Time Is The Only One Who Cares Love episode 6

Chapter 6

Hari demi hari, Nina diketahui hamil. Ia sering mual. Ibunya mengurus Nina ketika Lan bekerja. Ibunya sangat senang. Namun kondisi Nina yang tidak waras ini, ibunya kawatir. Ia menjaga Nina agar tidak membahayakan kandungannya. Lan juga senang mendengar kabar ini. “Lelah aku membujuknya setiap malam demi seorang anak. Kali ini aku sangat senang. Nina.” Nina hanya menengok Lan, “Apa itu anak? Aku takut aku hamil. Pria itu tidak bertanggung jawab. Aku lebih baik mati daripada hamil. Aku belum menikah!” Nina lalu meronta.

Lan dan ibunya selalu menenangkan Nina. Namun, tingkah Nina semakin tidak karuan, ia panik mengetahui perutnya semakin besar dan ia kira balon. Nina selalu berusaha menusuknya. Kini 24 jam ia diawasi. Lan kawatir ini akan berbahaya bagi kedua ibu dan anak dalam rahimnya. Usia kandungan Nina 7 bulan. Nina semakin panik dan merintih berat. Ia meronta karena kesakitan.

“Aku hamil? Kenapa? Aku takut!!!!! Apa aku hamil!! Mana teman wanitaku yang selalu menemaniku! (Lan). Aku takut! Apa ini! Aku belom menikah dan mengandung anak dari pria jahat itu!” teriak Nina. Mendengar itu, Lan sangat terpukul. Ia menenangkan Nina. “Bukan, tenang saja. Kita tidur. Sudah malam. Aku sebentar ambil gelas, kamu tidur. Tenang ya.”

Nina terbaring di atas ranjang. Lan keluar kamar sebentar ambil gelas. Nina membuka laci meja. Ia menemukan gunting. “Aku takut hamil dan ibuku marah. Aku harus mati!”. Nina lalu menusukkan gunting itu tepat di jantungnya. “Nina, ini air mi…,” “Prangggg!!!”.

Lan kaget, terkejut dan berteriak nama Nina. seluruh keluarga kaget. “Ada apa!!!!” “Nina!!!!!!!!!!” Mereka bergegas membawa Nina ke rumah sakit. Dokter memutuskan mengeluarkan bayi di dalam rahim Nina. Semua panik saat itu di luar ruang operasi. Lan tampak sangat bersalah. Ia berulang kali tertunduk dan meninju tembok.

Dokter keluar. “Nina, maaf.” Seluruh keluarga sangat sedih. Ibunya histeris. Lan terus berkata ini salah dirinya. Dokter kemudian menenangkan Lan. “Anaknya selamat. Perempuan. Sangat manis.” “Dok, aku ingin bertemu anakku!!” teriak Lan. Ia masuk ke ruangan bayi dan melihat anak perempuan cantik terbaring di inkubator. “Prematur. Walau ibunua sudah tiada namun anaknya luar biasa. Selamat lahir kedunia.” “Aku beri nama Pixy. Ia sangat cantik.” Lan sambil menangis dan kembali ke ruang tunggu.

Esoknya, mereka memakamkan Nina. Pixy masih di rumah sakit. Lan terus menerus menyesal. Tak hentinya menangis. “Kau memberikanku cinta dan segalanya. Aku akan memberikan anak kita hal yang sama. Sumpahku itu Nina!”


cerbung.net

Time Is The Only One Who Cares Love

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Cerita sepasang kekasih dengan lika liku kehidupannya , pria yang selalu membohongi terhadap wanitanya dan lebih memilih meninggalkannya sehingga sang wanita akhirnya kehilangan akal sehatnya , namun cinta datang terlambat , tokoh pria baru menyadari bahwa wanita yang selalu memberinya cinta sepenuh hati hanya dia , tidak ada wanita selain dirinya.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset