Seutas Awan Kecil episode 1

Chapter 1

Alkisah, ada sebuah awan kecil. Begitu kecilnya ia, hingga hampir tak sampai seutas. Ia sangat ingin menjadi seperti awan-awan besar yang menjadi hujan dan membuat lembah-lembah menjadi hijau. Maka, ia mendatangi awan-awan besar itu dan bertanya, “Bolehkah aku ikut bergabung bersama kalian? Aku juga ingin menghijaukan lembah-lembah itu.”

Sebuah awan besar yang sedang menurunkan hujannya menoleh dengan gusar karena merasa terganggu dengan keberadaan awan kecil, “Bagaimana bisa kau menurunkan hujan? Kau hanya seutas awan kecil,” katanya dengan pandangan mengejek. “Kau menggangguku saja. Tidakkah kau lihat kami sekarang sedang sibuk?,” ujar awan besar yang lain. “Pergilah dari sini!”

Dengan tertunduk sedih si awan kecil meninggalkan kawanan awan besar itu. Tapi, ia tidak menyerah begitu saja. Ia terus mendatangi kelompok awan-awan besar yang lain, tapi mereka selalu menolaknya. Awan kecil lalu memutuskan untuk tidak bergabung dengan awan-awan besar lagi. Dia akan mencari sebuah tempat yang sesuai dimana ia akan menurunkan hujan sendirian. Ia berkelana, pergi ke tempat yang jauh..jauh..dan semakin jauh.

Sampai suatu hari, ia tiba di sebuah padang pasir yang sangat sangat tandus. Tak ada satu pun tumbuhan di sana. Dimana-mana yang terlihat hanyalah pasir.

“Inilah tempatnya!,”seru si awan kecil dengan gembira. “Aku akan menurunkan hujan di sini.”

Lalu awan kecil mengubah dirinya menjadi air. Tetapi sayang, karena dirinya hanya seutas, yang tercipta hanya setetes air saja. Dan awan kecil pun menghilang.

Setetes air itu jatuh..jatuh..dari langit menuju bumi.

“Tes!” tetes air itu jatuh di atas sebuah batu. Suaranya memecahkan kesunyian padang pasir yang tandus. Bumi yang sedang tertidur, terbangun dengan terkejut. “Ah, sudah mulai musim hujan rupanya”, serunya. “Aku harus membangunkan yang lain”.

“Wahai rumput, wahai pohon, bangun kalian. Musim hujan telah tiba. Segera…segera…bersemilah!”

Lalu rumput mulai menggeliat dan menjulurkan tunasnya keluar dari dalam tanah. Pohon-pohon pun bersemi. Seketika padang pasir yang tandus itu menjadi hijau.

Di kejauhan, awan besar melihat lembah yang hijau itu. Ia menyeru teman-temannya, “Lihat, di sana ada sebuah lembah yang hijau yang belum pernah kita kunjungi. Aku bahkan tak tahu jika ada lembah seperti itu di sana. Ayo kita segera ke sana dan memberi hujan.”

Dengan berbondong-bondong awan-awan besar itu menuju padang pasir yang kini telah berubah menjadi hijau. Di sana mereka menurunkan hujan yang menyebabkan lembah yang hijau itu semakin hijau. Lalu sebuah awan besar berkata dengan angkuhnya, “Akulah yang membuat lembah ini menjadi hijau”.

Tak ada yang membantahnya, tapi sebuah batu yang terkena tetesan air dari seutas awan kecil masih menyimpan kisah tentang awan kecil itu.

Ketika awan-awan besar pertama berlalu dan awan-awan besar lain tiba, sang batu menceritakan pada mereka tentang kisah seutas awan kecil yang menghijaukan padang pasir itu.


cerbung.net

Seutas Awan Kecil

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2010 Native Language: Indonesia
Sebuah cerpen penumbuh motivasiTidak perduli seberapa kecil pengorbanan , selama ada hati yang tulus pasti akan memberi dampak yang besar. 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset