Who ? episode 4

Part 4
Ku tatap bayanganku dalam cermin, dan aku hanya bisa menyeringai dengan senang, “Astaga!!” .
tanpa ku sadari tanganku barusaja gemetar kembali dengan hebatnya, degup jantungku yang berdetak membentuk alunan Melodi yang indah, aku menari dalam Fantasiku, aku terus tertawa sementara suara dari gemurun air bathub mewarnai kesenanganku, karena malam ini, aku akan bertemu dengan Orang yang sama sepertiku, orang yang sama-sama mencintai seni ini , Seni untuk membunuh.

Ku singkirkan Pria Bodoh yang baru saja ku tikam untuk pemanasanku sebelum Waktu bermain di mulai, mataku mengejang tidak sabar mendengar teriakan dari seorang gadis yang menamainya Lolly Girl itu.
Ku genggam erat pisauku yang berlumuran dengan darah, ku jilati setiap tetesanya , “manis” – manis sekali rasanya, dan irama saat pria bodoh ini berteriak ketika tahu, aku akan menghabisinya, dia memohon ampun, namun persetan dengan sebuah ampunan, karena aku tidak pernah meminta ampun pada siapapun ketika dunia menertawaiku, menghancurkanku bahkan menenggelamkanku, Dunia sudah sakit dan aku pantas membagi rasa sakitnya kepada siapapun, keinginan ini, tidak akan pernah terpuaskan, akan aku bunuh sampah yang aku temui.”

Kini aku mulai mengenakan Topi merahku, sebagai Red_Hat, topi ini akan membawa keberuntungan bagiku, selain itu, aku ingin Lolly _Girl tahu siapa lawanya sebelum dia ku habisi di pemakaman itu.
Ku tinggalkan Kamar mandi dimana darah mengenangi lantainya, aku barusaja pemanasan, dan aku sudah siap membunuh Lolly_Girl.

***
tanggal 1 juni, jam 7 malam.
RetRo Hills, block averade, ..

Aku menatap pemakaman itu, gelap dan hening, hanya suara hewan-hewan malam yang saling mengumpat, menambah hasratku untuk membunuh semakin kuat.
Aku bisa melihat setiap sisi pemakaman, Pemakaman bergaya Victoria dengan petak yang berjarak beberapa inchi dengan Batu Nisan yang beragam, mulai dari malaikat bersayap, hingga singa mewarnai pemakaman ini.
Aku cukup senang, Lolly_Girl mengambil lokasi seperti ini, dengan begitu, aku bisa mendengar suara jeritanya saat dia akan ku siksa, ku potong lidahnya, hingga urat sarafnya, dan ku conkel bola matanya sampai mengeluarkan jeroan dalam tubuhnya,

Aku mulai mendaki anak pohon Elm, dimana aku bisa melihat setiap sisi Pemakaman payah ini.
“dimana kau Lolly ku, “aku terus bersenandung memahami dimana keberadaan si payah ini, keinginan membunuhku semakin kuat, aku bisa merasakan tubuhku meronta memintaku untuk mencabik-cabik target bermainku ini.
Hingga mataku menangkap suasana Riuh di pemakaman, setelah beberapa orang keluar dengan mengangkut Peti, aku bisa menangkap isyarat dari kerumunan pelayat itu,
“ada orang yang akan di kuburkan!! Sial!! Kenapa harus malam ini” umpatku kesal,
Namun aku tetap mengawasinya, ku pikirkan setiap detail apa yang terjadi, kenapa ada upacara pemakaman pada malam hari, bukankah ini ganjil.
Kecuali, Bangs*t!! Jadi Lolly_Girl ingin aku memburunya, bila benar dugaanku, maka , dia ada di antara kerumunan orang di pemakaman ini, mungkin saja, kondisi yang sama sedang menimpanya, dia juga tidak tahu, dimana keberadaanku, jadi mungkin ini adalah rencananya, menjebakku.. menarik, Lolly_Girl ini benar-benar menghiburku.”

Aku bisa merasakan darahku mendidih, dan adrenalinku kembali meningkat, kesenangan ini, baiklah bila ini yang dia inginkan, maka.. akan aku bunuh mereka semua,
Ku ambil pisau yang ku letakkan di lipatan jaket abu-abuku, dan bersiap melompat untuk membantai orang-orang Tolol ini, hinga tiba-tiba, aku teringat dengan pesan di Black Hair kepadaku.
“Bobby, ingat, mereka bukan orang yang sudah kau bunuh, yang hanya bisa menjerit dan memohon ampun, mereka sama seperti kita, mereka pembunuh kelas 1, jadi bila kau melakukan kesalahan Fatal sedikit saja, kau akan tamat!!”

Aku terhenti beberapa saat, mengumpat semakin kesal, benar apa yang di katakana oleh Black Hair, dia pasti memiliki kesamaan padaku, keinginan membunuh dalam dirinya pasti juga sudah meningkat, bila aku menyimpulkan dari korban dimana dia berhasil membunuh 9 Psycho, maka artinya dia benar-benar ahli di bidangnya,
Semakin menarik. Jadi apa yang harus aku lakukan, pikirkan Bobby, pikirkan, baiklah kita urai masalah ini, Lolly_Girl adalah seorang gadis, jadi aku akan membuang pria-pria dalam kerumunan ini, yang artinya dia bukan Lolly_Girl. Dan sisanya hanya 7 gadis.
Lolly _Girl pastinya ada di antara 7 gadis ini, baiklah dimana dia, apakah gadis yang sedang menangis di atas peti kayu itu, tidak!! Aku yakin bukan, dia pastilah kerabat dari orang yang sudah mati itu.
Bagaimana dengan 4 gadis yang saling mengobrol itu, pasti tidak!! Mereka pasti sampah penggosip, aku benci manusia jenis mereka, baiklah tinggal 2 lagi.
Apakah gadis yang sedang menggunakan handponya, kemungkinan ya, namun aku belum yakin.
Satu lagi, gadis yang sedang mengamati sesuatu, apakah dia adalah Lolly_Girl, pasti dia, namun aku tidak melihat ada yang aneh disini, apakah ada jebakan.

Ku amati seiap pergerakkan orang itu, tanpa kusadari, aku sudah membuang waktu selama 2 jam untuk menunggu, “Keparat!! Dimana sebenarnya dia!! “
Aku mulai bergerak secara hati-hati, berjalan dari satu nisan ke nisan lain, ku amati pergerakan dari gadis yang ku curigai sebagai Lolly_Girl,
gadis yang sudah menangis pergi bersama dengan pria dan mereka sudah jauh meninggalkan pemakaman, seperti dugaanku dia bukan Lolly_Girl, dan 4 gadis sampah juga sudah pergi, satu gadis yang menelphone juga sudah pergi, lalu hanya tingal gadis ini, kenapa dia tidak pergi, tidak salah lagi, dia adalah Lolly_Girl.

Aku mulai berjalan lebih cepat namun tanpa menimbulkan suara, kecerdikanku dalam menguntit sangat beruna, hanya satu tikaman, maka aku bisa mengambil Jantungnya. kemudian memotong-motong kepalanya,
“sabar Bobby!! Dia masih siaga” aku mengumpat pada diriku karena keinginanku mencabik-cabik gadis ini sudah semakin menjadi-jadi dalam diriku,

Ketika gadis itu berdiri di bawah patung Malaikat bersayap, aku terkesiap,!! “sekarang!!”
Aku berlari secepat mungkin, dan sensasi membunuhku yang kuat berhasil meraihnya, sebelum dia berteriak, aku menghujankan pisauku. aku bisa merasakan kehangatan darah wanita itu yang merembas masuk ke dalam Jaketku. Ku sayat setiap daging kecil hingga tercongkel lengket darah-darah itu, tanganku gemetar dengan hebat akibat hangat dari darah yang membasahinya.
“Oh tuhan, nikmat sekali”
Sensasi ini, sensasi membunuh yang paling Nikmat ini merasukiku kembali.

“sayang sekali, aku berharap kau akan memberikanku hiburan!!” gumamku menatap mayat gadis sampah itu.
Aku tertawa bangga, dan mulai menjilati darah Lolly_Girl, sebelum sebuah cahaya mengejutkanku datang dari arah belakang, aku terkesiap dan bersiap menghindar namun sesuatu yang keras menabrakku.
“berengsek”
Aku terjatuh dengan lumpur memenuhi tubuhku, ketika mataku menatap sebuah Mobil hitam, dan seseorang barusaja keluar.
“kau” pekikku memandang gadis yang menangis itu, terawa menyeringai kepadaku. mataku melihat pria yang tadi bersamanya tewas dengan darah di sekujur tubuhnya, terbaring di kursi penumpang.
“huuu, aku berhasil memancingmu keluar Red_Hat” ucapnya dingin, dan dia mendekatiku, aku berjalan mundur untuk menjaga jarak dari jangkauanya.
Sepertinya, pinggangku retak, sialaan dia!! Aku mulai mengenggam erat pisauku, “jadi dia menjebakku.. menarik, semakin menarik” aku tertawa sinting.

Dan dia mulai membuka baju hitam pelayatnya, aku bisa melihat baju Sexy yang dia kenakan, hanya dengan celana pendek yang memperlihatkan paha itu, dengan ukuran dada yang besar, membuatku semakin kesal kepadanya.
gadis itu juga membuang wikk hitamnya dan memperlihatkan rambut pirangnya, kemudian merogoh saku celana pendeknya, ku pikir dia mengambil senjatanya jadi aku bersiap dengan Pisau di tanganku.
Hingga aku mengerutkan dahi, saat dia mengambil sebuah permen Lolly, sekarang aku mengerti kenapa wanita sinting ini menamani dirinya dengan Lolly_Girl.
Aku terkekeh dan wajah gilaku segera menyelimuti pikiranku, “hai, bodoh… kau pikir hanya menabrakku kau bisa membunuhku”

Ku pikir dia akan terintimidasi dengan gertakanku, namun dia justru menyeringai dengan menunjuk jari tengahnya kepadaku “Fu*k u Bad boy!!!”
“bangs*ttt!! “
Aku segera mengayunkan pisauku untuk merobek perutnya namun dia bisa menghindariku dengan berguling di rerumputan penuh lumpur itu.
Dia menjauh kemudian mengambil pisau kecil di pahanya, dan melemparkanya kepadaku, aku segera menghindarinya dan menyerangnya kembali, namun aku memahami dia adalah petarun jarak jauh.
Dia terus berjalan mundur dan seperti melompat kemudian bersembunyi dariku, namun itu membuatku semakin ingin merobek mulutnya.
“jangan lari kau, gadis sial!!” aku terus berteriak kesetanan, darah di pisauku terus menetes seolah haus akan darah segar di depanku.

“huhuhu , Red_Hat, kau tahu, kau itu payah, amatir!!” ucapnya dari suatu tempat, karena aku tidak menemukan persembunyianya,
“dimana dia!! Pintar sekali, dia bersembunyi dengan sangat cepat!!”

Aku terus mengamati kesunyian dari pemakaman itu, kemungkinan di tempat seperti ini, dia pasti bersembunyi di antara nisan-nisan permanen.
Sebelum, “Sleeettt!!” sebuah pisau terarah pada wajahku, bila saja aku memiliki Reflek yang kurang, kemungkinan pisau itu menancap pada mata kiriku.
“Sial” aku menghapus darah di pelipis mataku, kemudian berlari menembus nisan-nisan itu, menuju arah dimana pisau itu di lemparkan.
Namun, aku tidak melihat apapun, selain Binatang Rakun malam yang sedang bercumbu, seketika ku tebas leher Rakun bodoh itu yang membuatku semakin kesal saja!!

“aku akan memotong jari-jarimu, ku congkel matamu , ku patahkan rahangmu.. Lolly !!”
Aku terus mengumpat, hingga tanpa ku sadari, sesuatu menendang siku lututku, dan membuatku berlutut di akhiri sebuah Pisau tajam di leherku,
Aku Cumiik, baru kali ini, aku berlutut seperti ini dengan pisau mengancam jiwaku, ada apa ini? Lemah sekali aku, bagaimana dia melakukanya, pertanyaan-pertanyaan itu membuatku bingung.
Ku tatap wajahnya yang mneyeringai senang, dengan bola mata cokelat tak berekspresi, menatapku dan membuat jantungku berdegup kencang,
“kau takut Red_Hat!!” ucapnya,

Ada apa ini? Aku semakin bingung, kenapa jantungku berdegup aneh, dan perasaan apa ini, kenapa aku tidak bisa bergerak, ini kah rasa takut? Astaga, aku benar-benar ketakutan, tapi..
Ku benamkan kepalaku, kemudian tertawa gila, “hahahahaha….. menyenangkan, menyenangkan!! Kau benar-benar menyenangkan, permainan ini sangat menyenangkan, seharusnya dari dulu aku bermain seperti ini,”
Ku sibakkan leherku ke bawah, dan memajukan kepalaku, hingga pisau itu menyayat telingaku, darah menetes dari telingaku, namun aku tidak perduli sekalipun telingaku terpotong, karena sekarang aku berhasil mendapatkan Lolly _Girl, saat ku tikamkan pisauku pada kerongkongan lehernya.
Namun aku salah, dia melakukan gerakan yang sama sepertiku, hingga pisauku hanya bisa memotong Rambutnya, tidak adil!! Pekikku, jadi ku angkat Lututku, untuk menghancurkan tulang hidungnya, dan dia terpental jatuh, dengan Permen Lollynya yang terlepas dari mulutnya.

Aku berhasil mematahkan hidungnya, ku tatap dirinya yang mulai bangkit menatapku dingin.
“kau? Amattir, berani sekali kau menjatuhkan Permen berhargaku.. kau akan mati !!”

Aku terhenyak, dia mampu bangkit dan bergerak cepat menebaskan Pisaunya kepadaku, namun aku menghindarinya, ku ayunkan pisauku hingga suara dentingan Pisau kami saling beradu.
“kuat sekali ayunanya” aku terkejut merasakan sensasi kengerianya,

“tidak ada yang pernah berani menyentuh permenku, kau tahu? Bahkan aku sudah membunuh ayahku karena dia melarangku memakan permen kesukaanku!! Kau akan mati Bocah !!”
Dia mengutukku, namun aku tidak akan kalah, aku sangat senang dengan pertarungan ini, baru kali ini, aku melihat seseorang yang tidak meronta dan kabur setelah melihat wajah sintingku.
Ku raih tangan kirinya, ku patahkan dengan tangan kananku, setelah aku berhasil menendang pisau di tangan kananya, ku jatuhkan pisauku sebagai gantinya.
Namun dia berhasil menendang Kakiku saat dia akan jatuh, membuatku tersungkur, seketika kami berada dalam Kondisi yang sama, kami sama –sama terbaring di Rumput.
Siapapun yang berhasil meraih pisau itu, maka dia akan menang.
Aku segera bangkit termasuk dia yang mencoba meraih Pisaunya, namun tanganku yang lebih cepat, berhasil menikamkan pisauku tepat pada Mata Kananya, namun dia berhasil menancapkan pisau itu pada dadaku.
Dia mulai menjerit, termasuk aku mulai merasakan sakit, dengan darah yang keluar, namun dia belum kalah, Pisau yang tertancap pada dadaku, dia mencabik daging dadaku, hingga aku bisa melihat dagingku terkoyak.
Aku membanting tanganya, dan Ku Tikamkan Pisauku pada Tenggorokanya, aku masih merasakan dirinya meronta, segera ku ahiri dengan mencabik –cabik wajahnya dengan tanganku sendiri.
Hingga akhirnya dia tidak bergerak lagi.
Aku tersungkur dengan rasa sakit, namun aku senang, aku berhasil membunuhnya, darah di tanganku, pisau di tenggorokanya, sudah mengakhiri semuanya,
Aku bangkit dengan terlunglai, berjalan terhuyung-huyung menyeret kepala si Keparat itu, ketika mataku menatap permen Lolly itu, ku injak sekuat tenaga hingga menghancukanya menjadi serpihan kecil, dan aku berhasil memenangkan pertarungan pertama ini.
Ku gali lubang pemakaman tadi, ku hempaskan tubuhnya. Meludahi wajahnya sebelum ku pendam dia dalam timbunan tanah dingin mala mini.

Luar biasa!! Itu lah yang ku rasakan, perasaan itu, ini 100 kali lipat lebih menyenangkan daripada membunuh sampah yang menyebut dirinya Normal!! Jadi aku harus semakin sering bermain dengan semua ini, Hahahahahaha.. aku tertawa dalam genangan darah di jaketku,

**

Mataku menangkap seorang wanita yang sedang menatap Layar Monitor, ku angkat pisauku, dengan seringai di wajahku, berjalan dengan pelan tanpa suara, untuk menikamnya, sebelum.
“Bobby, kau terluka parah, kau tidak mau aku membunuhmu kan!!” ucapnya dengan dingin,
“ayolah, aku hanya bercanda, dasar wanita tanpa humor!!” sahutku,
seketika mata Black Hair yang besar menatap diriku yang terluka cukup parah, “asyik bukan, tapi selamat kau sudah menang!!”
“bagaimana kau tahu , Jenn” kataku penasaran.

“di Webb sudah tertulis, lihat, salah seorang dari Kru Weebsite sudah mengupload Fotomu dengan genagangan darah saat membunuh Lolly_Girl9 .”
“bagaimana Foto itu bisa ada, aku tidak melihat ada orang selain kami!!” ucapku penasaran.
“kau tidak perlu tahu Bobby, saat perjanjian untuk saling bertarung sudah ada, maka kru dari webb akan datang menunjukkan berita, jadi kami bisa tahu.. tenang saja, kru Webb tidak akan menampilkan wajahmu, jadi datamu tetap aman.. dan mereka penguntit paling jenius yang pernah ada!!”

Aku cukup kesal setelah tahu, ada penguntit, namun kekesalanku terlupakan setelah melihat akun milikku.
“Red_Hat Winn!! Lolly_Girl9 Defeated!!”

Sebelum aku duduk untuk menikmati rasa sakitku, aku terhenyak melihat sebuah pesan muncul, dan Black Hair menyeringai kepadaku.
“Bobby, kau beruntung,.. ada akun yang menantang dirimu. “ ucap Black Hair dengan senang,
“siapa”
“entahlah, nama mereka aneh.. “Manon_13”

cerbung.net

Who ?

Score 0.0
Status: Hiatus Tipe: Author: Dirilis: 2014 Native Language: Indonesia
Adakah yang menganggap Psicho itu sangat keren!! saya hanya akan mengatakan Psycho tidak keren, namun Psycho adalah orang dengan kelainan mental yang memiliki beberapa latar berbeda. di Cerita ini saya memang menggunakan sudut pandang utama, namun yang saya pengen jelaskan adalah--Cerita ini sangat disturbing, bahkan terlalu buruk untuk beberapa orang yang mengaggap Cerita ini real, karena ini hanya Fiksi, ingat hanya Fiksi?

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset