The File episode 2

The File : Part 2

Fri, 05.07 WIB 04042014

Jumat pagi umumnya matahari terbit seperti hari biasanya, tapi rasanya pagi ini waktu sudah tidak berlaku lagi, masih terlihat seperti malam, asap dimana-mana, dua orang polisi yang berangkat bersamaku tadi sudah menjadi pasukan pemangsa seperti lainnya. Aku bersembunyi lagi di dalam sebuah loker besar penyimpanan baju para cleaning service di kantorku.
Kurasa dewi fortuna masih berpihak padaku, beberapa kali aku dikejar para predator itu dan aku masih bisa melarikan diri mencari tempat untuk bersembunyi. Aku rasa kantor ku merupakan salah satu tempat yang aku kenal sela nya untuk bersembunyi setiap bloknya.

Berbekal senapan yang sedari tadi baru terpakai 2 kali tembakan dan sekarang aku simpan di dalam tas kecil kesayangan ku. Oh iya, aku tadi sempat menemui seorang wanita yang sempat survive di, namanya Tina, namun entah kami terpisah saat berlari menyelamatkan diri. Aku harap dia bisa selamat.

Written by Diary for Android Smartphone

———————————

Fri, 10.18 WIB 04042014

Aku ingat pesan Randy tadi sebelum dia tak bisa ku selamatkan lagi, maaf pesanmu akan aku jaga baik-baik setiap aku berhasil bersembunyi jurnal ini akan aku update.

Randy, apa yang harus ku lakukan sekarang? Sedari tadi kau yang mengajariku untuk sering bersembunyi mencari tempat aman.
Aku Tina, randy berhasil menyelamatkanku, tapi sayang dia tidak bisa selamat dari kejaran para mayat berjalan itu. Sekarang aku sedah menangis ketakutan. Mama… papa… aku harus apa?

Bahkan aku tak tahu informasi apa-apa tentang ini semua, hanya sisa file Randy yang bisa aku baca sebagai patokan apa yang harus aku lakukan.
Terus bergerak, yang berdiam ditempat sama saja dengan bunuh diri.

Written by Diary for Android Smartphone

———————————

Fri, 16.27 WIB 04042014

Aku berada di dalam kamar Daniel, berusaha mencari data Randy dari handphone yang dia tinggalkan untuk mengetahui tempat tinggalnya. Aku bersama cowok paruh baya, namanya Tuan Frans, kami bersama mendobrak kamarnya sekarang berlindung sembari mencari data tambahan yang mungkin bisa dijadikan petunjuk berikutnya. Randy, Mama, Papa… bantu kami.

Written by Diary for Android Smartphone

———————————

Fri, 20.02 WIB 04042014

Sekarang kami berada di dalam sebuah cafe malam tempat terakhir yang aku tau dari saku celana pasangan Daniel, terakhir acuan yang kami tau adalah bill dari cafe ini, House Of Coffee di area jalan Mayjend Sungkono. Sungguh berantakan, ada kamera cctv dan playernya di ruangan officernya.

Aku dan Tuan Frans memutar ulang semua kejadian awal disini, semua pelanggan malam kemarin terlihat seperti orang mabuk, ada yang tiba-tiba muntah dan ada pula yang tiba-tiba pingsan dilanjut berhamburannya semua pelanggan berlarian panik karena ada satu pelanggan yang seperti mendadak rabies dan menggigit pelanggan lain, hanya berlangsung begitu saja hingga semua orang lari keluar.

Written by Diary for Android Smartphone

———————————

Sat, 01.08 WIB 05042014

Aku mulai kelelahan Rand, aku rasa aku sudah tidak kuat lagi, pandanganku terasa makin gelap. Tuan Frans tadi bilang Lapar saat di cafe, dia makan secuil roti di lemari penyimpanan. Saat sedang perjalanan berikutnya mencari tempat aman tiba-tiba dia kejang-kejang dan membuatku khawatir ketakutan setengah mati. Dia mulai mengejarku hingga aku sekarang bersembunyi di toilet supermarket bersama seorang anak SMA namanya Alvin. Dia menyelamatkanku dari kejaran beberapa makhluk lapar itu.
Aku sedikit menyimpulkan, apakah karena roti-roti di cafe tadi yang menyebabkan awal semua ini? Atau mungkin memang Tuan Frans sudah terinfeksi virus itu? Aku tidak tahu.

Written by Diary for Android Smartphone

———————————

Sat, 05.19 WIB 05042014

Kak Randy, walau aku tidak kenal kakak dan tidak pernah tahu kakak, aku meminta maaf, aku gagal menyelamatkan kak Tina, dia terjatuh di jalanan dan dimangsa buas oleh mayat-mayat hidup itu, aku membaca semuanya, aku rasa aku perlu update semua jurnal ini agar semua data yang dibutuhkan bisa membantu yang lainnya.

Kak, Bantu aku dari sana. Aku perlu kembali ke cafe yang dimaksud Kak Tina untuk mencari tahu asal distribusi semua makanan dari sana. Semoga semua lancar.

Written by Diary for Android Smartphone

———————————

Sat, 09.59 WIB 05042014

Aku sekarang bersama satu orang anak SMA seumuranku badannya kecil tapi lincah, namanya Edena, dan seorang Polisi muda bertuliskan nama Albert di bajunya. Walau dingin sikapnya setidaknya sekarang lebih aman, aku bisa charge powerbank di mobil ini. Kami melaju cepat dan menabraki semua mayat hidup yang berjalan di depan kami. Tujuan selanjutnya adalah Clever Bakery Factory. Itu nama distributor roti di House Of Coffee yang tadi sempat kutemukan data ordernya di file penerimaan barang disana. Sekarang aku dan Edena hendak istirahat dahulu sesuai himbauan Albert.

Written by Diary for Android Smartphone


cerbung.net

The File

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Cerita yang ber-temakan dunia saat diancam oleh virus yang mampu merubah tubuh manusia yang sudah mati menjadi seolah-olah hidup kembali.Mutasi virus terus terjadi yang menyebabkan munculnya varian zombie baru yang lebih ganas daripada yang disebabkan oleh virus biasa.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset