Putri Allonia episode 22

Menuju Kerajaan Atas Angin

Salju turun amat tebal sekali , Raja Richardo menemui Putri Allonia yang sedang berada di perapian bersama Peri Palaca membicarakan tentang Peri Hutan dan Negeri Awan Putih . Peri Palaca heran dengan keadaan Negeri Awan Putih yang sangat sunyi sekali . Putri Allonia juga heran karena tak ada penjaga ataupun ksatria yang berada dalam kerajaan dan meminta segera bertemu dengan peri Hutan. Karena Raja Richardo datang menemui maka mereka akhirnya mengobrol bersama dan meminta izin untuk menemui Peri Hutan. Raja Richardo senang melihat putrinya yang sekarang sudah remaja dan tingginya menyamai Peri Palaca.

Raja Richardo   : ” Hati-hati kalian di sana saljunya amat tebal…”

Putri Allonia      : ” Iya…terima kasih ayahanda….” Putri begitu hormat pada Raja Richardo ayahandanya , Peri Palaca menggandeng tangan Putri Allonia dan segera menghilang menemui Peri Hutan . Dalam gubug rumahnya Peri Hutan sedang menikmati minuman jamur merah ditemani anjing peliharaannya yang menggonggong karena kedatangan Peri Palaca dan Putri Allonia.

Peri Palaca    : ” Selamat pagi yang dingin Peri Hutan…” Peri Hutan menoleh dan menyambut senang atas kedatangan Peri Palaca, Peri Hutan mempersiapkan minuman dan menyiapkan tempat duduk yang nyaman dengan perapiannya agar tubuh mereka hangat. Mereka bertiga berbicara tentang kemajuan putri Allonia yang bisa memecah tubuhnya menjadi tiga adalah suatu keajaibpan ..karena belum pernah di uji kemampuan nya oleh Peri Palaca dan peri hutan sudah bisa memberikan ilmu gaipnya, dan Peri Palaca mengucapkan terima kasih yang amat sangat.

Peri Hutan   : ” Maafkan aku peri Palaca…karena aku melihatnya dengan membawa aura cahaya di mukanya saat dia diputar-putar tubuhnya di ranjang jahat tersebut tapi putri Allonia hanya tersenyum saja….berarti sudah kuat ilmunya…dan aku memberikan ajian pemecah jiwa, Putri Allonia tahu akan kehadiranku sedangkan Krewek masih membuat mantera baru untuk merubah perilaku putri Allonia dan Putri langsung menguji dirinya setelah aku lihat dia berhasil aku meninggalkannya….dan sekarang dia kesini bersamamu…”

Putri Allonia  : ” Terima kasih Peri Hutan karena engkau sudah memberiku suatu kekuatan tersendiri tapi karena engkau telah pergi maka aku ceritakan kepada Peri Palaca dan dia mengajakku kesini ”

Peri Palaca menyempurnakan ilmu pemecah jiwa dibantu Peri Hutan, tubuh Putri Allonia bergetar dan mengeluarkan api dan tangan kirinya bisa mengeluarkan salju, Peri Palaca dan Peri Hutan amat senang melihatnya.

Peri Palaca  : ” Tinggal ilmu terbang saja yang belum aku berikan dan masih menunggu lagi beberapa waktu dari ijin Dewa ” Putri Allonia memberikan sembah sujudnya kepada kedua Peri itu dan Peri Palaca menunjukkan kalau Putri Allonia akan siap pada waktunya tiba. Ternyata putri Allonia harus menunggu umur 21 tahun dulu agar bisa terbang seperti Peri Palaca dan itu harus dilatih terus oleh Paeri Palaca. Mulai saat ini Putri Allonia harus fokus kepada Krewek penyihir jahat dan harus bisa mengalahkannya , banyak nasihat di jelaskan Peri Palaca dan jelang usianya tang ke 18 putri Allonia harus kembali ke Castil dan berlatih bersama Peri Palaca.  Mereka kembali ke sarang laba-laba bertemu dengan Raja Richardo untuk melanjutkan perjalanan . kembali ke kerajaan Atas Angin tapi karena salju amatlah tebal maka raja menundanya dahulu untuk menunggu salju berhenti dan berganti dengan angin yang bertiup dengan kencangnya. Rombongan Raja Richardo berjalan pelan tatkala angin berhembus kencang dan membuyarkan barisan karena banyak prajuridnya terlempar dan bertebaran kemana-mana. Putri Allonia iba sekali melohat mereka dan membantu mengangkatinya bersama yang lain. Peri Palaca meninggalkan rombongan tersebut karena mendapat tugas dari Dewa. Badai yang benar-benar keras kedinginannya membuat Raja pingsan. Putri Allonia mencari perlindungan di goa tetapi belum menemukan goa disekitar itu. Tiba-tiba saja Pegasus Akar Langit datang bersama Kurisa dan menghampiri Putri Allonia serta mengangkat Raja Richardo di punggungnya dibantu putri Allonia.

Putri Allonia  : ” Kenapa engkau ke sini….Akar Langit dan Kurisa bukankah aku suruh kalian menjaga Ratu di kerajaan Atas Langit…? ”

Kurisa             : ” Ampun putri hamba diperintah Ratu untuk menyusul ke sini karena Darint di tawan Krewek …..”

Putri Allonia  : ” Terus Ratu…bagaimana…..? ”

Kurisa             : ” Ratu berada di kamar Putri Allonia dan di kunci Akar Langit agar tak di ganggu Krewek ….”

Putri Allonia ingin membawa Raja tapi karena masih pingsan maka Putri Allonia mampir ke kerajaan Negeri Timur untuk merawat raja dan kembali ke kerajaan Negeri Timur bersama panglima Dacota, sementara Raja dirawat di kerajaan Nergeri Timur yang disambut Raja Yusuf dan pangeran Willy yang selalu siap siaga. Pangeran Willy akhirnya turut serta  bersama panglima Dacota menuju Kerajaan Atas Langit membantu peperangan yang berada di dalam kerajaan Atas Angin .


Putri Allonia

Putri Allonia

Score 8
Status: Ongoing Tipe: Author: Artist: Dirilis: 2022 Native Language: Indonesian
Putri Allonia sejak kecil penuh penderitaan karena harus menerima kutukan dari ayahnya yang seorang raja . Dengan bantuan peri Palaca akhirnya bisa menyelesaikan penderitaannya juga menghadapi peperangan di kerajaannya Atas Angin yang diserang raja dari kerajaan Belaga. Atas bantuan Dewa , Putri Allonia berhasil merebut kerajaannya . Sampai akhirnya putri Allonia menjadi seorang Ratu melanjutkan titah ayahandanya.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset