cerbung.net
Score 0.0
Bookmark

Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu

Baca semua chapter Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu, Light Novel Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu Bahasa indonesia, LN Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu, Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu Online, baca Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu di Cerbung.net.
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia Diposting oleh: Dinda Bestari Diposting pada: Diupdate: Dilihat: Dilihat ?
Baca chapter lengkap Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu di Cerbung.net. Kamu juga bisa baca Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu secara gratis tanpa daftar, Kami selalu yang tercepat update Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu.

Sinopsis Aku Berharap Kalian Masih Seperti Dulu

“Tahun ini kita belum bisa lebaran seperti tahun lalu anakku, air mata Sunardi membendung dipelupuk matanya…dia mencoba mengkedip-kedipkan agar tak jatuh dikepala anak terkecilnya Wulandari. Nafasnya panjang mengenang saat-saat masih punya segalanya tapi Tuhan telah memintanya lagi. Sakit hatinya dikhianati teman-teman yang klihatan mendukungnya tapi malah memporak porandakan masa depannya. ” Aku tlah bersalah tidak mendengar saran istri dan anak-anakku, aku terlalu egois.., aku terlalu suka dipuja orang-kepercayaanku…, dan aku terlalu ingin menguasai apa yang istri dan anakku inginkan.., aku suka memaksakan diri dan yang lebih jelek lagi aku terlalu over protectif pada mereka, sehingga usaha istriku bangkrut karena aku pakai uang itu, aku terlalu mengaturnya juga mendikte mereka, aku diktator…!!!. Sunardi menelan ludah tak ada orang terjahat seperti diriku ini kecuali aku,..sebenarnya aku ingin membahagiakan mereka…tapi aku salah mengambil keputusan karena menampik saran dari istri dan anak-anakku dan lebih condong  memihak karyawan dan teman yang menusuk aku….kini hanya hutang yang menyelimuti aku…..” Bajingan kamu  Atmo…pandai sekali kau kendalikan perusahaanku dan kau buat aku takluk dengan mulut manismu…”, semua karyawanku hanya ingin menggerogoti uangku…, dan aku tertipu dengan sanjungan manisnya…Bodohnya aku..ya Allah…..kini aku menangis sendiri sementara anak-anakku mencibir diriku..gak becuslah..gobloklah..tak bisa memberi kenyamanan pada mereka..dan membuatnya streess..


Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset