Time Is The Only One Who Cares Love episode 7

Chapter 7

Waktu demi waktu, Pixy menjadi anak yang rajin, dan berbakat. Ia selalu bersama Lan kemanapun. Lan sangat mencintai anaknya. Ia tidak menikah lagi. Tahun demi tahun, mereka adalah anak dan ayah yang sangat kompak dan mesra sebagai keluarga. Namun Pixy selalu bertanya ibunya. Lan tidak ingin Pixy tahu. Belum saatnya.

18 tahun berlalu. Pixy menjadi anak yang cerdas. Ia juga merawat ayahnya, Lan karena sudah mulai tua. Penuh cinta kasih. Namun suatu saat, Pixy menemukan foto seorang wanita bersama ayahnya di sebuah pigura. Ia lantas bertanya kepada neneknya, ibu Nina. “Nak, saatnya kamu tahu. Itu anak nenek. Ibumu. Nina.” Pixy kaget itu ibunya. Ia bertanya banyak dari neneknya dan perlahan Pixy tahu tentang kematian ibunya dan ibunya ternyata gila karena ayahnya. Pixy marah. “Jahat sekali ayah!! Selama ini ia menutupinya dariku!! Ayah jahat karena memisahkan aku dari ibu! Jika ayah tidak menyakiti ibu tidak mungkin ia meninggal!!”

Dari belakang, Lan muncul. Ia mendengar semuanya. “Aku mencintai kamu dan ibumu lebih dari siapapun, Pixy.” “Ayah bohong. seperti ayah membohongi ibu!” neneknya langsung menenangkan Pixy, “Ayahmu sudah menebusnya Pixy!!” “Tidak, kematian ibu!!”

Lan sangat sedih mendengar anaknya yang ia urus dengan penuh cinta akhirnya tahu. Neneknya meminta maaf pada Lan. “Ini karmaku.” jawab Lan. Pixy pergi dari rumah dan menginap di rumah ibunya. Ada ayah Nina di sana. Ayah Nina berusaha menjelaskan namun Pixy mulai membenci Lan.

Lan sedih. Ia sudah tua. Ia kawatir anaknya akan bernasib sama mendapatkan pria jahat seperti dirinya. Ia terus mrnghubungi Pixy namun tidak diangkat. Seminggu kemudian, ia berusaha menyetir mobil. “Jangan. Kau saja sudah pakai kursi roda karena diabetes!” teriak ibu Nina. “Aku mencintai Nina. Pixy anakku! Aku akan membuatnya percaya!”

Lan kemudian menginjak gas. Namun kakinya tidak bisa lagi mengendalikan pedal mobil. Ia menekan terlalu banyak gas. Mobil itu ngebut tiba-tiba dan terguling. Ibu Nina histeris. Ia segera memanggil ambulan.

Di rumah sakit, Lan mulai siuman. “Ayah!!” teriak Pixy. Ia memeluk Lan. Lan menangis dan kemudian menjelaskan, “Ibumu Nina benar. Ayah tidak bisa dipercaya lagi sejak ayah berbohong. Ayah akan menebus itu. Ayah akan menebusnya untuk ibumu di alam baka. Ayah mencintaimu dan ibumu. Terakhir kali ini saja percayalah.” Pixy tersedu. “Selama ini aku mencintai ayah. Aku minta maaf yah. Mungkin ibu memang menginginkan aku menjaga dan mencintai ayah. Ibu sangat mencintai ayah, melaluiku!!”

“Ayah mencintaimu dan ibumu.” Lan lalu menutup mata terpejam Ia bertemu Nina disana. Pixy menangis tersedu. Aku masih mendengar ibu Nina menangis menceritakan ini. “Sudah 2 tahun sejak Lan meninggal. Nina sangat mencintainya. Jodoh tidak kemana.” tutup ibunya.


cerbung.net

Time Is The Only One Who Cares Love

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Cerita sepasang kekasih dengan lika liku kehidupannya , pria yang selalu membohongi terhadap wanitanya dan lebih memilih meninggalkannya sehingga sang wanita akhirnya kehilangan akal sehatnya , namun cinta datang terlambat , tokoh pria baru menyadari bahwa wanita yang selalu memberinya cinta sepenuh hati hanya dia , tidak ada wanita selain dirinya.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset