Time Is The Only One Who Cares Love episode 5

Chapter 5

Lan mulai kesal setelah 6 bulan dengan sikap Siff. “Kau wanita gila uang!! Aku hutang kartu kredit banyak karenamu! Aku lebih suka kembali ke Nina! Aku memang selalu mikirkan dia selama ini!!” Siff sangat kesal. “Pergi sana! Aku lebih suka jalan bersama anak direktur, Jeft!!” “Kau selingkuh!!” “Bukankah dulu kau juga selalu berbohong pada Nina tentang hubungan kita? Apa salahnya aku berbohong padamu? Kita juga hanya selingkuhan! Pergi sana!”

Lan sangat kesal dan kecewa. Ia pergi ke kelab malam dan minum banyak. Ia mengenang Nina dengan cintanya dan kata terakhir Nina. “Nina! Aku merasa Tuhan memang memilihmu untukku, aku akan meminta maaf padanya dan berjanji serta bersumpah tidak akan menyakitinya lagi. Nina, aku salah. Aku sangat bodoh!” Lan lalu meninggalkan kelab malam tsb dan mencari Nina.

Di depan rumah Nina, ia mengetuk pintu dan ayahnya membukakannya. “Om, aku sangat meminta maaf, aku salah, sangat salah. Aku ingin kembali pada Nina dan langsung menikahinya. Aku salah. Kumohon berikan kesempatan,” Lan sambil bertekuk lutut memohon. Ayah Nina menangis, “Nina tidak di rumah. Temui saja sendiri dan tanya apa ia masih ingin bersamamu.” “Nina kemana?”

Ayahnya memberi alamat sebuah rumah sakit. Lan bergegas pergi tancap gas. “Nina, aku akan menjadi yang terakhir begini! Nina tunggu aku!” pikir Lan. Ia lantas bergegas ke rumah sakit tersebut. Namun ia sangat kaget. Ia mengecek kembali alamat yang diberikan dari ayah Nina.

Alamat tersebut benar. Namun ini rumah sakit jiwa. Lan harap-harap cemas. Ia lalu bertanya ke resepsionis. “Nina? Oh, di ruangan ujung kiri sana.” “Terima kasih.” Lan lantas berlari dan sesampainya di ruangan Nina, ia amat terkejut. “Nina?” sahut Lan, “Nina apa yang terjadi?”

Ketika Lan ingin lebih dekat kepada Nina yang sedang duduk sambil memeluk meja, Ibu Nina menghalangi. “Sejak pertengkaran itu, Nina menjadi gila karena mencarimu. Ia kehilangan segalanya karena dirimu. Dan gila! Ia sudah tidak waras! Selalu memikirkanmu! Bahkan trauma akan sakit hatinya, setiap pria termasuk ayahnya, selalu ia sakiti, ia cakar atau pukul! Kau tidak tahu betapa sakitnya Nina!”

Lan terdiam. Ia terduduk di lantai. Ia menangis. “Aku merusaknya, hancur lebur. Aku lebih jahat dari iblis!” teriak Lan. Nina tiba-tiba menghampiri Lan. Ia mengusap air mata Lan. “Bonekaku tidak menangis. Aku juga sudah tidak bisa menangis. Dahulu kala aku cinta seorang pria. Dan lihat! Aku berikan keperawananku lalu pria itu meninggalkanku! Apakah kau juga pria? Kau seperti wanita! Kawan, paluk aku. Nasib kita sama!”

Ibu Nina sangat bersedih. Ia menangis tak henti. “Nina hentikan!”. Nina memeluk Lan yang dikira wanita yang sakit hati juga. Lan menangis. Ini tidak ia bayangkan sama sekali. Nina mengajaknya bermain boneka. Lan berbicara kepada ibunya.

“Aku akan menikahi Nina. Karenaku ia begini. Aku masih mencintainya. Kumohon dengan sangat. Ini tanggung jawabku!!” Lan berlutut. Ibu Nina hanya berkata, “Jika kau ambil dia, waktu yang akan menjawab. Aku memberimu kesempatan namun aku akan tinggal bersamanya!” Lan menyanggupi. Esoknya mereka menikah. Nina tidak mengerti apa itu menikah. Ia hanya bermain dengan cincin kimpoinya. Kedua keluarga terharu dan menangis. “Kami sangat meminta maaf atas Lan, Nina jadi begini. Berikan kami kesempatan.” kata ayah Lan. Ayah Nina menyanggupi namun mereka ingin serumah dengan Nina.

Setelah pernikahan tersebut, Nina masih tidak waras. “Nina, dulu kamu yang mengurusiku. Gantian aku yang akan mengurusmu.” Lan selalu menemani Nina bermain boneka, memandikan Nina di ember bayi, terkadang Lan menangisi nasib Nina karena dirinya. Nina dulu penuh cinta. Dan ketika Nina tertidur lelap, Lan selalu berbisik, “Nina, aku ingin memiliki anak darimu. Aku sangat mencintaimu.” Walaupun Nina tidak waras, terkadang mencakar Lan atau menyakitinya, Lan tidak menolak. “Aku dulu menamparmu. Gantian, Nina. Aku akan selalu di sampingmu.”


cerbung.net

Time Is The Only One Who Cares Love

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Cerita sepasang kekasih dengan lika liku kehidupannya , pria yang selalu membohongi terhadap wanitanya dan lebih memilih meninggalkannya sehingga sang wanita akhirnya kehilangan akal sehatnya , namun cinta datang terlambat , tokoh pria baru menyadari bahwa wanita yang selalu memberinya cinta sepenuh hati hanya dia , tidak ada wanita selain dirinya.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset