Wanita Yang Aku Telantarkan episode 6

Chapter 6

Sambil ngobrol kesana-kemari , aku berpikir dimana & bgmn caranya menuntaskan perasaan yg slm ini kupendam kdp Ayunda, akhirnya trbersit di benaku sebuah nama pantai yg skrg mnjadi slh satu ikon kotaku (dulu pantai itu mash blm rame kayak skrg), sekalian mengajak Laras jln2 pikirku waktu itu

Aku: Ras, besok pagi ke pantai XXXX yuk, sekalian ajak si Ayunda tuh.
Laras: aseekkk…..
Aku: kalo Ayunda-nya gk ngikut ya gk jadi
Laras : iyaaaaaa….. ( sambil bersungut2 )
Aku : ( tertawa )

SKIP….

Hari minggu, sekitar jam 9 pagi kita sdh sampai di pantai, bgitu smpai si Si Laras aku suruh beli minuman di slh satu warung di sekitar pantai (sperti yg tlh kurencanakan semalam).Sedangkan Ayunda aku ajak jln menuju rimbunan tanaman vegetasi pantai (entah pohon apa, aku tk tau namanya), aku memang sengaja pilih tmpat yang sepi. Kita duduk2 di batang2 pohon yg melandai. Stlh ngobrol2 sbentar dgn Ayunda, sesa’at kemudian aku memantapkan hati menuntaskan perasaan yg slm ini kupendam, aku pegang kedua tangannya, Ayunda pun kaget.

Aku: Ayunda…, aku sayang kamu ( langsung tembak gan & sis, tanpa basa basi)
Ayunda: ( cuman nunduk, diam aja )
Aku : liat mataku dong ….. (kuangkat wajahnya dgn memgang pipinya dgn kedua tangan)
Aku : Ayunda, aku sayang kamu …. . (ucapku mengulangi )
Aku : gimana…? (aku mendesak, aku tau dia blm prnh pacaran & blm mau pacaran, tp kepalang tanggung nih, udh terlanjur)
Aku : gimana … ? (smbil masih memegang pipinya dgn kedua tangan)
Ayunda : ( tersenyum dan mengangguk )
Reflek, aku cium bibir kecil tipis Ayunda , sedetik dua detik gk ada reaksi, bener2 polos nih anak, seperti yg di katakan Laras
Aku : kenapa ….?
Ayunda : ( menggeleng seraya trsenyum dan memelukku )

Hari itu, 12 September 2004, di sebuah pantai brpasir putih yg indah, aku jadian dgn Ayunda

Setelah kucium kening Ayunda, aku ajak balik ke Laras yg udh nunggu dari tadi dgn wajah sebel. Lalu Laras kita kasih tau kl kita brdua udh jadian. Ngobrol2 di sana slm bbp waktu, kemudian sekitar jam 3 sore kita pulang.
Stlh tujuanku pulang kmpung berakhir indah, malam itu jg aku udh injak pedal gasbalik lg ke Malang, untuk menunaikan tugas belajarku.
Selama jadian sama Ayunda, kita tiap hari sms-an dan tlp, dan aku seminggu sekali pasti pulang untuk ketemu Ayunda ( selama pacaran dengan siapa saja, aku paling banter cm kiss the lips saja, tidak lebih).

SKIP………

Tak terasa hubunganku Ayunda brjalan smpai aku semester 2. Hingga pd suatu hari di slh satu jam kuliah (aku lupa waktu itu mata kuliah apa) mataku trtuju pd seorang cewek. Tepat dua bangku di depanku duduk seorang cewek yg slm ini blm prnh aku liat, yg trnyata anak kls lain ( telekomunikasi ) yg ikut matkul di kelasku. Cantik….( kalo skrg mirip2 Isyana Saraswati mungkin.wkwkwkwk… ). Singkat cerita, stlh bbrp hari mncari info & pdkt, akhirnya kita resmi pacaran ( sebut saja namanya Erni, berasal dr slh satu kota besar di Jateng ). Stlh jalan sama Erni, sdikit demi sdikit bayangan Ayunda mulai memudar. Ayunda masih sering sms & tlp, tp jarang aku respon dgn alasan sibuk, libur panjang semester pun aku habiskan di Malang krn Erni jg gk pulang, dan otomatis dgn hadirnya Erni bayangan Ayunda smakin lama smakin memudar, sms-nya pun sdh sangat jarang aku balas, tlp jg sdh tdk prnah aku angkat, begitu jg dgn Laras, sering tlp marah2 krn aku skrg cuekin Ayunda, aku seringkali beralasan sdg byk tugas, jd gk sempat sms & tlpn.


cerbung.net

Wanita Yang Aku Telantarkan

Score 0.0
Status: Completed Tipe: Author: Dirilis: 2017 Native Language: Indonesia
Ini kisahku dengan seorang wanita, seorang wanita yang selama bertahun tahun aku sia2-kan, aku telantarkan, aku buang dan tidak aku anggap. Seorang wanita yang selalu mengulurkan tangannya ketika ku terjatuh, seorang wanita yang selalu memberikan bahunya untuk ku bersandar ketika ku lelah. Seorang wanita yang telah memberiku seorang Jagoan kecil berumur 5 th. Seorang wanita yg kini di dalam rahimnya mengandung benihku yang berumur 3 bulan. Seorang wanita yang ku pilih untuk menemaniku menjalani hitam putihnya dunia.Ayunda Pramudita ...............satu2-nya wanita yg bersemayam dlm jiwaku, satu2-nya wanita yg tercipta dari tulang rusuk-ku, satu2-nya wanita yang diciptakan hanya untuk-ku.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset