Pengagum Rahasia episode 9

Chapter 9 : Sudah Lama Tapi Masih Terasa

Sudah hampir setahun sejak kejadian itu. Kukira aku akan bisa melupakannya seiring waktu. Tapi aku salah besar. Rasa yang kupendam terlalu besar. Rasanya hujan selalu turun di hatiku sepanjang tahun. Saat-saat aku bisa sedikit melupakan Nida adalah saat-saat dimana kesibukan menyerangku. Makanya aku menyibukkan diriku sendiri. Aku lebih sering belajar dari yang sudah-sudah, aku juga semakin giat membantu di perpustakaan. Interaksi dengan teman-teman juga jadi lumayan intens. Agaknya selain menabur luka, perpisahan dengan Nida juga sedikit membawa pengaruh positif kepadaku. Meski nyeri masih selalu mengikuti setiap saat kenangan bersamanya timbul, tapi rindu juga selalu muncul. Aku pernah mencoba membencinya, dengan segenap dayaku. Tapi ternyata memang mustahil, benci yang ada ternyata tak sebanding dengan rasa lain yang sudah lebih dulu ada. Luka di hatiku memang masih belum terobati, tapi ada sedikit rasa tenang juga yang timbul. Sampai Adi merusak semuanya.

“Setahun ini kamu nggak pernah coba menghubungi Nida?” tak ada hujan tak ada angin. Adi tiba-tiba menanyakan hal yang paling sensitif buatku. Padahal selama ini dia bersikap baik dengan menghindari percakapan tentang Nida denganku.

“Nggak pernah,” jawabku ketus. Aku bohong, setengah tahun lalu aku pernah mencoba menelpon Nida, itu ketika aku benar-benar merindukannya dan tak tertahankan lagi. Tapi nomornya tidak aktif, kucoba menghubungi dia terus dan aku sadar, ternyata dia ganti nomor.

“Kamu nggak pernah penasaran selama ini dia di Bandung sekolah di mana?” tanya Adi lagi.

“Kenapa pula aku harus penasaran,” sergahku. Aku bohong lagi, berkali-kali aku ingin tahu tapi tak bisa mencari tahu. Aku terlalu malu untuk bertanya kepada guru kemana dia pindah.

“Kamu nggak penasaran dengan alasan kepindahannya?” kejar Adi.

“….” Kali ini aku cuma terdiam. Aku bohong besar kalau aku bilang aku tidak penasaran. Selama ini hal itu pula yang selalu mengganjal di kepalaku. Kenapa dia harus ikut ayahnya pindah ke Bandung, padahal itu terlalu merepotkan kalau mengingat dia hanya tinggal setahun bersekolah disini.

“Kamu masih cinta dia kan?” Adi masih memberondongku dengan pertanyaan.

“Apa maksudmu tanya begitu?” sergahku sebal. Kurasa dia tak perlu menanyakan pertanyaan yang sudah jelas jawabannya.

“Apa kamu nggak pengen ketemu dia lagi?” pertanyaan ini serasa memukulku dengan palu raksasa.

“Tentu aku mau!!” jawabku cepat tanpa berpikir.

“Ketemu sama Desi sana,” Adi menjawab sambil tersenyum dan menepuk pelan bahuku.

Aku bengong. Desi???


cerbung.net

Pengagum Rahasia

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Kisah anak SMA yang mengagumi teman sekelasnya , namun tokoh utama menyadari terdapat "jarak" yang tidak dapat ia capai dan berpikir tidaklah mungkin ia dapat bersama pujaan hatinya.Akankah cinta tokoh utama dapat terwujud?

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset