Untukmu Kupertaruhkan Hidupku episode 11

Moderator

HasanTorres Hurek merasa yakin Jasa Titipan Kilat Bandung Permai akan lebih laku dan akan memudahkan jangkauan yang luas sampai Luar Negeri dengan sistem on line juga peluang usaha franchise kita akan bertambah besar. Armando percaya Hasan Torres Hurek akan mampu melakukan lompatan ini dilanjut Antonie saat ini ditugaskan Saskia memprogram semua langkah online scedule kerja serta membuat surat perjanjian kerja , brosure rancangan kerja, imbal balik, pembagian keuntungan, lokasi kerja yang dibutuhkan serta pendanaan. Data tersebut sudah disimpan dalam laptop dan Antonie siap menjadi asisten pak Armando dan Bu Saskia.

Om Roy datang terlambat karena pesawatnya di deley, tapi tak apa Saskia akan mengulang kembali malah tambah jelas. Saskia berdiri dan meminta Antonie membuka file lalu Saskia menjelaskan dengan suara yang tegas dan meyakinkan , sehingga nanpak seperti diskusi Armandopun menambahkan jika bisnis ini akan membawa keuntungan yang besar kepada setiap masyarakat yang mengikutinya, tampilan yang dimunculkan Antonie sangat membantu pemikiran Armando sehingga tak akan melenceng dari topik pembicaraan , dari step by step file itu diutarakan Armando sehingga Armando mantap dengan tema keberuntungan dunia online. Bahkan Armando siap menjadi moderator, dimana bertujuan meningkatkan pendapatan yang adil dan terencana bersama Jasa Titipan Kilat Bandung Permai.

Dikatakan Adil karena pendapatannya sesuai dengan aturan perjanjian, dikatakan Terencana karena masing-masing bisa mengendalikan pendapatan Yang lebih -lebih bila mampu memfollow up pelanggan dan memberikan jassa yang sebaik-baiknya. Saskia menambahkan setiap anggota franchise akan dipantau kemajuannya dan mengarahkan keuntungan semaksimal mungkin. Om Roy bertepuk tangan mendengarkan presentasi dari Armando

Saskia percaya Armando mampu menjadi moderator dan meminta Antonie membantu mengarahkan dan jangan sampai berhenti memikirkan arahan terlalu Lama. Saskia memantapkan menjadi Tutor karena semua makalah yang disampaikan adalah gagasannya. Om Roy mengambil sebagai fasilitator dan akan meminta dukungan dari koleganya serta sahabat-sahabatnya juga kepala cabang-kepala cabang harus menghadirinya. Mami Liely pasti mau bersama om Roy bekerja bareng dan om Roy akan meminta kepala daerah untuk mengsuport seminar ini dan merupakan tanggung jawab semua kepala cabang.

Hasan Torres Hurek sudah menelepon orang tuanya di Kupang NTT agar mengikuti bisniz Bandung Permai juga sahabatnya yang di UGM jangan sampai ketinggalan. Semua orang dalam yang mengetahui bisniz kita adalah merupakan partisipan diantaranya manager seperti Satria yang menjadi administrator.

Antonie sudah selesai mengerjakan undangan dan susunan acaranya dan ia menyerahkan kepada Saskia untuk mengecek ulang. Saskia senang sekali karena otaknya mulai dapat istirahat. Om Roy sudah mendapatkan tempat di hotel Borobudur dan memulai persiapan, Satria dipanggil ke Jakarta untuk mendapatkan tugas dari Saskia sebagai administrator seminar ini, mereka mengadakan meeting selama tiga jam, Satria menerima tugas itu dengan amat senang hati.

Hasan Torres Hurek membagikan di Facebook dan Twitter sekalian memberikan tenggang waktu satu bulan pendaftaran demikian juga yang dilakukan Antonie dan Satria. Saskia mengundang 1000 orang manusia berpengaruh dalam Bisniz ini, Saskia mengambil 25 undangan, Om Roy 25 orang demikian juga Armando dan Mami Liely.

Persiapan sudah okey tinggal menunggu hari H nya saja. Pak Tangine menelepon Armando dan minta kepastian informasi penting dari Hasan Torres Hurek dan Armando membenarkan informasi tersebut karena pak Abdullah Tangine Hurek akan mengajak 5 kepala daerah Indonesia Timur dan 5 kepala daerah di NTB

” Pak Armando kata Torres untuk kepala daerah saya harus lapor sama panjenengan untuk mendapatkan kursi dalam seminar tersebut agar mengklarifikasi serta memastikan ke ikut sertaannya”. ” Iya benar sekali pak Tangine dan saya minta nama tersebut di konfirmasikan pada Hasan Torres Hurek yang nanti akan dihitung pada bagian Administrator untuk mendapatkan kursi, demikian pak Tangine agar secepatnya mendaftarkan diri. ”

” Terima kasih pak Armando saya sudah mendaftarkan diri pada anak saya dan akan segera menyelesaikan administrasi katanya sama mas Satria ya…?”

” Inggih benar sekali pak” Armando memeluk istrinya.

” Semoga Allah memberikan kelancaran..Aamiin”. Saskia tiba-tiba merasakan pusing, Armando panik pasti karena kecapaikan , karena minggu ini amat berat sekali pekerjaannya mengatur rencana seminar. Armando memanggil dokter keluarga dr. Armand Wibisono dan langsung datang ke rumah.

Saskia amat pucat sekali dokter tersenyum dan memberikan pengantar agar ibu Saskia test urine. Buk Puji menemani Saskia di kamar dan membiarkan Saskia tidur.

” Nanti kalau ibu bangun tolong diberikan vitamin, ini resepnya pak, sambil berjabat tangan dokter mengucapkan ” saya mengucapkan selamat atas kehamilan ibu Saskia anak pertama bapak”. Mendengar perkataan dari dokter Armand Wibisono Armando bersukur sekali dan memeluknya mengucapkan terima kasih atas kabar baik tersebut.

” Jangan lupa besok pagi ke laboratorium agar bisa memantau usia janinnya “.

” Iya pak pasti dan besok akan saya kabari secepatnya terima kasih dokter “.

Armando menelepon Mami Liely perasaan bahagia mengelilinginya, Mami bersyukur anaknya diberi keturunan, Omma langsung berdiri dia tak sadar kalau kakinya agak pincang karena kelelahan bahkan meloncat kegirangan sambil memeluk Liely.

” Kita besok ke Jakarta omma akan jaga cicit omma” teriak omma kegirangan.

Armando mengabari kakek Nasrun di Padang, juga Om Roy yang masih meeting dengan Torres , Antonie dan Satria di lantai dua segera turun dan menuju mess di belakang kantor dan mengunci kantor. Pak Sarpan mengeluarkan mobil untuk pak Armando dan menggendong Saskia yang mulai siuman untuk dibawa ke laboratorium, Armando tak sabar untuk memeriksakan urin, Om Roy menyupir mobil, Torres mendampinginya , Saskia , Armando dan Antonie di tengah sedangkan Satria membawa resep obat untuk Saskia. Hasil laborat bisa ditunggu dan Saskia beristirahat diruang tunggu, Satria mengambil resep dokter Armand Wibisono . “Prenatal DHA capsule diminum sehari satu ya mas sesudah makan” begitu kata apoteker yang menjelaskan pada Satria. Satria pecingas pecingis saja dan Armando segera mendatangi Satria serta meminta saran apoteker sekali lagi sambil membayarnya dan menemani Saskia lagi. Nama Saskia dipanggil dan dinyatakan

” Selamat ya ibu telah hamil dengan usia kehamilan delapan minggu dan dijaga kehamilannya ya..?” Saskia gembira sekali dan mengelus perutnya.

” Terima kasih mbak”, Saskia memeluk suaminya dan menuju pulang. Armando menelepon mertuanya mengabari kalau Saskia hamil delapan minggu. Mereka bahagia akan memperoleh cucu dan pada waktu mapati nanti akan ke Jakarta mengurusnya.

Tiga hari setelah undangan di share pendaftar sudah mencapai 728 peserta , Kakek Nasrun menelepon Armando suami Fatimah akan mengikuti seminar bersama empat anggota DPD karena suami Fatimah bibiknya Armando salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

” Kakek, suami Bibik harus menghubungi nomor ini untuk konfirmasinya dan administrasinya juga, nanti saya kirim wa nya ya Kek..?”

” Baik Armando , akan kakek tunggu wa nya.” Armando mengirim nomor wa Satria dan Torres Hurek.

Mami Liely mendaftarkan Han Ning dari Shanghai dan Mister Tamayo dari Jepang serta Mister Robbin Warren dari USA dan meminta empat kursi lagi untuk Toronto dan Hawai.

Sisa kursi tinggal 5 dari seribu kursi dan diminta om Roy semua rencana untuk Arab Saudi, Brunai Darusalam , dan Ternate. Dalam sepuluh hari undangan sudah ludes. Om Roy dan Satria kerja keras mengecek Hotel Borobudur dan mengecek mic untuk talk translite bagi WNA yang kurang mengerti bahasa Indonesia walaupun mereka mengerti jangan salah paham mengartikannya dan hanya tersedia 25 personal pemakainya.

” Baik itu akan kami ambil semua. Penentuan tanggal sudah deal : untuk tanggal 20 Maret daftar ulang di Hotel Borobudur include hotel tiga hari , tanggal 21 Maret acara Workshop/ Seminar di mulai dan tanggal 22 Maret penutupan tanggal 23 Maret jam 10.00 peserta sudah cekout.

Mami Liely jam 12 siang sudah sampai Jakarta sama Omma naik trevel, Omma disambut Saskia sedangkan Liely langsung di jemput Roy ke Hotel Borobudur untuk membooking hotel selama tiga hari untuk 1000 peserta Seminar karena untuk memisahkan WNA, mereka yang datang berkelompok/sedaerah/ ataupun suami istri , maksimal kamar terisi tiga peserta , dengan dibantu oleh official site akhirnya penggunaan kamar hotel dapat di booking sebanyak 400 kamar.

Satria memberikan DP separo harga sebesar 1 Milyar. Liely meminta kerja sama hotel dan pihak bandara agar menghubungi selalu berkaitan dengan peserta seminar. Liely mengatur menu makanan tiga kali sehari dibantu oleh petugas chief cook Borobudur Hotel .

” Pokoknya saya tak mau mengecewakan tamu-tamu saya chef ! tolong buatkan menu terbaik dan kirim ke email saya thanks you ” . Liely bersalaman dengan chef Baratha dan segera mengurus yang lainnya. Mengecek ruangan seminar yang besar dan meneliti kursi-kursinya yang akan dipakai 12 jam ” Saya akan kembali mengecek tanggal 18 dan 19 yang kosong setelah tamggal 17 dipakai orang lain” Liely memastikan pada bagian Tekhnisi Hotel.

Bersambung…


cerbung.net

Untukmu Kupertaruhkan Hidupku

Score 0.0
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia
Saskia menghapus air mata dengan saputangan merahnya yang penuh luka...ya..luka hati mendalam dalam hidupnya. Armand sudah tak menggubris lagi dengan apa yang telah Ia janjikan. Cinta Armand pada Saskia sepertinya sudah luntur, padahal mereka satu kantor hanya beda bagiannya. Semua sudah tahu kalau pasangan Armando dan Saskia Prihatini adalah pasangan serasi dan sudah menjalin cinta selama tiga tahun. Mereka bekerja di CV Titipan Kilat Bandung Permai milik pak Roy. Armando bekerja sudah hampir tujuh tahun di bagian distribusi  sedangkan  Saskia baru empat tahun di bagian penerimaan barang ....Mengapa Tega sekali Nia karyawan yang baru tiga bulan melakukan semua ini didepan mata Saskia bermesraan dengan Armando sedangkan Armando tanpa perasaan memperlakukan Saskia seperti itu tanpa kata putus dan membuat Saskia harus menentukan sikap. Saat mereka berdua sedang bermesraan di samping kantin Saskia mendekati Armando sambil bertolak pinggang," Armando..! kapan engkau memutuskan aku...?!  dengan sengaja kau bercinta dengan Nia...otakmu kau taruh dimana ..? aku sudah bosan melihat tingkah polah kalian berdua , kalau kamu tak memutuskan aku maka aku yang akan memutuskan kamu...!! "  ucap Saskia dengan tegas.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset