Untukmu Kupertaruhkan Hidupku episode 10

Pamit

Saskia dan Armando makan siang bareng omma juga mami Liely dengan menu gulai kepala ikan dan sayur sup macaroni ditambah empal yang dibuat istrinya mang Yayan, selesai makan siang mang Yayan menawarkan lumpia , Liely dan Armando minta goreng sedangkan omma dan Saskia minta basah. “Mi besok pagi Ando cek Cirebon sama Saskia dan menginap , paginya ke Jakarta mempersiapkan workshop yang di agendakan Saskia, kalau mami ingin ke kantor Pasir Kaliki sore ini Armando akan ikut sambil cek pekerjaan pak Iskandar asisten mami…bagaimana mi…?” Armando menawarkan pendapat untuk membantu maminya . ” Gak usah Ando mami masih bisa handel sendiri dan pak Iskandar amat jujur serta bisa mami andalkan, nanti pak Iskandar akan datang untuk laporan jadi kamu gak usah ke Pasir Kaliki. Dan mami mulai aktif lagi sesudah kalian ada di Jakarta karena mami ingin cek kesehatan omma.” Liely melarang Armando ke Pasir Kaliki biar Armando istirahat dengan Saskia di mess Bandung. ” Aden, Mami, non Saskia hoyong nginum es cendol abdi parantos dilakukeun?” bik Atih menawarkan es cendol , Saskia toleh kanan kiri Ia tak tahu bahasa Sunda , buru-buru mang Yayan njelasin ” Punten Mami, non Saskia, den Armando nih Atih dah buat es cendol mau dihidangkan sekaramg..?” Saskia tersenyum, mami dan Armando ketawa melihat Saskia bingung dan mengiyakan mau minum es cendol. ” Omma jangan diberi es batu ya…nanti kalau giginya sakit ” mami Liely mengingatkan Atih. Dengan perasaan gembira Atih menuangkan es cendol buatannya ke mangkok dan menghidangkannya. Mang Yayan mengambil sendiri es cendol dan memuji buatan istrinya .” Wah ngeunah pisan” bik Atih tersenyum sambil mencubit pinggang mang Yayan yang kegelian karena kaget. Mami segera mandi karena sebentar lagi pak Iskandar datang, Saskia membuka laptop sambil tengkurep dan menghubungi Satria untuk kesiapannya besok siang, Saskia juga memesan Bhinneka Travel untuk besok pagi sementara Armando habis mengantar omma ke kamarnya langsung membantu Saskia menyelesaikan tugas esok hari. Pak Iskandar datang sedang bercakap-cakap dengan Liely Armando keluar dari kamar dan mendekati mereka. ” Selamat sore pak Armando ” sapa pak Iskandar. ” Sore juga pak, bagaimana ada kemajuan customer? ” : Tanya Armando ” Mohon dibantu pak Armando, pelanggan ada yang complain ” Mami Liely sedang membaca laporan pak lskandar dan membiarkan Armando menyelesaikan masalah yang mengganggu fikiran pak Iskandar, sesekali mereka tertawa dan berpindah tempat duduk di teras karena Liely sedang menghitung dengan serius laporan keuangan. Armando memberikan saran kepada pak Iskandar agar customer tidak marah atas keterlambatan pengiriman di tahun baru kemarin, pak Iskandar menuruti ide Armando yang amat baik dan berjanji akan segera merealisasikan dan melaporkan pada Armando langsung.

Omma menangis ketika Saskia pamit dia menginginkan cicit dari Saskia dan melarang kerja berat – berat agar selalu sehat. Saskia memeluk Omma lalu mami Liely yang memberikan wejangan untuk selalu hidup rukun dan saling mengasihi jangan mudah bertengkar jika penyebabnya pihak ketiga entah itu laki atau wanita bicarakan sebaik-baiknya. Saskia memeluk mami Liely dan meminta mami menjaga kesehatannya setiap hari termasuk omma jangan sering bepergian jauh “Mami , Saskia sebulan sekali akan ke Bandung tengok Mami dan Omma agar selalu sehat dan Saskia akan melakukan program hamil agar mami ada cucu dan Omma punya cicit” rayu Saskia kepada Mami Liely dan Omma Kim Song Tan agar tak menangis lagi sepeninggal Saskia dan Armando. Trevel datang mang Yayan dan bik Atih mengeluarkan kopor-kopor dan tas , Armando mengeluarkan amplop buat mereka berdua sebagai ungkapan terima kasih dan meminta perhatian khusus buat omma serta mami Liely . Mang Yayan dan istrinya membungkukkan punggungnya sebagai ungkapan terima kasih dan akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Jam 12.15 trevel sudah sampai Grage Cirebon, Satria menyambut kedatangan Armando dan Saskia sebagai pengantin baru, karyawan sudah mempersiapkan mess dan penanggung jawab kebersihan mang Endang dan bik Supi Yang sedang mempersiapkan makan siang . Semua staff dan karyawan berkumpul mereka makan bersama Armando dan Saskia. Om Roy menelepon Armando menanyakan keberadaannya serta menanyakan work shop aplikasi Bandung Permai sebagai jassa angkutan barang yang siap online . ” Sudah jadi om rencana sudah siap tinggal memilih hari dan tempat saja serta Saskia ingin istirahat di Jakarta dulu. ” kata Armando. Saskia sedang mempersiapkan diri diruang meeting dan mengundang Satria sebagai manager serta Antonie sebagai marketing agar membantu pelaksanaan workshop jassa angkutan. Antonie keponakan Saskia amat menuruti perintah Saskia dan Armando dan membantu Satria mengelola usaha perusahaan yang bercokol di Cirebon tersebut. Karena Antonie akan memegang Kantor Cabang di Padang dan termasuk orang baru yang handal dibidang IT lulusan Manajemen di Dian Nuswantoro. Antonie akan diajak ke Jakarta agar membaur dengan Torres Hurek mempelajari marketing di Jakarta selama satu bulan seperti halnya Satria agar mantap langkah yang akan dilakukannya. Malam ini Armando dan Saskia menginap di Cirebon dan esok hari akan kembali ke Jakarta diikuti Antonie yang mulai berkemas-kemas meninggalkan Cirebon. Saskia tidur awal karena capek sedang Armando membaca tuntas Perencanaan WorkShop yang dibuat Saskia sampai selesai ” Kamu wanita hebat istriku, aku amat beruntung memilikimu” Armando mencium kening istrinya dan tidur sambil mendekap Saskia. Subuh Saskia sudah bangun dan menjalankan shollat, bik Supi mempersiapkan sarapan dan membuatkan teh hangat untuk Saskia dan susu putih buat Armando. Saskia mencium suaminya agar shollat dan segera ke dapur menemui bik Supi yang sedang menggoreng kerupuk dan mang Endang yang membuat nasi goreng ayam dan telur dadar , Saskia senang melihat kaos oleh-oleh dari Bali dipakai mang Endang dan bik Supi. ” Ibu Saskia silahkan diminum teh hangatnya, terima kasih oleh-olehnya sudah mang pakai ” demikian kata mang Endang sambil membungkukkan badan diikuti bik Supi. Armando keluar dari kamar dan sudah rapi siap untuk sarapan. Saskia mengambilkan nasi goreng di piring suaminya dan makan bersama, Antonie menyusul karena tadi harus terima telpon dari ibunya. Bik Supi menambahin ayam goreng yang sudah dicincang kecil-kecil baunya harum sekali ” hhmmm enak sekali bik ayam ini… masih ada gak? ” Saskia menanyakan pada bik Supi. ” Non mau…? Nanti saya siapkan biar dibawa di Jakarta ” : jawab bik Supi. ” Trima kasih bik… nasi goreng ini cocok dengan ayam goreng cincang.. ” senang sekali Saskia melahapnya. Armando ikutan lahap melihat istrinya suka sekali dengan ayam goreng cincang racikan bik Supi sendiri

Bhineka Travel membawa mereka ke Jakarta pusat , Antonie perasaannya begitu senang mendengar pembicaraan Mami Liely dan Armando setelah kakek Nasrun telpon Armando tentang lokasi kantor Paket Bandung Permai dan harga sudah deal tinggal survey dari pihak perusahaan . Antonie harus betul-betul menguasai Padang baik marketingnya maupun rekruitmen customers karena kota Padang amat luas dan dekat laut juga Bandara, Antonie fikirannya melayang-layang ngebayangin kota Padang sampai masuk Jakarta baru tersadar dia tersenyum sendiri. ” Antonie… Antonie…. fikiranmu ngelantur…. kerja aja belum ada hasilnya baru membantu Satria saja sudah selangit lamunanmu… he…. he…. ” begitulah lamunan Antonie. Jam 10.30 trevel sampai di Kramat Raya Hasan Torres Hurek dan karyawan menyambut pengantin baru , pak Sarpan dan bu Puji membantu mengangkati kopor dan tas sambil memperkenalkan diri sebagai petugas kebersihan dan perawatan mess juga kantor “Pak Sarpan itu tas di bawa ke ruangan saya saja kalau yang kopor taruh di mess ya.. ” pak Sarpan senang diperintah Armando untuk yang pertama kali, Hasan Torres Hurek mengajak Antonie diruangannya yang terdapat dua meja untuk Torres dan Antonie. Saskia memanggil Torres untuk memperkenalkan Antonie kepada jajaran staff dan non staff selanjutnya meeting bersama seluruh karyawan hanya 30 menit dan membagi oleh-oleh. Saskia dan Armando masuk ke mess ingin istirahat sebentar. Jam 16.00 Armando mandi dan mempersiapkan meeting dengan Antonie dan Hasan Torres Hurek, Saskia menyusul kemudian. Setelah mendengarkan penuturan Armando pada Torres dan Antonie Saskia merasa yakin kedepan bisnis online akan maju pesat dam akan berbondong-bondong menjadi franchise nya Bandung Permai.

cerbung.net

Untukmu Kupertaruhkan Hidupku

Score 0.0
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia
Saskia menghapus air mata dengan saputangan merahnya yang penuh luka...ya..luka hati mendalam dalam hidupnya. Armand sudah tak menggubris lagi dengan apa yang telah Ia janjikan. Cinta Armand pada Saskia sepertinya sudah luntur, padahal mereka satu kantor hanya beda bagiannya. Semua sudah tahu kalau pasangan Armando dan Saskia Prihatini adalah pasangan serasi dan sudah menjalin cinta selama tiga tahun. Mereka bekerja di CV Titipan Kilat Bandung Permai milik pak Roy. Armando bekerja sudah hampir tujuh tahun di bagian distribusi  sedangkan  Saskia baru empat tahun di bagian penerimaan barang ....Mengapa Tega sekali Nia karyawan yang baru tiga bulan melakukan semua ini didepan mata Saskia bermesraan dengan Armando sedangkan Armando tanpa perasaan memperlakukan Saskia seperti itu tanpa kata putus dan membuat Saskia harus menentukan sikap. Saat mereka berdua sedang bermesraan di samping kantin Saskia mendekati Armando sambil bertolak pinggang," Armando..! kapan engkau memutuskan aku...?!  dengan sengaja kau bercinta dengan Nia...otakmu kau taruh dimana ..? aku sudah bosan melihat tingkah polah kalian berdua , kalau kamu tak memutuskan aku maka aku yang akan memutuskan kamu...!! "  ucap Saskia dengan tegas.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset