Untukmu Kupertaruhkan Hidupku episode 26

Kimberly is Progres

Ulang tahun Kimberly yang kedua Melissa Allison mengirimkan perangkat makan untuk anak yang disumbangkan kepada masyarakat Indonesia dan terdapat gambar wajah Kimberly sedang tertawa, dan sedang menyisir rambutnya, sedang melompat  dan lainnya  dicetak memenuhi piring, cangkir ataupun mangkok . Dengan semua kiriman masuk ke Jakarta dan diacak dibagikan keseluruh tanah air Indonesia yang membutuhkannya. Om Roy membagikannya ke masing-masing cabang dan minta dikirim videonya sebagai dokumen.

Kimberly menangis..bibirnya dilipat dan kakinya jingkat-jingkat karena amat menginginkan cangkir yang bergambar dirinya meniup lilin…Liely mengambil foto dan memberikannya…Kimberly tersenyum dan tertawa menunjuk-nunjuk foto tersebut. Saskia menyuapi Kimberly karena belum makan siang, Saskia mengikuti Kimberly berjalan ditaman sambil membawa mainan angsa dan Didit memvideokannya . Tampak diluar pagar satpam sedang marah karena ada yang memaksa masuk.

Satpam         : ” Maaf anda tak bisa masuk karena tak memiliki kartu vaksin”

Pelanggan    : ” Tapi pak ini harus sampai…. kasihan anak saya sekolah di Rembang tak punya tas dan sepatu sementara ibu dan bapaknya tak bisa pulang karena ada PPKM”. Saskia melerai dan memanggil bagian penerimaan untuk mengambil…kirimannya.

Saskia           : ” Mengapa bapak belum vaksin…?”

Pelanggan    : ” Iya buk….saya terbentur surat domisili….pak RT amat sibuk…apalagi pak RW…malah super sibuk..”

Saskia           : ” Masak sih…kan cuma menunjukkan KTP saja……masak sulit….”.

Pelanggan    : ” Gak tahu buk….Jakarta memang lain perlakuannya…kalau sama orang daerah…mungkin karena pak RTnya sarjana…atau pak RWnya Sarjana S2…jadi agak sulit meminta surat padahal kata pembantunya ada di rumah….tapi setelah ibuknya keluar bilangnya bapak sudah berangkat kerja…”.

Saskia            : ” Bapak langsung saja datang ke puskesmas mana saja yang mengadakan vaksinasi pasti diterima dengan menunjukkan KTP saja…dan besok lagi harus sudah vaksin karena kami amat repot kalau kesana kemari melayaninya…okey..?”

Pelanggan     : ” Okey …terima kasih buk atas penjelasannya, dan terima kasih atas pelayanannya mbak…”. Pelanggan itu mengucapkan terimakasih kepada karyawan dan keamanan yang memarahinya tadi.

Satpam          : ” Maaf buk tadi saya terpaksa karena bingung…untung ibuk menyelesaikannya….”.

Saskia            : ” Intinya jangan menolak pelanggan dan layani bengan baik, karena pelanggan adalah tamu keberkahan “. Satpam mengangguk dan Saskia mencari Kimberly yang ternyata sudah selesai makan dan sudah mandi,  Saskia menemuinya dan menciumi Kimberly yang sudah cantik dan harum.

Armando membagikan perlengkapan kiriman dari Malissa Allison dan diberikan kepada orang-orang yang betul-betul membutuhkan.

Penerima     : ” Terima kasih pak…semoga dedek Kimberly diberikan kesehatan dan bisa membahagiakan kedua orang tuanya juga kepada keluarganya  dan yang mengenalinya..Aamiin.. ”

Armando     : ” Aamiin..terima kasih doanya bapak dan ibu..semoga Allah melimpahkan segala kebaikan untuk kita semua…Aamiin ” Roy senang menerima ucapan dari mereka semua .

Tak ada yang berjubel mengantri karena Roy membawa mobil dan menurunkan kepada yang berhak menerimanya saja. Seminggu kemudian beredar di You tube Kimberly-Kimberly dimana ultah ke-2nya mendominasi jagat internet … Kimberly ikut membantu dengan memakai masker dan ber face shild, Mami Liely mengambilkan perangkat makan di mobil, Saskia dan Armando menjaganya sambil membagikan sedang Roy dan beberapa karyawannya pengawasan jaga jarak. Kimberly jingkrak-jingkrak di pintu mobil…Liely menciumnya gemas…Kimberly tak mau kalah mencium ommanya  sambil nyungir-nyungir hidungnya.

Jam 10 pagi acara sudah selesai dan Kimberly mulai mengantuk, maka mobil segera kembali ke rumah. Facebook Bandung Permai sarat pesanan baik lewat Melamine King, Royal King, San Jase King maupun Marilyn King yang mengorder  peralatan makan Kimberly ulang tahun dimana masa pandemi ini membuat warga Amerika Serikat semakin mencintai Kimberly yang amat heboh. Karena Kimberly bisa menyemangati para orang tua dan anak-anak dengan kelucuannya bahkan kakek dan nenek amat mencintai Kimberly.

Yayasan orang tua peduli di Oklahoma Amerika Serikat mengundang Kimberly dan keluarga untuk menghadiri pembukaan yayasan tersebut, tapi karena  belum ada izin dari  Melissa Allison Saskia menundanya … terpaksa pihak Oklahoma meminta pengajuan izin mereka kepada Melissa Allison . Armando agak keberatan dengan rencana Oklahoma tersebut.

Armando     : ” Mami…menurut mami bagaimana….apakah Kimberly akan nyaman di sana…?”

Liely             : ” Kalau nyaman pasti nyaman…tapi Kimberly masih terlalu kecil untuk melakukan turing , meskipun fasilitas dipenuhi semua oleh panitia…lagi pula Saskia masih sibuk merencanakan aktivitas pasca vaksin covid-19 tahun ini, tentu akan bertambah sibuk dia dan itu tak baik buat Kimberly.

Armando     : ” Tapi Yayasan ini merupakan yayasan Parenting yang baik dan dapat membantu menumbuhkan rasa peduli , kejujuran , kemandirian, dan keceriaan pada diri anak “.

Liely             : ” Maksudmu….?”

Armando     : ” Yaaah..seperti cara mami dan Saskia dalam membimbing juga mendidik anak..”.

Liely              : ” Jadi kamu menyetujuinya..?”

Armando     : ” Tapi bukan saat ini Mi…..Ando ingin dengar pendapat Saskia juga yang sekarang sedang mengurusi kantornya”.

Pelan tapi pasti pengiriman kain dari Cina ke Indonesia mulai jalan, Pauline yang bertanggung jawab semua urusan kerja paket setelah Han Ning meninggal karena suami Pauline yang bernama  Huan-Huan kecelakaan terseret arus banjir dan baju Huan-Huan terkunci di pintu sehingga sulit melepasnya lalu bajunya disobek karena mobil hanyut dan Huan-Huan terseret dengan luka-luka cukup serius dan banyak mengeluarkan darah.

Armando mulai bergairah karena perdagangan mulai mengembangkan sayap meskipun betul-betul sangat hati-hati memulainya, besi terkirim di Polandia , India mengirim kain ke Indonesia dan  bareng Cina juga sebaliknya Indonesia mengirimkan kopranya ke beberapa negara. Inggris juga mulai menggeliat pelan dengan memasukkan mobil ke beberapa negara, Simon Amould dan Claudia dari Perancis amat senang karena Armando sudah mengoperasikan kapal cargonya untuk memuat pesanan negara lain seperti: Mobil, Barang Kimia, juga tekstil dan Anggur. Claudia mengucapkan terima kasih atas kerja samanya karena karyawannya tidak ngangur lagi.

Roy dan Didit meresmikan Bandung Permai Cabang Bogor yang merupakan franchise baru dan diawasi Didit selama seminggu sejak diresmikan Roy. Banyak bibit bunga dikirimkan ke Purwokerto ke Semarang dan ke Pandeglang Banten pulangnya membawa pupuk dan kerupuk gendar dari Wonosobo dan Cirebon. Didit mulai menguasai bisnis tersebut dan hanya mengawasi saja dari Jakarta lewat cctv atau google mab .

Armando menerima tawaran dari India dan Thailand untuk sarana transportasi laut, tapi lagi-lagi harus hati-hati karena gelombang laut kurang bersahabat dan menundanya dulu.

Melissa Allison sudah menyetujui Kimberly dan keluarga mengikuti acara Parenting yang diadakan Yayasan Oklahoma yang didukung negara bagian Amerika Serikat lainnya seperti Kansas, Arizona, dan yang lainnya, Melissa Allison akan bertanggung jawab keamanan Kimberly sekeluarga dan menganggapnya sebagai refresing saja jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan begitu telepon Melissa kepada Armando dan Saskia. Liely mendengarkan percakapan tersebut dan menyampaikan kabar itu ke Roy yang baru pulang dari Garut.

Armando    : ” Om Roy kita akan piknik ke Amerika Serikat dalam minggu ini…apakah om Roy siap..?! Ini tugas lo…”

Om Roy      : ” Ah yang bener….covid masih menjangkiti Amerika Looo….?!”

Armando    : ” Kita kan sudah di vaksin… lumayan lah untuk mengendorkan urat saraf…capek kerja terus…dan dipenjara..terus…ayuk jalan -jalan…”. Armando merayu Omnya.

Saskia         : ” Oya Om….sambil njagain Kimberly cucu om Roy…, kali-kali Luar Negeri ….. masak Indonesia terus….?”.

Om Roy      : ” Oke deh…aku atur semuanya dulu ya….Ihiiir…Welcome to Amerika…negerinya  Eddie Murphy yuuuhuuui….” Kimberly keheranan dan serentak berteriak ” U ..huuu.. iiiii….”  semua tertawa melihat Roy menyambar Kimberly dan mengangkatnya lalu berteriak sekali lagi” Uuui Huuuuuu Iiiiii”  Kimberly ikutan berteriak menirukan Roy, semua tertawa..Antonie merekam lewat cctv dan memvideokannya teriakan Kimberly yang diangkat pak Roy sambil memutar berulang-ulang.

” Anak pembawa hoki di saat covid…Kimberly is progres… “, Liely menangis karena bahagia melihat Roy wajahnya berbinar-binar karena amat bahagianya.

Bu Puji yang akan menyiapkan makan malam ikut senang melihat Pak Roy  berbahagia tapi tak sebahagia hari ini…Liely memperhatikannya ada sesuatu yang aneh pada diri Roy sepulang dari Garut. Sambil menggendong Kimberly yang memainkan rubik’s cube Liely memanggil Didit lewat intercom wereless ketika Roy sedang mandi. Saskia mendapat telepon dari Melissa Allison dan menunjukkan  beberapa data Kimberly sebagai pelengkap paspornya.

Didit menceritakan kegiatannya selama di Garut bersama pak Roy sambil bergurau dengan Kimberly sesekali membetulkan rubik’s cube pemberiannya.

Liely        : ” O…jadi begitu…”

Didit        : ” Iya ma..( omma ) pak Roy kliatannya naksir sama Vivian teman Didit sewaktu kuliah di Semarang ”

Liely        : ”  Tolong pantau saja ya…agar om Roy menemukan jodohnya….dan tolong kamu tak usah ceritakan ini pada om Roy ya…”.

Didit        : ” Tentu ma…..” .

Liely senang akhirnya  Roy mau membuka hati untuk calon kehidupannya.


cerbung.net

Untukmu Kupertaruhkan Hidupku

Score 0.0
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia
Saskia menghapus air mata dengan saputangan merahnya yang penuh luka...ya..luka hati mendalam dalam hidupnya. Armand sudah tak menggubris lagi dengan apa yang telah Ia janjikan. Cinta Armand pada Saskia sepertinya sudah luntur, padahal mereka satu kantor hanya beda bagiannya. Semua sudah tahu kalau pasangan Armando dan Saskia Prihatini adalah pasangan serasi dan sudah menjalin cinta selama tiga tahun. Mereka bekerja di CV Titipan Kilat Bandung Permai milik pak Roy. Armando bekerja sudah hampir tujuh tahun di bagian distribusi  sedangkan  Saskia baru empat tahun di bagian penerimaan barang ....Mengapa Tega sekali Nia karyawan yang baru tiga bulan melakukan semua ini didepan mata Saskia bermesraan dengan Armando sedangkan Armando tanpa perasaan memperlakukan Saskia seperti itu tanpa kata putus dan membuat Saskia harus menentukan sikap. Saat mereka berdua sedang bermesraan di samping kantin Saskia mendekati Armando sambil bertolak pinggang," Armando..! kapan engkau memutuskan aku...?!  dengan sengaja kau bercinta dengan Nia...otakmu kau taruh dimana ..? aku sudah bosan melihat tingkah polah kalian berdua , kalau kamu tak memutuskan aku maka aku yang akan memutuskan kamu...!! "  ucap Saskia dengan tegas.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset