Voices Inside My Head episode 8

Chapter 8 : Honesty

Voices Inside My Headada satu ide yang saya dapat dari membaca dari salah satu buku legendaris dengan penjualan terbanyak sepanjang masa, karangan dale carnegie.

disitu dijelaskan, bahwa kebutuhan manusia tertinggi adalah kebutuhan untuk dianggap penting,
dalam bahasa lain, untuk mendapatkan validasi dari orang lain itu sangat lah penting bagi siapapun dari kita.

Bahkan diilustrasikan ada seorang wanita yang dimana ketika realita yang ia temukan dan jalani tidak seindah realita yang dia imajinasikan selama ini, sehingga akhirnya ia harus dirawat dirumah sakit jiwa. dan mulailah ia mendapat ruang untuk dengan nyaman membiarkan kegilaan nya terus tumbuh

disitu dokternya ditanya kurang lebih seperti ini, “dokter tidak kau sadari apa yang ia katakan selama ini sebenarnya adalah bagian dari kegilaannya, kenapa tidak kau sembuhkan saja.”
lalu dokternya pun menjawab :
“bagiku dalam kegilaannya, ia menemukan kebahagiaannya, dan bila ia memang lebih bahagia dalam kondisi seperti itu, maka meskipun aku punya kemampuan untuk menyembuhkannya, maka aku akan memilih untuk membirakannya dalam kondisi itu”

yah begitulah kenyataannya:
terkadang banyak orang lebih berbahagia dalam kegilaannya, lalu kenapa kita harus merubahnya

beberapa orang ingin dianggap penting, ingin mendapatkan validasi dari orang lain, dan meskipun bagi sebagian orang itu adalah bagian dari kegilaan, beberapa orang rela mengambil resiko tersebut, selama mereka lebih “dianggap”.

dalam dunia nyata tentu saja hal tersebut tetap ada pakem-pekem tersendiri yang bila mana dilanggar maka akan menimbulan gesekan-gesekan yang akhirnya memicu perang urat syaraf dan konflik yang bisa berkelanjutan bahkan berpotensi menjadi besar.

Untuk itu ternyata memang dalam hubungan apapun tetap saja Honesty/ kejujuran itu teramat penting, itu kalau kita mau dalam proses kita mencari validasi dan memenuhi kebutuhan utama kita yaitu kebutuhan untuk dianggap penting bisa berjalan dengan nyaman.

karena dalam banyak contoh nyata sering kali saya temui disekitar saya (atau mungkin juga saya sendiri tanpa saya sadari) banyak orang-orang yang rela berbohong, bahkan memanfaatkan orang lain dan tentunya dalam prosesnya berarti menyakiti orang lain, rela melakukan apapun demi dirinya mendapatkan validasi dan dianggap penting oleh orang lain.

dalam forum-forum dunia maya apalagi, tidak sedikit orang-orang yang rela membuat multiple id, demi mengangkat id nya yang lain. dalam dunia bisnis juga sama, banyak sekali orang rela berbohong dan menyusun skenario palsu untuk mengangkat namanya.

lingkungan tempat dimana saya tinggal hal tersebut juga terjadi. bahkan ada seseorang yang rela mengurung dirinya dirumah dan meminimalkan tingkat interaksinya dengan orang lain, karena ia sudah nyaman dengan image yang ia tampilkan sebagai sosok yang sukses secara finansial.

jadi kalau kemudian ia lebih banyak berinteraksi dengan orang lain, dan kemudian orang lain menemukan bahwa ia tidak sehebat image yang ia coba dengan susah payah tampilkan, maka ia akan kehilangan perasaan untuk dianggap penting tersebut.

contoh lainnya adalah, ada seorang teman yang bahkan rela berbohong dengan mengaku ke orang-orang bahwa hidupnya dikelilingi wanita-wanita cantik, ia sering kali memamerkan photo-photo dirinya dengan wanita-wanita cantik dan menyombongkan hal-hala apa saja yang ia perbuat dengan wanita-wanita tersebut.

Padahal kenyataannya setelah ditemukan fakta, bahwa tidak sedikit foto-foto tersebut adalah foto-foto ia dengan pacar temannya ataupun dengan temannya sendiri, dan cerita-cerita yang ia umbar selama ini adalah cerita-cerita rekaan dirinya saja, dan karena dia sudah bahagia dengan segala sanjungan yang ia terima selama ini, maka ia pun terus menghidupkan peran tesebut dan sayang sekali ternyata dalam kenyataaan nya ia melanggar prinsip honesty (kejujuran).

sesungguhnya melanggar prinsip honesty/ berbohong itu sangatlah sulit, karena kita berarti harus punya memory super untuk terus menerus mengingat kebohongan-kebohongan yang telah kita kreasikan dan juga menutup satu kebohongan dengan kebohongan lainnya.

jadi sekarang, masih mau meneruskan pola berbohong, yah silahkan saja itu hak tiap orang ko’

sudah paham konsekuensinya kan

mau contoh lebih banyak tentang validasi dan kebohongan-kebohongan lainnya?

mudah saja, tinggal jujur kediri sendiri dan buka mata, telinga dan hati kita dan amati sekitar kita, contoh-contoh nyatanya sungguh banyak sekali dan tiap detik jumlahnya terus bertambah.

bahkan untuk level yang paling ekstrim tidak sedikit dalam prosesnya orang rela berbohong, menipu, menghabiskan duit banyak, bahkan mengorbankan nyawa sekalipun untuk mendapatkan validasi ataupun dianggap penting.

yah begitulah kenyataannya, disadari atau tidak:
terkadang banyak orang lebih berbahagia dalam kegilaannya

sekarang, siapapun anda, dimanapun, dan latar belakang apapun anda

setelah membaca tulisan ini dan entah bagaimana anda bisa hadir disini sampai selesai membaca tulisan ini

sudah beranikah, untuk jujur ke diri anda dan berhenti bersembunyi dan mulai menunjukan ke dunia akan siapa anda sebenarnya ….


cerbung.net

Voices Inside My Head

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2013 Native Language: Indonesia
Sering muncul pikiran-pikiran yang kadang sangat bikin gelisah ,membebani dan menyesakkan bahkan sering kali bikin frustasi sendiri.. mungkin saja diluar sana ada yang bisa memahaminya ,kadang ironisnya apa yang terkadang menjadi kegelisahan, beban, dan frustasi membuat kita justru malahan sering kali menjadi anugrah buat yang lain dan membantu mereka dalam banyak cara mendapatkan banyak hal baikTrus siapakah gw, umur gw berapa dan apa aja latar belakang dan pengalaman-pengalam hidup gw.. perlahan dan pasti nanti kita akan berkenalan selama prosesnya

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset