hingga akhirnya sekarang blog yang kukelola lebih dikenal dengan artikel dua tak nya.

Karna blog pribadi yang kukelola ini kembali ke domain gratisan, bukannya lupa perpanjang. Tapi saat akan perpanjang domain, aku terkena musibah. Dimana saat itu mamaku berpulang dan kuliahku pun tak dapat kulanjutkan. Padahal tinggal selangkah lagi aku menuju sidang skripsi. Yaaa…. Mau gimana lagi??? Jalan hidupku seperti itu, kuikhlaskan saja. ALLAH SWT juga pasti punya rencana tersendiri dari keadaan yang ditimpakan padaku. Tak jarang pula, aku lebih memilih untuk kembali berpuasa sunnah untuk menghemat pengeluaranku. Tapi akibatnya, kelebihan yang kumiliki makin menjadi peka akan adanya makhluk gaib.

Saat itu, aku diberikan tugas tambahan oleh pemilik resto untuk membersihkan lantai dua. Tugasku adalah menyapu dan mengepel saja, karna tempat itu dipergunakan untuk latihan beladiri yang kesohor oleh pendirinya guru Yip Man atau IP Man. Lumayanlah, dua ratus ribu sebulan. Aku hanya perlu tiap hari menyapu sekali dan seminggu dua kali aku pel. Berhubung tempat ini lama tak terpakai. Kurasakan ada beberapa makhluk astral yang menghuni disitu. Hari itu…. Setelah kuselesaikan tugasku menyapu. Segera kuambil ember, obat Pel dan tongkat Pel. Saat sedang mengisi ember di kamar mandi, tiba-tiba CTAAKK…. TRRTAAK…. TRAAAKK…. TAAKK…. CTTAAAKK!!! Kudengar seperti ada seseorang yang sedang berlatih menggunakan boneka kayu. Boneka kayu yang seperti kalian lihat di film Jackie Cha itu lho kawan!!….

Tak kugubris, setelah ember terisi air dan obat pel segera aku menuju ke ruangan yang akan ku Pel. Kulihat sepi sekali, tak ada seorang pun. Kupikir yang berlatih tadi sedang turun ke bawah, jadi kubiarkan saja dan segera kukerjakan tugasku. Setelah aku selesai mengepel aera dimana boneka kayu berada. Terdengar kembali bunyi CTAAKK!!!….TRRTAAK!!!….TRAAAKK!!!….TAAKK!!!….CTTAAAKK!!! Saat kutoleh kearah boneka kayu, seketika hening. SEMPRULLL!!!! Aku kerja Bro, daripada gangguin. Mending sini bantuin. Kataku pada penghuni gaib disitu, mungkin kalo ada orang lain lihat. Pasti disangkanya aku orang Gila karna ngomong sendiri. Kadang juga, saat yang lain sudah selesai latihan.

Aku matikan lampu-lampu yang ada di lantai dua. Ketika akan turun, mendadak ada saja lampu yang tiba-tiba menyala. Setelah itu, aku berinisiatif untuk sering menggunakan tempat itu untuk sholat dan tak jarang pula. Sengaja kukirimkan surah Al-Fatihah untuk kanjeng Nabi Muhammad SAW, empat Khalifaf fan yang terakhir untuk penunggu gaib di tempat itu. Alhamdulilah…. Ternyata cukup berhasil, tak hanya aku saja yang merasakan. Beberapa peserta latihan bela diri juga merasakan, kalo ruangan itu jadi lebih adem dan nyaman. Tidak seperti sebelumnya yang terasa singup dan gerah.

Beruntungnya aku kawan, dari kegiatan ngeblog selama menjaga lapak martabak mini manis. Akhirnya…. Aku mendapatkan undangan khusus dari pihak ATPM salah satu merk sepeda motor untuk berwisata mengunjungi Plant mereka yang terbaru di karawang. Dari Bali, tak hanya aku saja yang berangkat. Ada delapan orang yang berangkat saat itu plus seorang P.I.C dari main dealer di Bali yang menemani. Aku bersyukur sekali bisa diundang secara gratis, hanya perlu membawa peralatan untuk bloggingku dan juga sepasang baju untuk berganti. Hanya dua hari saja kami semua disana.

Turun di Bandara Halim Perdana kusumah, kami langsung dijemput oleh travel dari pihak pabrikan. Hari itu perjalanan ke lokasi terbilang lama, karna banyak titik yang mengalami kemacetan. Apalagi saat tiba di Bekasi, beeuuhhh!!!! Macetnya, aje gillee dach!!! Pantes aja saat itu viral meme planet Bekasi. Selain macet, sruntuler alias pengendara motor yang seenak jidat juga banyak. Malah yang tertin dan sopan itu kami anggap oknum. Sopir travel mencari jalur alternative agar lebih cepat sampai di plant yang ada di Karawang. Karna saat melewati daerah pinggir sungai yang banyak cafe remang-remang itu. Mobil travel yang kami tumpangi terhalang oleh ketinggian portal. Otomatis kami harus putar balik mencari jalur alternatif. Mengasyikkan kawan, apalagi saat kesasar sampe masuk ke tengah pasar. Untungnya, pak Sopir dengan sigap meminta maaf karna tak tahu daerah situ dan segera memberikan selembar kertas berwarna biru agar diberikan akses jalan untuk bisa segera keluar dari pasar.

Akhirnya!!! Kami tiba juga di plant karawang. Briefing kami lewati karna yang lain malah sedang menikmati berwisata di dalam Plant. Jadi kami semua makan dulu sampai kenyang dan tiba giliran blogger-blogger dari Bali untuk berwisata mengelilingi pabrik. Kami semua diharuskan meninggalkan semua barang bawaan. Bahkan sampai ballpoint pun tak bisa dibawa. Standar pengawasan dan juga aturan yang berlaku begitu. Menghindarkan dari orang luar untuk mengambil gambar di dalam area pabrik. Kami semua takjub melihat isi dari pabrik ini. Betapa tidak?? Hampir semua dikerjakan oleh tenaga robot. Tenaga manusia digunakan hanya untuk mengoperasikan alat dan juga perakitan motor.

Ternyata!!!! Untuk merakit sebuah motor matic dan bebek diperlukan waktu yang amat sangat singkat kawan. Barisan pekerja telah berjejer rapi dan satu demi satu pekerja sudah memiliki tanggung jawabnya masing-masing. Jadi untuk merakit satu buah motor dari hanya berupa rangkaian puzzle hingga jadi utuh dan dilakukan pengetesan oleh team Quality control hanya butuh waktu 48 detik saja untuk menjadikan puzzle tadi sebuah motor yang utuh dan untuk sebuah motor 250cc hanya membutuhkan waktu 58 detik saja. Sungguh sangat cepat bukan.

Selama berkeliling di dalam area plant, kurasakan sekali banyak makhluk astral berseliweran. Bahkan ada salah satu blogger yang terkenal dengan artikel mistisnya pun juga merasakan hal yang sama. Blogger senior yang sering kami panggil dengan sebutan mbahnya jalur pantura ini memang lebih peka dibandingkan saya. Saat aku ngobrol-ngobrol dengan mbah ini beberapa tempat sengaja kutunjuk dengan jariku untuk menunjukkan dimana makhluk astral itu berdiam dan itu diamini oleh si mbah serta dikiranya aku ini bisa melihat juga. Untungnya saat itu penglihatanku sedang tertutup jadi aman-aman saja.

Karna situasi Jakarta yang macet parah, akhirnya kunjungan ke salah satu event besar otomotif yang sedang berlangsung disitu sengaja dibatalkan. Jadi kami semua, blogger otomotif roda dua dari seluruh Indonesia yang diundang pada saat itu. Langsung diarahkan menuju ke resto jimbaran yang ada di ancol. Kata teman-teman blogger dari Bali, Yaellaaahh!!! Udah jauh-jauh ke Jakarta makannya di Jimbaran hahahaahhaa….. Disusul dengan gelak tawa kami semua. Bisa dibilang ini bukan kunjungan ke Plant tapi lebih ke acara halal bihalal blogger otomotif roda dua seIndonesia. Dipertemuan inilah…. Akhirnya, aku bisa bertatap muka secara langsung dengan rekan-rekan sesama blogger otomotif roda dua yang sebelumnya hanya kukenal lewat sosial media.

Entah kenapa…. Sesampainya di Resto yang menghadap ke Pantai ini. Aku merasakan kekuatan gaib yang lebih hebat, namun tak sampai menampakkan wujud. Acara makan-makan berlangsung dengan hangat dan kekeluargaan. Aku juga berjumpa kembali dengan rekan blogger dari Solo dan juga rekan-rekan blogger dari jawa timur yang kutemui saat pertama jumpa di acara HONDA BIKERS DAY. Serta, saat aku mendapatkan undangan sebagai pengganti salah salah satu rekan blogger di Bali yang berhalangan hadir. Aku malah belum sempat menuliskan disini saat, aku diundang sebagai pengganti dalam kunjungan Marc Marquez dan Dani pedrosa ke Bali, nanti akan kuceritakan jika aku sempat kawan.

Malamnya, kami semua menginap di salah satu hotel berbintang di kawasan jalan Benyamin Sueb. Saat yang lain telah lelah dan beristirahat. Aku dan salah satu rekan blogger dari Jawa Timur malah ngeluyur ke depan hotel untuk menyantap kerak telor dan juga melihat balapan liar, bahkan sempat beberapa kali aku mendekati kimcil-kimcil yang ikut nonton di tempat itu. Sengaja…. Siapa tahu bisa diajak room servis, tapi, buru-buru nanyain ke mereka. Saat didekati aja beberapa malah pergi ngeloyor gitu aja. Ada juga sich yang menolak secara halus dengan alasan bahwa mereka bukan cewek bookingan atau sedang tidak menerima bookingan. Mungkin karna melihat tampangku yang lebih seperti begal dibandingkan blogger hahahahaha…. Padahal saat itu udah niat jika ada satu saja yang bisa dibawa pulang ke hotel, maka akan kami pake threesome. Jangan ditiru ya kawan…. Moral tak baik dan bikin nagih. Yaaa…. Walau bagiku sekedar hiburan tapi nampaknya hiburan seronok hahahahaha… Dan cerita ini tak kutulis di blog pribadiku, bisa-bisa nanti cap negatif menimpaku.

Sebelum aku ngeluyur keluar sempat mampir ke kamarnya mbahnya blogger alas roban. Sekedar ngopi sambil merokok, maklumlah…. Kamar yang kudapatkan tidak bisa untuk merokok. Jadi terpaksa nyari kamar yang bisa buat merokok. Mana kartu kuncinya cman bisa buat naik turun lift sesuai lantai kamar menginap pula. Jadi agak ribet, aku dan salah satu kawan blogger dari Bali. Kebagian kamar di lantai delapan. Saat ingin ke lantai tiga, tombol lift yang kupencet sama sekali tak merespon. Hanya bisa menuju lantai delapan dan lantai bawah di front office. Jadi saat akan masuk lift, kami harus menempelkan kartu yang juga berfungsi untuk membuka pintu kamar dan saat sudah didalam lift, kami tempelkan kembali kartu itu dan memencet tombol lantai kami menginap. Jika tak sesuai dengan kartu yang dipegang maka kita tidak bisa menuju ke lantai lainnya. Otomatis… Kami harus turun dan lapor dulu ke FO kalo ingin ke lantai tiga. Nanti dibantu oleh salah satu staff hotel yang membawa kartu masternya untuk mengantarkan kami ke lantai tiga.

Dasarnya emang ndablek!!!! Mbahnya alas Roban ini lebih memilih tangga darurat untuk menuju ke lantai salah satu rekan blogger dari jogja. Padahal sebelumnya sudah kusarankan agar lapor ke FO, tapi tak diindahkan. Karna saat dari lantai delapan, aku lihat pintu tangga darurat mendadak terbuka sedikit dan sekilas kulihat ada kuntilanak sedang memperhatikanku. Nyatanya malah mbahnya alas roban yang kena apes. Untung ke tolong staff hotel yang mendengar, saat pintu darurat digedor-gedor. Bahkan saat aku akan ngeluyur malam-malam dengan rekan blogger dari Jawa Timur. Aku menaiki lift seorang diri dan rekanku ini di lantai empat. Maka otomatis pintu lift terbuka saat di lantai empat dan anehnya, saat kami mengobrol di lift. Lift ini terasa berjalan lambat dan begitu sampe di lantai tiga, pintu lift terbuka sendiri. Kami pun celingak-celinguk menengok keluar pintu lift, kali aja ada yang iseng mencet tombol, namun tak ada seorang pun. Bahkan saat tombol menutup pintu kami pencet pun tak bereaksi. Tak lama kemudian pintu lift tertutup sendiri dan kami turun tepat di dekat FO.

Esoknya…. Kami pulang paling pagi dibandingkan blogger lainnya. Mata masih ngantuk karna kurang tidur dan juga badan masih capek karna seharian diajak marathon jalan kaki mengitari satu demi satu wilayah yang ada di plant Karawang tersebut. Aku hanya bisa berkali-kali mengucapkan puja dan puji Syukur kepada ALLAH SWT pemilik alam semesta ini yang telah memberikanku sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Dimana, belum tentu semua orang bisa mendapatkan rejeki secara gratis dari salah satu pabrikan sepeda motor untuk mengunjungi plant terbaru mereka dan juga beramah tamah dengan rekan-rekan blogger seluruh Indonesia. Tentu bagiku adalah sebuah pengalaman yang tak ternilai harganya.


cerbung.net

Kisah Hidupku

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia
Semasa kecil pasti punya yang namanya teman khayalan, entah itu sekedar khayalan atau memang makhluk tak kasat mata yang berkawan dengan kita kala itu sebagai teman bermain.saya juga memiliki kawan khayalan semasa kecil yang ternyata setelah saya ketahui "DIA" adalah mahkluk gaib dan juga beberapa pengalaman gaib yang saya alami hingga saat ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset