Si Amang episode 4

Hukuman Korg

Korg tenggelam ke dasar lautan dan masuk ke dalam goa yang amat gelap , Korg ternyata dikurung dalam penjara dalam laut karena kemarahan ibundanya. Dewi Rembulan melihat Korg dan mendekatinya, Korg yang masih dalam keadaan bingung amat terperanjat melihat bundanya datang yang amat dirindukannya. Korg meloncat-loncat kegirangan menyambut kedatangannya.

Korg    : ” Bunda….!bunda……!aku disini bunda…!” Dewi Rembulan melihat Korg melompat-lompat jadi  teringat waktu Korg kecil yang minta berbagi buah dengan Si Amang adiknya yang pandai memetik buah . Dewi Rembulan sadar kalau Ia barusan melamun dan kembali memandang Korg yang belajar mengeluarkan api tapi malah hidungnya kemasukan air dan Korg terbatuk-batuk. Dewi Rembulan tertawa geli karena dia tidak tahu cara mengeluarkan api lewat hidung.

Dewi Rembulan : ” Korg…..engkau sudah bunda larang agar jangan memangsa manusia…tapi kenapa engkau melanggarnya …maka Dewa menghukummu sampai engkau diperbolehkan keluar lautan dan kembali berbuat baik

Korg    : ” Bunda tapi Korg merasa tidak memiliki kekuatan kalau makan buah…dan hanya daging yang bisa membuat Korg menjadi kuat ”

Dewi Rembulan  : ” Tidak Korg …engkau tak diijinkan menjamah manusia dan hanya iblis yang memangsa manusia…lakukan semedi sampai Dewa mengampunimu …Selamat tinggal Korg ” Dewi Rembulan menghilang dan yang tertinggal hanya kesunyian dan kegelapan. Korg menangis dia tak tahu apa yang akan diperbuatnya , Kesatria Naga melihat Dewi Rembulan keluar dari dalam lautan yang menampakkan seberkas sinar biru maka Kesatria Naga kembali masuk ke dalam lautan untuk mencari keberadaan Korg. Tapi dia tak menjumpai Korg yang dihukum dalam penjara bawah lautan. Kesatria Nagapun kecewa dan pulang untuk bersemedi.

****************

Si Amang suka cita karena bundanya telah kembali tapi Lelono menjadi tua karena termakan usia sedangkan Dewi Rembulan masih tetap cantik seperti dahulu dan SiAmang tetap dengan keadaannya.

Dewi     : ” Berapa hari aku meninggalkanmu Lelono..”

Lelono  : ” Ampun Dewi…anda pergi selama tiga tahun dan Gelang ini yang melindungi kami dari binatang buas…” Dewi Rembulan mengamati SiAmang yang bulu ditubuhnya berubah menjadi lebih halus dan mukanya tampak bersih. Dewi Rembulan membawa ember dan Si Amang disuruh memandang air dalam ember, SiAmangpun terkejut melihat pemandangan tersebut, tapi ia kembali bersedih.

SiAmang : ” Apakah kakakku Korg akan mengenaliku…kalau aku seperti ini…? aku tak mau bunda kalau kakakku melupakanku…”  Maka saat itu juga bulunya kembali seperti sedia kala . Dewi Rembulan bersedih melihat Si Amang kembali ke ujud semula. Lelono yang menyaksikan kejadian ini merasa bersyukur karena telah bertemu dengan manusia sakti yang sekelas Dewa, dan Lelonopun memberi penghormatan pada Dewi Rembulan dan Si Amang

***************

Lelono membicarakan ini pada istrinya Maimunah yang berada dikampung .

Maimunah  : ” Suamiku, kamu harus bersukur bisa mengenalinya dan menjadi penolong hidup kita selama ini sampai  menjadi tua dan Ni Mona sudah memiliki suami “.

Lelono          : ” Benar istriku….aku bersyukur telah mengenal mereka semua cuma sekarang Korg yang menakutkan sudah tak nampak lagi …mungkin dewa marah padanya ?! ”

Maimunah  : ” Ya sudahlah…lebih baik kita kesawah lagi dan menanam padi bersama….”

Penduduk di daerah Atol tempat Dewi Rembulan tinggal yang dulunya hutan lebat sudah menjadi sebuah desa yang padat penduduknya dan kerajaan Dewi Rembulan terlihat berada di tempat yang tinggi dengan kemegahannya…lalu mereka sering melakukan kunjungan untuk berterima kasih kepada Dewi Rembulan sebagai persembahan. Si Amang Yang memiliki tubuh besar karena selalu menerima persembahan dari rakyatnya tidah susah -susah lagi mencari buah – buahan yang segar, selalu tersedia diatas meja.

**************

300 tahun berlalu sebuah bola pijar memasuki lautan dari angkasa raya dengan suara dentuman yang memekakkan telinga , Korg keluar dari lautan  Kesatria Naga yang sudah mendapat firasat akan keluarnya Korg setelah bola pijar dari angkasa jatuh ke Bumi segera menjemputnya . Korg yang bersuara keras dan nyaring menakutkan seluruh penduduk yang tinggal di tepi pantai berhampuran keluar memandang lautan yang bergemuruh dan semua pada berlarian karena merasa takut dengan hadirnya ombak yang bergulung  dan menggetarkan tanah serta merobohkan rumah dan pepohonan. Mereka berlari ke daerah Atol tempat Dewi Rembulan bersemayan. Dewi Rembulan telah mendapat firasat kalau Korg sudah bebas tetapi Dewi Rembulan amat khawatir akan nasib penduduk yang ketakutan akan hadirnya Korg yang bersuara keras keluar dalam lautan dan menyemburkan api lalu terbang dan mengitari lautan mencari sesuatu.

Kesatria Naga yang melihat Korg terbang mengelilingi lautan dan kesatria naga menyambutnya lalu ikut terbang bersama.

Rakyat 1   : ” Tadi ada satu sekarang menjadi dua…..dan besar-besar…igh mengerikan ”

Rakyat 2   : ” Akan ada kejadian apa di dunia ini ….kok ada mahluk seperti itu….”

Rakyatpun berlarian karena takut  tersambar api yang dikeluarkan kesatria naga bersama Korg…penduduk pada menunduk dan memohon ampun pada Kesatria Naga  sedangkan Korg terbang mencari ibundanya suaranya yang nyaring sampai ditelinga Dewi Rembulan. Dalam hatinya mengatakan  : ” Putraku Korg telah bebas ” dan mengajak Si Amang keluar istananya. Tapi Dewi Rembulan menjadi heran karena air laut sudah mendekati desa Atol dan semua rakyatnya berlarian mencari tempat yang tinggi.


Si Amang

Si Amang

Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2023 Native Language: Indonesia
Si Amang adalah mahluk besar semacam gorila yang ditugaskan Dewi Rembulan untuk mencari seorang putri usia remaja yang akan dijadikan korban sebagai persembahan untuk kemakmuran Negeri Dewata. Putri Elissa dari kerajaan kecil melakukan pemberontakan karena tak rela dengan kebijakan Dewi rembulan yang mengorbankan rakyatsebagai persembahan yang akan diserahkan kepada Korg sang pemangsa yang berujud Seekor naga bermata tiga yang akan mengamuk memporak porandakan wilayah Dewi Rembulan. Si Amang sebenarnya berhati baik dan masih bersaudara dengan Korg tapi  karena ketamakan Korg Si Amang jadi pecundang .Putri Elissa yang melakukan pemberontakan dan penyerangan malah diculik oleh Si Amang dan malah hendak dijadikan persembahan , untung saja atas bantuan pertapa yang bernama Wanara putri Elissa bisa lepas dari tempat penyimpanan korban dan melarikan diri . Si Amang yang terlanjur sayang sama putri Elissa tak dapat mengejarnya dan justru malah Si Amang yang menjadi korban untuk Korg yang marah kepada Dewi Rembulan dan meluluh lantakkan wilayah Dewi Rembulan . Putri Elissa terselamatkan oleh seorang pemuda yang gagah berani dengan menggunakan panah tepat membidik di kedua mata Korg yang mati karena tertimpa gunung .

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset