Pelet Cinta episode 11

Persiapan Pernikahan Raisyah dan Andang

Steven sepulang wisuda langsung ke cafe menemui mamanya yang masih menerima laporan keuangan dari Dewi,  melihat Steven Dewi langsung mengucapkan congratulation

Dewi           : ” Wah.., sukuran dong di cafe kita ”

Steven        : ” Iya…siapkan semuanya dan pilihkan menunya ya…” Dewi senang sekali dan menghubungi Raisyah untuk memilihkan menunya

Raisyah menanyakan pada kekasihnya tentang menu favorit Steven, Andang berbisik pada Raisyah kalau akan menjodohkan Steven dan mbak Dewi.

Raisyah     : ” Okey..aku setuju”.

Raisyah masih meladeni pelanggan ketika di panggil Andang, Dewi yang belum ada transaksi menemui Andang mungkin perlu bantuan, Andang meminta mengantarkan minuman carica dan mie goreng spesial  kesukaan Andang sebagai incip-incip sambil memberikan kertas ucapan kelulusannya di depan ruang meeting tempat kerjanya.

Steven       : ” Terima kasih ucapannya , memang kamu yang begitu perhatian selama ini padaku”. Dewi tersenyum ketika mau meninggalkan ruangan , Steven mencegahnya dan memeluk Dewi dan berbisik, ” Maukah engkau menjadi pacarku….?” Dewi tersenyum manis membuat Steven gemas lalu menciumnya dan Dewipun membalasnya. ” Sampai nanti Dewi”. Dewi berbunga-bunga hatinya. Andang melihat perubahan muka Dewi .

Dewi          : ” Makasih Andang , Steven menyukainya”.

Andang     : ” Eh..ada apa ini…biasa kali….eeehh selamat ya…”. Dewi memberikan tanda jempol dan berlalu.

Dewi mendekati Raisyah dan mau ngomong nanti kalau pas istirahat , Raisya bilang “oke..” Raisyah membawa pesanan meja 14 sambil menyiapkan menu di ruang meeting.

Ketika agak sepi pengunjung Steven memulai acaranya dan bersyukur kepada Tuhan atas kelulusannya, Bu Ratih mencium anak lelakinya dan berterima kasih karena telah membuatnya bahagia dengan kelulusannya sebagai Sarjana Perikanan meskipun belum punya empang.

Zuzanna berulang kali menyetel video pembukaan Cafe Andalusia UGM dan di share ke teman-temannya,  atas saran Peter akhirnya Zuzanna mengunggah di youtube dengan nama Cafe-cafe. Banyak yang menjadi subscribnya dan menyukai tayangan videonya, Zuzanna mengunggah cafe-cafe yang ada di Polandia kadang ditemani mami Widia atau papinya dan istirahat ketika mengikuti test kenaikan kelas. Raisyah melihat video yang di publis Zuzanna dan amat menyukai aktivitasnya  tentunya Raisyah juga berlangganan video Zuzanna.

Raisyah ujian  semester 3  hari ke 4 sambil membawa buku Raisyah tetap belajar dan bekerja untuk membantu Andang dan menyodorkan menu pesanan setiap saat. Sebenarmya Raisyah sulit untuk belajar yaaah..sebagai pengingat saja. Mami Widia menelepon Andang

Andang           : ” Hallo mami..apakabar..?”

Mami Widia   : ” Baik sayang.., bagaimana kesiapanmu menghadapi pernikahanmu nak..?”

Andang           : ” Alhamdulillah sudah siap semuanya mi…pakaian pengantin sudah dijahitkan sama Event Organizer Pataya,  Makanan sudah siap dari crew Cafe Andalusia dan ibu-ibu RT , dekorasi dari Cicik Wedding, keamanan ada 30 keamanan karena disini Andang membagi 3 hari resepsi yang pertama rombongan kampung Dieng dan Semarang, yang kedua rekan bisniz tamu luar dan dalam negeri ditambah rekan dan dosen kampusnya  Raisyah .

Mami Widia  : ” Wah…jadi teman-teman kamu yang ada di Polandia kamu undang juga…?!”

Andang           : ” Iya mi…Paul dan lainnya berharap begitu makanya Andang taruh hari ke dua biar mereka bisa mengintiplah prosesi akad nikahnya karena prosesi ini gak dapat diulang dua kali dan disaksikan masyarakat setempat.

Mami Widia  : ” Terus penginapannya bagaimana..?”

Andang           : ” Sudah Andang booking hotel maupun homestay mi, biar mereka sekalian liburan di  Indinesia selama 15 hari “.

Mami              : ” Terus makannya bagaimana…?”.

Andang           : ” Andang memanggil tamunya 15 hari ya 15 hari Andang kasih makan mereka, mami…mami…tak usah khawatir Alhamdulillah Andang ada tabungan yang cukup, tapi berangkat dan pulangnya ongkos sendiri lo…he..he..”.

Mami Widia  : ” Okey deh nanti disambung lagi , mami mau keluar sama papi dan Zuzanna, selamat bekerja , daaahh my boy..”.

Andang           : ” Sampai nanti mami….daaahhh”.

Tiara menyodorkan pesanan chef Prita membuatkan minuman fruit yogurt 1, fruit juice 1, ice blend coffee 2 langsung dibawa Tiara ke meja 5. Andang mempersiapkan roti bakar 4 dan pisang goreng satu piring. Raisyah menyodorkan pesanan meja 7 dengan mie goreng special 3 , telur mata sapi 3 , orange juice 3 . Raisyah haus dan minum air putih dingin sambil mengintip buku catatannya, Andang memberikan susu dingin agar Raisyah semangat. Sudah jam 23.30 pengunjung masih ramai

Steven membantu Dewi menghitung pembayaran pelanggan karena pekerjaannya sudah beres .

Dewi              : ” Bagaimana pemesanan untuk besok sudah ada ?”

Steven           : ” Siiip…satu minggu sudah terisi semua dari jam 17 sampai jam 19.30 dan dari jam 20 sampai jam 23.30 dah terisi juga, sebenarnya butuh ruangan satu lagi karena mereka saling berebut tempat  dan sampai membatalkan pesanan karena tempatnya kurang ada juga yang mau mengantri.

Dewi              : ” Satu-satunya jalan untuk menambah ruangan meeting dengan merombak bangunan dengan meningkat”.

Steven           : ” Iya..memang salah satu jalan hanya meningkat, dari belakang sampai kamar cuci piring dan taman tetap cuma di kasih void agar taman sehat dan terawat nanti aku akan menghadap mama biar dibantu papa pembangunannya.

Raisyah mengeluarkan tabungannya untuk membeli tanah di depan rumahnya yang dijual karena butuk uang , pak Safi’i menawarkan pada Raisyah dan Raisyah menerimanya karena dijual murah dan akan Ia tanami carica sebagai praktek dan opservasinya dan menunjang pendapatan juga. Raisyah yang mengambil Agroteknologi memulai melakukan pembibitan di kampusnya dan memilih carica kerena bertujuan mendalaminya.

Pak Safi’i yang ditugaskan Raisyah menanam carica dan merawatnya , sementara Raisyah meneliti biji carica yang bervarietas unggul pada saat simboknya mengolah carica Raisyah sengaja memisahkan biji bervarietas unggul dan simboknya tahu kalau Raisyah membutuhkannya untuk ditanam kembali. Bersama pak Safi’i simboknya memisahkan dan setelah kering biji carica itu di semaikan, karena di Dieng suhunya dingin sesuai membibitkannya dan hasilnyapun memuaskan.

Rumah Raisyah dibenahi dan dicat serta dipasang ubin, tapi simbok tidak mau dapurnya direnovasi katanya tak bisa memasak carica dengan nyaman kalau tak pakai tungku. Rumah mbok Syaroh setengah bulan sudah jadi. Kamar Basyiah berdampingan dengan ibu bapaknya dan kamar adik-adiknya, kamar makan dekat dengan dapurnya yang besar plus kamar mandi . Ruang keluarganya berbatasan dengan ruang tamu. Diruang keluarga juga merupakan stok carica yang menumpuk. Lantai dua adalah kamar Raisyah beserta keluarga dan terdapat balkon dan ada dua kamar mandi dalam juga terdapat garasi dan bunga taman.

Bagian depan sementara dikosongkan karena untuk hajatan dan nanti rencana untuk ruangan carica yang siap di order. Untuk mobil Andang meminjam lapangan volly untuk parkir dan lahan kosong warga dan sudah di perbaiki Andang.

Raisyah melaju ke semester 4 dan segera melangsungkan pernikahannya lalu meminta cuti ke Bu Ratih selama satu bulan. Mami Widia dan papi Aleksander akan melamar Raisyah ke Dieng, Mami Widia memberikan perhiasan dari Polandia ada juga kain sutra dan sepatu serta tas yang mewah sebagai pelengkap mas kawin Raisyah dan Andang menghias keranjangnya dengan uang ratusan ribu sebanyak 10 juta.  Srah-srahan akan dilakukan  sehari sebelum hari H. Pak Rasipan dan simbok Syaroh tidak mengerti bahasa papinya Andang dan diterjemahkan Zuzanna. Pak RT Kasturi dan pak RW Munawir yang akan menjadi saksinya. Sepanjang jalan sudah dihiasi lampu dan bunga-bunga sehingga orang yang lewat amat senang dan memelankan kendaraannya. Zuzanna sudah mengirim ke Youtube Cafe-cafe tentang persiapan pernikahan kakaknya Andang dan Raisyah dibantu temannya Peter dan Caxia

Imron suami Basyiah yang mengurusi semua tamu Raisyah dan mengatur penginapannya serta akan menjemputnya apabila waktunya tiba. Bu RT Kasturi yang menyiapkan menu tamu yang menginap di hotel dan homestay yang didampingi Basyiah karena mereka ada yang datang tidak bersamaan menyesuaikan tugas masing-masing . Setiap rombongan yg akan berangkat kepernikahan Andang dan Raisyah melaporkan pada papi Aleksander dan minta Zuzanna menjemputnya agar bisa mengira-ira dan bila sampai Jakarta atau berangkat ke Semarang selalu mengabari.

Rombongan dari kantor Aleksander malam ini sampai Dieng tinggal rombongan dari temen-temen mami Widia yang belum sampai masih terbang menuju Jakarta, ada sekitar 175 personil yang hadir dan tinggal 2 homestay untuk dua keluarga yang akan tiba subuh dini hari ini .

Rombongan chef sudah lengkap dengan seluruh peralatannya dan menginap di rumah Basyiah , ada 25 chef yang siap membantu pernikahan Andang dan Raisyah yang sudah di rombak Andang hanya untuk memasak saja dan para chef tidur di hotel Arjuna . Rupanya rombongan Semarang yang diagendakan hari pertama sudah pada datang dan menginap di Wonosobo.


cerbung.net

Pelet Cinta

Score 0.0
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2021 Native Language: Indonesia
Lagu Didi Kempot feat Yan Vellia berjudul  Perawan Kalimantan menemani Raisyah yang sedang belajar di kosannya. Karena merasa jenuh Raisyah mengikuti lantunan lagu itu lewat headset yang disambung ke hape. Raisyah anak ke-2 dari lima bersaudara yang asli Dieng Wonosobo demi melanjutkan sekolahnya yang sudah hampir lulus SMA tahun ini. Meskipun orang tuanya dibilang kurang mampu tapi Raisyah harus jadi orang, ia tak perduli apa gunjingan orang...Raisyah masih ingat ketika ikut Basyiah kakak perempuannya menjadi Pembantu Rumah Tangga sampai Raisyah mendapatkan sekolah SMA swasta  di Semarang dan menjual kalung pemberian ibunya untuk mendapat sekolah yang diharapkan.Meskipun majikan Basyiah tak setuju Raisyah tinggal bersama kakaknya karena membuat Basyiah tak konsisten dalam bekerja selalu keluar rumah mengantarkan adiknya ketempat yang belum pernah Ia datangi, tapi Raisyah mohon pada majikan Basyiah sampai Raisyah mendapat pekerjaan serta ikut membantu Basyiah bersih-bersih dan gak usah di gaji karena Raisyah hanya menumpang sementara Sekolahan swasta amat mahal biayanya dan Ia harus segera mendapat pekerjaan , Raisyah ditawari kakaknya Maria teman sekolahnya sebagai pelayan cafe bekerja tiap jam 16.00 sampai jam 24.00 kebetulan kerjanya bareng dengan  mbak Dewi kakaknya Maria dan Raisyahpun  setuju kerena cafe itu amat butuh tenaga .Penasaran dengan kelan jutannya? yuk segera disimak cerita dibawah ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset