Petualangan Ricky si Lalat episode 13

Menolong Lurik Tabanus

Ricky amat sedih karena rakyatnya pada mati dengan adanya renovasi kota kini mereka tinggal dibawah jembatan tol, meskipun demikian Ricky masih sempat silaturahmi ke Lurik Tabanus karena mendapat kabar kalau dia sedang sakit. Konika si gemuk yang lincah memberitahukan ketika bertemu dengan lalat tabalus yang lainnya.

Ricky   : ” Aku harus pergi dan aku membutuhkan waktu yang cukup lama karena harus memutari taman itu dan ramai sekali suasananya…, apakah engkau harus ikut Vanda…? ”

Vanda  : ” Kemanapun engkau pergi aku ikut Ricky…sambil mencari lahan baru….”

Ricko   : ” Aku juga ikut…Sancha yang akan melindungi rakyat di sini…dia sudah aku latih jika kita pergi dadakan juga ditemani Arkon dan Konika ”

Ricky   : ” Kita berangkat jelang subuh…. dan siang sudah berada ditaman bertemu dengan Lurik Tabanus ”  Jelang subuh mereka berangkat udara masih dingin , Ricky bertengger diember yang  besar berisi  udang yang akan diberangkatkan ke kota.

Ricky   : ” Sungguh beruntung kita dapat nunutan colt pengangkut ikan, jadi bisa menyimpan energi kita…tapi dimana Ricko…?”

Vanda  : ” Celaka Ricky…Ricko tertinggal…bersama sopir yang lainnya…..”

Ricky   : ” Semoga Ricko menemukan jalan bebas hambat…”

Ricko yang tertinggal mobil masih bertengger di baju pak sopir colt yang ternyata sedang mendapat telepon dari seseorang, dan Ia langsung terbang serta melompat ke kilang tempat ikan Lele..

” Waaah …celaka aku disini kalau lelenya melompat-lompat bisa membunuhku…” , memang benar lele tersebut berusaha melompat hendak menangkapmya… Ricko bingung karena kilang sudah ditutup untung saja tutupnya tak rapat jadi Ricko menempel dilangit-langit yang cukup tinggi dari jangkauan lele tersebut. Ricko bingung sang lele rupanya berusaha menerkamnya sementara udara amat pengap dan Ricko berusaha mencari udara luar….

Sopir merasa heran karena ributnya lele-lele tersebut dan kilang mau tumpah karena lele berusaha menangkap Ricko dan begitu dibuka  tutup kilangnya Rickopun segera terbang….ternyata baru saja  sampai taman dan Ricko keluar mencari Ricky dan Vanda . Ricky masih makan makanan yang berada di sampah taman. Vanda mencari-cari Ricko siapa tahu sudah berada di taman karena janjiannya di taman.

Ricko     : ” Vanda…..!! ”

Vanda    : ” Hai Ricko…!! engkau lama sekali….!! ”

Ricko     : ” Aku hampir mati dimangsa lele…karena salah tempat…yang  keburu ditutup pak sopir…”

Vanda   : ” Untung saja kamu bisa selamat Ricko….ayo kita segera menemui ketua Ricky yang sudah menunggumu sejak tadi…”

Ricky    : ” Aku sudah disini Vanda….ayo kita segera menuju ke Lurik Tabanus ”

Mereka menuju ke taman kota…, tapi keadaan disana begitu sepi…Ricky mencarinya …ternyata Lurik Tabalus terkapar di tumpukan jerami bersama rakyatnya Ricky mengeluarkan jurus air mengalir untuk menyadarkan Lurik dan kawan-kawan….

Lurik   : ” Ufwwh….apa ini…..ooohhh tolong…” Ricko pun ikut melakukan apa yang dilakukan Ricky yang membuat sadar mereka. Lalu mereka segera berkumpul dipinggir lorong taman sementara Vanda menyadarkan yang lainnya.

Ricky  : ” Kamu kok bisa disini….?”

Lurik  : ” Terima kasih Ricky.. engkau telah membantuku dan menyelamatkan mereka semua…kami telah ditipu Si Merah Batrocera dan merebut semua madu- maduku”

Ricky  : “Kita harus segera pindah dari sini, aku sudah mendapatkan tempat daerahku maka engkaupun harus mendapatkan lokasi barumu..”

Lurik  : ” Apakah engkau ada saran…..? aku selalu diikuti Batrocera Si Mata Merah …dia begitu ganas…aku tak tahu harus bagaimana…?! ”

Ricky  : ” Batrocera itu predator pasti akan memusuhimu..dan menipumu…”

Lurik  : ” Ya…benar…tolonglah aku..Ricky ”

Ricky  : ” Ajaklah rakyatmu yang bersedia dan bisa diselamatkan untuk pindah didaerah baru ” .

Lurik mengumpulkan semuanya dan mengikuti Ricky, Vanda dan Ricko yang membagi tiga bagian agar aman  karena mereka akan naik colt lagi untuk kembali dan mereka sudah masuk ke mobil yang kosong dan menunggu pak Kumis sopir colt. Ricky berada di kilang kosong warna biru, Vanda warna kuning dan Ricko berada di kilang warna merah . Mereka menuju ke arah pulang , Ricky bingung ternyata pak Kumis malah pergi menjauhi lokasinya tapi menyuruh mereka tetap di tempatnya, ternyata pak Kumis mengisi udang lagi dan memasukkan lele lagi, tapi mereka berada diluar kilang dan tak boleh pindah tempat. Pak Kumis akhirnya pulang ke rumah jelang sore. Ricky meminta semua keluar per rombongan menuju bawah jembatan tol yang disambut Sancha dan Arkon.

Lurik   : ” Bukankah ini tempatmu yang dulu…kenapa harus pindah lagi…ketua Ricky…?!”

Ricky   : ” Ya…disini amat bising dan kami besok akan pindah di pasar ikan dekat rumah tinggalnya pak Kumis , dan lima ratus meter terdapat taman desa ..jadi kamu bisa tinggal disana…kita istirahat disini dulu untuk yang terakhir “.

Vanda mengajak istirahat karena hari mulai gelap.


Petualangan Ricky si Lalat

Petualangan Ricky si Lalat

Score 9
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2022 Native Language: Indonesian
Cerita ini menceritakan tentang persahabatan lalat Ricky yang saling bantu mendapatkan makanan dan menghadapi bahaya di sekitar bahkan mengganggu keamanan manusia yang berawal dari makanan. Ricky yang cerdik dan banyak akalnya dia memberikan kenyamanan buat sesama yang terkadang menimbulkan bencana.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset