Time Is The Only One Who Cares Love episode 1

Chapter 1

“Nina masih duduk di bangku SMA 3 kala itu. Masih suka mencari cinta, masih cinta monyet,” cerita ibunya, “Gonta ganti pacar itu bukan hal baru. Usianya masih 17 tahun dan masih ingin mencari hal baru.” Aku masih mendengarkan ibunya bercerita, “Nina adalah anak yang baik, namun sangat setia walaupun selalu putus dengan pacarnya hanya karena cemburu. Nina sangat sempurna. Ia selalu membantu pekerjaan keluarganya. Namun sebagai ibu, aku takut ia tidak punya jodoh yang baik.” Aku mendengar ibunya sesekali berdesah dan menghela nafas ketika bercerita tentang Nina. Sesekali ia mengambil teh, meminumnya dan menghela nafasnya lagi.

Ia masih berduka atas kepergian Nina 20 tahun lalu. Ia selalu mengingat Nina yang mati bunuh diri di usia yang sangat muda. Ia lalu sejenak memejamkan matanya dan melanjutkan ceritanya. “Kukenalkan anda pada cucuku, Pixy. Nina melahirkannya ketika ia sudah tidak bernyawa. Pixy sangat memiliki kemiripan dengan Nina, sangat mirip.”

Aku lalu bertanya, “Ada apa dengan Nina saat itu?”. Sekali lagi dan untuk kesekian kalinya, ibunya menghela nafas. Ia mulai menangis menceritakannya. “Nina ingin masuk ke sebuah universitas ternama. Ketika hendak daftar masuk, ia berkenalan dengan Lan, yang usianya beda beberapa tahun dengan Nina. Dari sini awal ceritanya dimulai, sayang.”
——————–
“Besok ada ujian masuk kampus!” ujar Nina, ketika ia sedanf bersama temannya makan siang bersama di sebuah restoran. “Wah, besok aku naik motor sama ayah,” ceplos seorang teman Nina. “Lalu aku? Aku kira kau pergi bareng aku,” Nina kesal. “Bagaimana kalau aku yang mengantar?” Lan tiba-tiba mengajukan diri. Nina sangag senang, “Aku mau!”.

Nina mengenal Lan dari temannya ketika hendak mendaftar ke sebuah kampus. Mereka lalu berteman baik. Walaupun Lan sendiri usianya lebih tua namun tidak terlalu jauh dengan Nina, mereka sudah seperti, teman sebaya. Ini sudah 4 bulan mereka berteman. Nina selalu pergi bersama Lan aejak mereka berteman. Tertawa bersama, belajar bersama, karena Lan adalah senior di kampus yang hendak Nina tuju. Banyak yang bilang mereka sangat mesra sebagai teman.

Esok harinya, Nina dan Lan pergi bersama ke kampus. Nina mengerjakan ujian masuknya. Lan menunggu di luar. “Nina sangat cocok denganmu Lan,” sahut teman Lan, Herdy. “Aku sudah dari awal menyukai Nina, namun serasanya aku takut menembaknya.” “Apa yang salah? Kau baru putus 6 bulan lalu dari Mei, dan 4 bulan berkenalan dengan Nina. Hey kawan, ini kesempatan.” “Nina berbeda dari wanita lain, mungkin kau benar kawan, aku akan menembaknya hari valentine besok!”

Nina keluar dari ruang ujiannya. “Selesai! Ayo pulang, Lan!”. Lan lalu menemui Nina. “Gampang kan? aku sudah bilang!” “Sangat gampang!” “Aku ingin ke restoran dulu, bawa pulang makanan. Temani aku dulu.” “Oke Lan!”

Mereka sampai di sebuah restoran. Lan berusaha menggapai tangan Nina, namun belum berani. Nina menangkap sinyal ini. “Apa yang mau kamu lakukan?” “Oh oh, tidak tidak, aku hanya dingin, ini sudah malam.” Nina hanya tertawa mendengar jawaban Lan. Dalam hati sebenarnya Nina juga menyukai Lan. Mereka memesan makanan dan saling mengobrol. “Besok valentine, ikut aku, jalan-jalan.” Nina sejenak berpikir, “Ke mana? Tapi selagi itu bersamamu, oke! Lagian juga besok tidak ada kegiatan, dan pasangan!” Mereka tertawa berdua.


cerbung.net

Time Is The Only One Who Cares Love

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Cerita sepasang kekasih dengan lika liku kehidupannya , pria yang selalu membohongi terhadap wanitanya dan lebih memilih meninggalkannya sehingga sang wanita akhirnya kehilangan akal sehatnya , namun cinta datang terlambat , tokoh pria baru menyadari bahwa wanita yang selalu memberinya cinta sepenuh hati hanya dia , tidak ada wanita selain dirinya.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset