Kontrakan Kampung Leyangan episode 30

Desa Kalongan

Susiyati bersama Mince dan Cremlin menuju Kalongan untuk melihat-lihat bangunan yang direncanakan sebagai perumahan bersubsidi yang penataannya bagus dan sebagai percontohan di sana.

Mince    : ” Kelihatannya pemekaran kota menuju Ungaran Timur dengan pemandangan yang indah dan memiliki wisata yang teduh… ”

Susiyati : ” Memang kelihatannya demikian…,dari Leyangan menuju Kalongan dan sekitarnya merupakan aset wisata ”

Mince     :” Kita melihat Watu Gajah sekarang sudah direnofasi dan lebih indah wow banyak kulineran di sana “. Minceminta ditemani Susiyati untuk melihat-lihat lokasi rumah yang rencananya buat hunian yang tak jauh dari rencana perluasan rotinya.

Susiyati  :” Di Kalongan ini memang masih sepi….lihat itu ada perumahan Delta Emas….penghuninya lumayan ramai…..tapi rencana bangunan yang akan kamu ambil merupakan lokasi yang strategis dan banyak wisatanya…apa nama perumahan yang kamu ambil Mince…..ibuk lupa…….?”

Mince     : ” Kota kita buk….kita nanti belok kiri….dan melihat-lihat bangunannya…..serta denahnya buk….”

Susiyati : ” Iya…..nanti ibuk juga akan memeriksa keamanannya agar pak Sugeng bisa memberikan masukan securitynya….”

Mince     : ” Iya buk…..itu yang terbagus dan teraman…semoga pak Sugeng segera merambah tenaga keamanannya di Kota Kita yang merupakan hunian ke tiga di Ungaran ini ”

Susiyati  :” Perumahan kota kita ke satu dan ke dua ada di mana Mince….?”

Mince     : “Ke satu ada di Banyumanik juga keduanya kelihatannya…sedangkan ketiganya di sini di Ungaran Timur….”

Susiyati  :” Kelihatannya Kota Kita segera mendapatkan penghuni yang benar-benar siap huni…karena amat dibutuhkan sekali perumahan bersubsidi di sini ..”

Mince     : “Iya benar sekali ….semoga segera selesai pembangunannya…dan segera dihuni lokasi tersebut….”

Mereka melihat-lihat kegiatan proyek dan bertemu dengan  pemasarannya di kantor pemasarannya,Mince dan Cremlin puas sekali dengan dan segera menyelesaikan adminis trasinya serta membayar DPnya dan berkeyakinan segera di selesaikan pembangunannya . Mereka segera berkelilingmengamati pekerjanya dan langsung keluar untuk menikmati keindahan alamnya dan mengunjungi wisata Watu Gajah. Mereka ternyata ingin menikmati makanan gendar pecel yang disuguhkan secara lesehan. Karena mereka melakukan survey pada jam kerja,jadiyang tampak para pekerja yang sedang membuat kolam renang yang cukupluasserta dilengkapi area gym untuk berolah raga.

Cremlin   :” Wah…seru sekali aku bisa ngegym pada malam hari sehabis bekerja….lokasinya yang enak dengan pemandangan alamnyayang perbukitan tambah semangat berolah raga…Watu Gajah…Aku mencintaimu….” teriak Cremlin sambil memeluk istrinya Mince.Disebelah baratnya terdapat calon swalayan dengan parkirannya yang luas.

Susiyati  :”Waaah bener-bener segera ditata daerah Kalongan dan sekitarnya….”Akhirnya Susiyati juga mengambil perumahan Kota Kita karena sudah terlihat angkutan keluar masuk di Watu Gajah. Kalongan mengikuti Leyangan sama-sama ingin membangun kota dan berharap mendapat kemajuan kedepannya. Meskipun perumahan Kota Kita III masih diurug tetapi peminatnya sudah lumayan dan pembangunan daerah Kalongan bersamaan sehingga menambah kepercayaan masyarakat sekitar yang berharap kemajuan kotanya menjadi ramai dan asri. Cremlin sangat setuju dengan usulan Susiyati untuk membantu masayrakat dengan mendirikan masjid agar kesibukan mereka bisa tersalurkan dwengan adanya masjid besar di Kalongan. Cemoro Sewu juga merupakan aset pemerintahan daerah kabupaten Ungaran Timur dimana jalannya sudah bulai di bangun serta pasar Kalongan sedang diincar investor akan pembangunannya.

Susiyati  : ” Kita punys rumah di Leyangan rasanya kurang mantap kalau tak punya di lokasi Kalongan karena merupakan daerah wisata yang berhawa sejuk ”

Mince      : ” Benar buk ….pabri rotiku juga ada disini beserta gudang terigu dan peternakan ayamnya…..semoga ikut bisa meramaikan Kalongan yang asri ini….”

Susiyati   : ” Aamiin…masyarakatnya juga ramah-ramah….dan suka membantu  dan berdekatan juga dengan wisata ”

Pertiwi selalu punya cara sendiri untuk menyingkap tabirnya dari setiap sudut Nusantara , salah sat sorga berada di desa sini . Desa Kalongan terletak di kecamatan Ungaran Timur , kabupaten Semarang Jawa Tengah .Ada banyak ragam wisata nan indah serta mempesona yang akan menyambut siapa saja yang melangkahkan kaki ke desa ini . Generasi penerus yang penuh talenta tak segan untuk melestarikan keragaman seni dan budayanya . Seperti yang dilakukan sanggar tari condrowinoto di dusun Dampu , desa Kalongan. Selain tarian kita akan menjumpai budaya warisan leluhur yakni gamelan. Alunan musik modern juga bisa kita temui dengan mengenal band Abrakustik dari dusun Bulu , dengan anak-anak muda yang memiliki potensi dan penuh dengan karya akan mendorong desa ini mewujudkan visi desa yang Inovatif , Mandiri , Tertib dan Sejahtera.

Wisata yang tak kalah populer di desa ini adalah Pasar Sawahan , Pasar ini menjajakan aneka kuliner khas daerah dan berbagai jajanan yang hanya akan di gelar pada Minggu Paing dan Minggu Legi . Desa Kalongan juga menawarkan wisata alam yang masih terjaga keindahan alamnya yaitu Curug Gending Asmoro yang berada di dusun Tompo Gunung , tidak hanya curug Gending Asmoro yang memiliki keindahan alamnya masih ada tempat wisata alam untuk keluarga yaitu wisata Amal Kayangan Tebing Alfath di dusun Tompo Gunung . Kayangan Tebing Alfath memfasilitasi kolam renang anak dan spot foto .

Selain kaya akan seni dan budaya desa Kalongan juga memiliki potensi Agrowisata diantaranya rumah ternak Jagad Domba di desa Kalongan yang menyediakan bibit domba kambing korban dan aqiqah , Jaga Domba menyediakan tempat cukup asri dengan pemandangan sawah di sekitarnya .Selanjutnya, salah satu kerajinan yang dimiliki desa wisata Kalongan adalah kerajinan bambu craft , kerajinan ini memiliki berbagai macam kreasi souvenir , pernak-pernik , mainan anak-anak  seperti gelas bambu , suling, gasing dan lain sebagainya. Wisata edukasi selanjutnya pembibitan lele yang berada di Dusun Mendiro . Pembibitan lele ini menyediakan lele dengan ukuran yang berbeda-beda yang diperjual belikan oleh pembeli luar desa Kalongan dan penduduk desa Kalongan sendiri.

Selain itu salah satu penggerak perekonomian desa Kalongan ialah adanya beberapa pabrik yang mengolah bahan dasarnya kedelai . Salah satunya pabrik tahu yang berada didusun Kajangan . Keistimewaan ragam wisata dan keragaman seni serta budaya desa wisata Kalongan sangat menarik hati siapa saja yang berkunjung .

Cremlin sangat senang dengan keadaan desa Kalongan dimana Cremlin ingin menanamkan invesnya dengan membangun perumahan wisata yang akan mengelilingi wisata-wisata alam dan sekitarnya dan mengerahkan pengenalan wisata daerah tersebut.

Mince   : ” Aku bangga menjadi warga negara Indonesia yang memiliki keindahan alam dan budayanya beraneka ragam …”

Cremlin  : ” Iya …Indonesia memang kaya dengan Sumber Daya Manusia yang bervariasi dan menyesuaikan daerah dan budaya setempat…” Cremlin kini baru sadar setelah berkeliling bersama Susiyati yang penuh ide dan sangat memperhatikan daerah Kalongn , meskipundia dulunya berasal dari Semarang beserta keluarganya karena Susi selalu menjalani hidup menyesuaikan dengan alam yang dia tempati dan menjaganya sampai berhasil. Setiba dirumah Susiyati sudah disambut suaminya Sugeng yang meminta kunci mobil Susiyati dan memasukkan ke dalam garasi. Susi menyerahkannya meskipundia bisa langsung memasukkan kegarasi secara langsung tapi dia menghargai suaminya Sugeng karena perhatiannya saja. Menghargai suami itu adalah segala-galanya karena mereka pernah hidup susah kala itu yang mencerminkan keindahan kehidupannya. Susiyati tak pernah lelah mengerjakan segala pekerjaan yang diembannya karena itulah suatu jalan yang harus dilaluinya unruk mencapai kesuksesan meskipun kadang menyakitkan etapi bagi Susiyati itu adalah cambuk untuknya dan anak-anaknya kelak


Kontrakan Kampung Leyangan

Kontrakan Kampung Leyangan

Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2019 Native Language: Indonesia
Susi membuat kopi untuk Sugeng suaminya, yang baru saja pulang jaga malam di Rumah Sakit Umum Ungaran. " Kok gak manis dik...." " Maaf gulanya habis yah, jadi cuma sedikit gula yang ada..." "Maaf ya istriku ...ayah baru bisa kasih ini , tapi untuk makan masih amankah...?" . Dengan menunjukkan ekspresi muka sedih Susi mengatakan: " Ayah..untuk makan masih terjaga, cuma kalau seperti ini terus pendapatannya kita akan jadi orang susah yah...Susi akan bekerja bareng mbak Rosa di pabrik tepung boleh gak yah..?" " Benar yang ajak mbak Rosa..? bukan yang lainnya..? " Bener Yah, emang kenapa kalau bukan mbak Rosa..?" " Karena mbak Rosa orangnya jujur dan lurus..." " Jadi boleh dong Yah, aku diajak kerja bareng mbak Rosa..?" mata Susi berbinar - binar senang tapi sekejap diam lagi karena bingung siapa yang akan memasak dan membersihkan rumah, karena Susi dan Sugeng adalah penganten baru tiga bulan dan masih kontrak rumah di Dukuh Beji Ungaran Timur. " Pikirkanlah dulu, ayah ingin kamu bekerja di rumah agar nanti anak-anak kita tak kelantar pendidikkannya, ayah tak melarang dik Susi bekerja". "Yah.. tapi itukan masih lama apa salahnya Susi bantu ayah bekerja, trima kasih ya Yah sudah menyetujuinya ". Jawab Susiati dengan senang sambil mencium pipi suaminya dengan manja. Sugeng kasihan juga kalau melihat istrinya sendirian di rumah makanya dia menyetujuinya. Ketika jelang sore mbak Rosa main ke rumah Susi sepulang kerja, dan menanyakan keputusannya, " Piye...sido melu kerjo po ra..( bagaimana...jadi ikut kerja 'gak ..?) Iki butuh tenaga loro tinggal siji lo Sus...?

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset