Pengagum Rahasia episode 4

Chapter 4 : Telpon dari Nida

Di rumah, aku memikirkan kembali perkataan Adi. Kucerna baik-baik, dengan membuang semua pikiran negatif. Aku jadi mulai berpikir kalau aku memang punya peluang untuk bersama Nida. Maksudku, kami memang jadi lebih dekat kan. Dia memang akrab dengan siapa saja, tidak pandang cowok ataupun cewek. Tapi denganku, dengan segala sikap menyebalkanku, dia masih mau akrab denganku, bahkan mungkin mencuri waktu untuk sekedar bersamaku. Walau dengan alasan berbincang masalah hobi. Mungkin ini memang pikiranku yang berlebihan, tapi kalau dipikir-pikir bisa jadi aku tidak begitu salah. Waktu dia mengajakku ke Gramedia kemarin bisa jadi salah satu buktinya. Kenapa dia harus mengajakku, bukankah masih ada yang lain, mungkin memang karena selera kami yang sama dia memilihku, tapi bisa juga bukan itu. Segala pikiran positif tiba-tiba memenuhi kepalaku, menggantikan prasangka-prasangka buruk yang biasanya ada. Aku jadi benar-benar berpikir kalau aku telah diberi kesempatan.

“Kak!” tiba-tiba lamunanku buyar.

“Kakak ngapain senyum-senyum sendiri?” ternyata adikku, adik perempuanku satu-satunya ini tiba-tiba saja sudah ada di depanku. Astaga, ternyata dari tadi aku nyengir sendiri sambil tiduran di kasur.

“Hah? Siapa yang senyum-senyum?” sangkalku. Sifatku yang ini agaknya sudah susah tertolong lagi.

“  Hayooo, kakak kenapa ini?” senyum jahil adikku tiba-tiba mengembang.

“Bukan apa-apa, ngapain kamu kesini?” aku langsung mengalihkan pembicaraan.

“Cuma mau bilang,nanti ajarin aku bikin PR ya kak”  jawab adikku.

“Lagi? Dasar, yaudah nanti malam aja.”

“Hehehe, makasih kak.” jawab adikku sambil tersenyum girang.

“Iya iya, udah pergi sana.” jawabku sambil mengibaskan tangan.

“Kak…..”

“Apa lagi?” sergahku.

“Ternyata kakak bisa jatuh cinta juga ya?”

Buk. Kulempar bantal ke mukanya. Dia cuma berlari keluar kamar sambil tertawa riang. Sial, apa semuanya tergambar jelas di wajahku ya?
Tiba-tiba hpku bergetar. Ternyata ada panggilan masuk. Dari Nida!! Buru-buru kuangkat panggilan itu.

“Assalammu’alaikum, kenapa Nida?”

“…..”

“Besok lusa? Tentu saja jadi, aku udah ajak Adi, gimana Desi?”

“…..”

“Hee, baguslah kalau dia bisa. Kita janjian dimana?”

“…..”

“Langsung ketemu di 21? Oke, aku gak masalah kok, kamu telepon cuma mau nanyain ini?”

“…..”

“Hah? Nggak salah kok, cuma heran aja.”

“…..”

“Hahahaha, yaudah sampe ketemu lusa ya, jam sebelas kan?”

“…..”

“Oke, wa’alaikumsalam warahmatullah”

Kututup hp dengan hati kesana-kemari. Sekarang bisa kubayangkan wajahku sedang tersenyum lebar. Aku memang nggak percaya dengan yang namanya kebetulan, tapi aku percaya pertanda. Baiklah, aku sudah menetapkan hati.


cerbung.net

Pengagum Rahasia

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Kisah anak SMA yang mengagumi teman sekelasnya , namun tokoh utama menyadari terdapat "jarak" yang tidak dapat ia capai dan berpikir tidaklah mungkin ia dapat bersama pujaan hatinya.Akankah cinta tokoh utama dapat terwujud?

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset