Pemuja Rahasia episode 1

Chapter 1

Cinta pertama? Mungkinkah cinta pertama seseorang suatu saat akan menjadi jodohnya? Ah cerita seperti ini lebih sering aku temui di sinetron atau film2 jaman sekarang. Akan tetapi aku percaya cinta pertama itu memang sesuatu yg sulit untuk dilupakan. Aku dan Beni adalah teman ngaji satu TPQ di pulau B. Aku gak seberapa mengenal Beni karna mungkin bukan teman sepermainan dan memang dia adalah kakak kelasku 2 tingkat lebih tua dariku. Kami satu sekolah SD, satu SMP juga karna di pulau B saat itu kami tinggal di kecamatan dan pilihan sekolah yang dekat dgn rumah ya hanya itu. Kami gak pernah dekat, bahkan menyapa saja jarang, hanya saja waktu kami kecil kami dan teman2 yg lain sering ejek2an nama orang tua, ejek2an nama kita sendiri diplesetin jd sesuatu yg lucu. Hanya sebatas itu saja kedekatan kami. Ketika mulai beranjak remaja awal di TPQ kami masih tetap sama saling ejek, akan tetapi sudah mengurangi intensitas bercanda yg seperti itu. Saat bulan puasa thn 2007 mataku tiba2 mulai fokus pada Beni, tanpa sengaja aku diam2 mulai memperhatikan dia, dari gerak gerik, senyum, dan aromanya aku mulai hafal. Semua berawal dari situ dan aku memulainya dengan alasan yg gak jelas. Suatu ketika aku sengaja melihat2 foto yg tertempel di kaca lemari, tiba2 ada suara anak perempuan mengagetkanku “dor” aku seketika spontan “astaghfirullah” “yaa Allah riska(nama samaran), ngagetin aja” kataku. Dan dia bertanya “ngapain mbak jam segini kok udah dateng?” “Mbak piket ris, ya kamu kok tumben jam segini udah berangkat? Biasanya kalo ngaji mau selesai kan baru dateng?” Kataku dia menimpali lagi “enak aja, td Riska sendirian mbak dirumah makanya berangkat cepet ngajinya”. Btw, Riska ini adalah adik kelasku kalau ga salah 3 tahun dibawahku. Lalu kami pun ngobrol singkat masih di depan lemari kaca yg berisi beberapa foto kegiatan kami. Tiba-tiba Riska bilang “mbak Er kamu lg suka orang ya?”. Dalem hati udah deg2an dan mulai bertanya-tanya apa dia tau ya. Aku jawab dgn nada sedikit kikuk “enggak kok, ngapain cobak, ga ada yg bisa disukain disini”. Lalu dia langsung menyebut nama seorang teman dari kita sebut saja Sahid. “Mbak Er suka sama kak Sahid ya”?. Seketika aku lega mendengarnya ketika bocah itu tidak menyebut nama Beni. Aku jawab “hah? Ya enggak lah”. Tapi dia terus memaksa bahwa aku menyukai Sahid, akhirnya karna untuk menutupi semua rasa ku pada Beni agar tak ada seorangpun yg Curiga aku mengikuti saja apapun itu. Bahkan terkadang aku mempermalukan diriku sendiri dgn titip salam yg ga jelas ke Sahid melalui si Riska ini. Ga lama gosip pun tersebar luas hingga aku gak mampu mengendalikan ejekan teman2ku, setiap melihatku mereka selalu berkata “ciee Er cie Er sama Sahid cie”. Bodohnya aku menjawab hal itu dgn menggunakan tawa, semakin mereka menjadi kalap membully aku termasuk si Beni yg juga ikut2an seperti itu. Yg awalnya aku biasa2 aja sama Sahid karna gosip seperti itu kami jadi jarang ngobrol lagi. Aku rela jadi anjing yg ngejar2 Sahid demi menutupi rasaku terhadap Beni. Aku rela merendahkan diri seperti itu hanya demi rasa yg aku belum begitu paham maknanya.
Masih tetap seperti itu hingga waktu yg lumayan lama. Dan aku tetap menjaga rasa yg hadir itu. Terkadang getarnya hebat, terkadang biasa saja. Tapi ketika ngeliat dia bawaannya seneng aja. Terkadang suka caper, tapi mungkin Beni ga pernah sadar karna memang yg dia dan mereka tau aku menyukai Sahid bukan Beni. Memasuki usia2 SMP gosip itu pun mulai berhenti. Karna kami sudah jarang ngaji di TPQ lg mungkin kesibukan masing2 ya anak SMP, jadi jarang bertemu. Tapi tetap rasa itu masih ada, meskipun terkadang hanya getar2 kecil. Dulu aku tidak pernah lelah menyimpan rasa itu. Akan tetapi saat SMP aku mulai mengenal beberapa pria, dan ada salah satunya yg jatuh hati, entah kenapa aku mau dan the first time i have boyfriend. Anak SMP jaman dulu kalo pacaran ga aneh2 gan, ketemu aja kadang malu buat ngobrol. Kita sebut namanya Hari, aku dan si Hari ini ga lama pacarannya, mungkin cuma 3 minggu, karna aku tau dia suka minum2an keras gitu, langsung bikin aku ilfil gitu, tapi tetap aku yg diputusin karna aku sengaja cuekin. Dia kakak tingkat aku 2 tahun jadi seangkatan sama Beni. Selama SMP aku cuma main2 aja ga beneran suka ketika menjalin hubungan dengan seseorang karna rata2 beda agama denganku. Ketika aku menjalin hubungan dengan beberapa pria mungkin rasa itu getarnya tidak terlalu kuat, hanya saja sepertinya sudah berakar jadi tetap ada getar sedikit.
Ketika musim liburan tiba…


cerbung.net

Pemuja Rahasia

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2016 Native Language: Indonesia
Lucunya cinta monyet anak baru gede (ABG) , malu ? iya , takut ? iya , panik ? IYAAAA , itulah yang kita alami ketika bertemu dengan cinta(monyet) pertama , perasaan cinta yang besar tapi kecanggungan selalu terjadi ketika kedua merpati saling yang bertemu...

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset