Untukmu Kupertaruhkan Hidupku episode 32

Pernikahan Royadi

Bu Dewi dan pak Adam memeluk cucunya , Kimberly menyambut dengan membentangkan kedua tangannya  disambut ibu Dewi yang terharu memandang cucunya.

Bu Dewi : ” Selama di Amerika ayahmu selalu memantau kegiatan Kimberly tiap malam menyaksikan di chanel tivi CNN ” sambil memangku Kimberly yang dibawain oleh-oleh boneka barbie .

Saskia     : ” O ya buk….maaf karena beda waktu jadinya malam atau kadang subuh Indonesia langsung nonton lewat parabola atau siaran ulangnya dengan jam siar waktu Indonesia “.  Terdengar telepon berdering ternyata dari uyut Rustam Narus di Padang.

Kakek Rustam  : ” Hallo apo kabar  Armando, kapan pulang dari Amerika, ini bundo mau bicara sama Roy yang katanyo hendak melamar orang Garut ya ? “.

Armando           : ” Iya betul kek…ini dia masih tidur karena semalem ngobrol dengan Antonie dan kak Winda ibunya Antonie ”

Kakek Rustam  : ” Kimberly mana kangen uyut sama suaranya….” Armando meminta bu Dewi untuk mendekat tapi malahan Kimberly memeluk papinya dan meminta telepon Armando

Armando           : ” Aaaahh…Kimberly sudah tak sabar mendengar suara uyutnya….?! ”

Kakek Rustam  : ” Olo..olo…mana nih uyutku…wah .rindu sama uyut…atau janggut uyut…?” Kimberly malah menangis dan berteriak :” Ut…Ut….Ut…” Armando menempelkan telepon di telinga Kimberly dan mulai tertawa setelah uyut Rustam menyanyi lagu Padang * Talambek*. Kimberly memperhatikan lagu dari uyut Rustam tapi tangan Kimberly malah menekan off telepon matilah… Om Roy yang barusan selesai mandi dan sudah berdandan menelepon balik ayahnya dan berbicara cukup lama.

Om Roy               : ” Nanti malam jam 7 ayah akan tatap muka lewat zoom membicarakan lamaranku dengan Vivian “. Liely amat gembira sekali karena memang sudah lewat waktu usianya 55tahun dan baru sekarang ada yang cocok di hati sedangkan usia Vivian 24 tahun seumuran Didit karena teman kuliahnya dan ketemu jodoh di Garut, Didit sendiri baru tahu kalau pacar Om Roy adalah Vivian dan info-info semua lewat Didit dan baru sadar setelah om Roy mengatakan penuh rahasia .

Perkenalan mereka pas Didit dan Om Roy melakukan survey Bandung Permai Cabang Garut dan memberikan penyuluhan serta pemeriksaan berkas Cabang Garut dan om Roy juga Vivian merasakan ada sesuatu yang harus diselesaikan tapi masalahnya apa…? Ternyata keduanya saling merindukan dan Didit sebagai mak comblangnya serta wakil om Roy memperlancar hubungan tersebut.

Om Roy di dampingi Didit, Armando, Vivian serta  ayah Rustam Narus segera melakukan zoom mumpung cuaca bersahabat, Saskia dan Liely mendampingi Armando dan disetujui akan menemui Vivian sebulan lagi serta langsung lamaran . Semuanya bertepuk tangan atas kunjungan virtual ke tempat Vivian atau Bandung Permai Cabang Garut. Ayah Rustam amat senang sekali akhirnya Roy menyelesaikan masa lajangnya bersama gadis Garut. Ayah Rustam dan Zubaidah istrinya amat menanti acara tersebut karena badannya sudah amat capek sekali menunggunya menikah karena anak Fatimahpun mau bertunangan .

Vivian meminta persiapan rumah tinggal dekat dengan kantor Bandung Permai Cabang Garut yang berdampingan malahan karena dijual murah dan lokasinya datar enak tak naik turun, Roy setuju dengan pilihan Vivian dan membelinya, karena untuk masa depannya juga, Roy memesankan perhiasan di Semarang sambil menengok kakek Armando yang terkena stroke pada usianya yang ke 89 tahun dan mak Yan masih merawatnya. Toko Emas Liely mengalami kemajuan di pegang Maychen dan koleksinya bagus-bagus dan upto date. Armando memesannya bersama Liely sebagai modelnya karena ukuran tubuh Vivian sama dengan Liely sebagai ukurannya. Semua keperluan lamaran dipersiapkan Liely sesuai keinginan Vivian Roy.

Ayah Rustam Narus dan Zubaidah membelikan seprey buatan Padang beserta baju adat Padang dan meminta ukuran pakaian Vivian yang katanya sama dengan Liely tapi Zubaidah tak tahu ukuran Liely akhirnya dikira-kira saja dan menunjukkan foto Liely pada penjahitnya.

Kedatangan kakek Rustam Narus ke Armando tinggal orangnya saja sedangkan bawaannya sudah dipaketkan, Liely sudah ngepas baju pengantin milik Vivian dan Roy senang sekali karena sangat pas dengan setelan yang dipakainya lalu membayangkan Vivian memakai Baju Batabue yang berwarna keemasan lengkap dengan mahkotanya terlihat Roy tersenyum-senyum sendiri karena tak enak pada Liely maka Roy mengajak Vivian ke rumah Armando dan ngepas di sana.Alhamdulillah sungguh amat cantik sekali Vivian memakainya. Roy tak mau orang tuanya repot mengurusi pernikahannya maka dilangsungkannya prewedding dengan mengurus EO sendiri pada hari Hnya dan ada pakaian dari ayahnya dipakaikan untuk menghormatinya.

Armando   : ” Jadi nanti sudah ada yang mengaturnya prosesi pernikahannya om ?”

Roy             : ” Iya betul…, sudah tersedia semuanya berikut tari-tariannya dan aksesorisnya, pokoknya lengkaplah dan makanannyapun sudah dipesankan pula”. Entah berapa uang dikeluarkan Roy pokoknya dituruti karena ia tak ingin stress termasuk orang tuanya biar tinggal duduk saja menyaksikan serta mendoakan semoga lancar dan yang kerja hanya Event Organizer saja, segala macam prosesi yang atur mereka semua.

Kakek Rustam Narus dijemput pakai mobil karavannya Kimberly oleh Hasan Torres Hurek dan Nurozi yang bisa menyetir kiri dengan lancar dan tak menyusahkan lalu-lintas lagi pula Hasan Torres amat menikmati mobil yang dipakainya dengan stang ringan  dan empuk jognya. Kakek Rustam mulanya bingung tapi sudah mengerti kalau itu mobil Kimberly jadi tenang duduknya .

Kakek Rustam  : ” Apakah kamu tahu tentang siapa Vivian itu…? ”

HasanTorres     : ” Saya kurang tahu kek….tapi Vivian perempuan gigih dan pandai yang saya tahu…apalagi om Roy sangat selektif dalam perkawinan tentu Vivian perempuan yang hebat “.

Kakek Rustam  : ” Iya betul juga pemikiranmu….. itu semua sudah menjadi putusan Royadi berumah tangga dan kakek sudah menunggu saat-saat seperti ini bertahun-tahun …semoga diberi kelancaran dan kemudahan “.

Hasan Torres    : ” Aamiin Ya Robbalalamiin ” .

Di Garut sekitar mess dicat sama yaitu merah dan oranye melambangkan kejayaan serta kesuksesan, karena dalam masa covid-19 undangan hanya tertentu saja penataannyapun mengharuskan jaga jarak. Erick dari Royal King yang asli Los Angeles akan menghadiri pernikaha Royadi Narus dan Vivian karena amat terinspirasi dengan Roy yang saat itu sedang menjomblo juga dan kini akan meninggalkan lasa lajangnya. Erick membayangkan saat bersama ngebut dengan lamborgininya Roy tertawa sambil membuka bajunya dan berangkulan selesai ngebut, sungguh amat terkesannya sosok Erick yang telah menemukan seorang sahabat dan tak ingin berpisah lagi dengan sahabat barunya  serta memiliki hobby yang sama yaitu ngebut.

Saat lamaran itu juga Roy meminang Vivian dikarenakan masa pandemi yang entah kapan berakhirnya yang penting mereka sudah resmi sebagai suami istri. Rustam amat bahagia karena kewajibannya selesai dan tinggal mengasuh cucu . Prosesi berjalan lancar Erick yang datang dengan ajudan dan ayah ibunya amat senang sekali menyaksikan pernikahan ini dan berharap Erick menyusulnya.

Kantor Bandung permai ada di jalan Ahmad Yani dan membuka cabang di Jalan RSu DR Slamet( Maktal ) yang sama sama ramai karena dekat pasar dan Alun-alun Garut agar cepat menerima pelanggan dengan aman dan lancar di jalan Guntur pun ada cabangnya . Kota Garut yang kecil namun padat aktivitasnya amat lumayan di sektor ekonomi juga periwisata karena amat indah pemandanganya. Rustam Narus sempat mengelilingi beberapa tempat wisata seperti telaga Bodas dan membeli makanan khas Garut  yaitu dodol sebagai oleh-oleh .

Rustam Narus : ” Ternyata Garut itu tak begitu jauh dari Bandung”

Royadi  Narus   : ” Maka sering-sering ke Garut Yah….. biar paham akan Garut ”

Rustam Narus  : ” Ayah sudah tua ini saja bundomu tak mau ikut karena kecapaian ”

Royadi   Narus  : ” Nanti biar Vivian yang atur mau langsung ke Padang atau ke Jakarta dulu malahan bisa kumpul-kumpul keluarga..

Rustam Narus   : ” Tapi kamu Kan sibuk..mana temanmu yang dari Amerika akan selalu mengunjungi tiap tahun karena keindahannya dan siapa tahu ada jodoh untuknya “.

Roy tersenyum rupanya ayahnya amat perhatian sekali dengan teman-temannya.


cerbung.net

Untukmu Kupertaruhkan Hidupku

Score 7.8
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2018 Native Language: Indonesia
Saskia menghapus air mata dengan saputangan merahnya yang penuh luka...ya..luka hati mendalam dalam hidupnya. Armand sudah tak menggubris lagi dengan apa yang telah Ia janjikan. Cinta Armand pada Saskia sepertinya sudah luntur, padahal mereka satu kantor hanya beda bagiannya. Semua sudah tahu kalau pasangan Armando dan Saskia Prihatini adalah pasangan serasi dan sudah menjalin cinta selama tiga tahun. Mereka bekerja di CV Titipan Kilat Bandung Permai milik pak Roy. Armando bekerja sudah hampir tujuh tahun di bagian distribusi  sedangkan  Saskia baru empat tahun di bagian penerimaan barang ....Mengapa Tega sekali Nia karyawan yang baru tiga bulan melakukan semua ini didepan mata Saskia bermesraan dengan Armando sedangkan Armando tanpa perasaan memperlakukan Saskia seperti itu tanpa kata putus dan membuat Saskia harus menentukan sikap. Saat mereka berdua sedang bermesraan di samping kantin Saskia mendekati Armando sambil bertolak pinggang," Armando..! kapan engkau memutuskan aku...?!  dengan sengaja kau bercinta dengan Nia...otakmu kau taruh dimana ..? aku sudah bosan melihat tingkah polah kalian berdua , kalau kamu tak memutuskan aku maka aku yang akan memutuskan kamu...!! "  ucap Saskia dengan tegas.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset