Betapa Sulit Memaafkanmu episode 7

Sumarti masuk Rumah Sakit Jiwa

Darman bersama Mike pergi ke Brebes bersama adik-adiknya mengendarai Xenia dia berangkat tanpa memberi tahu  Karlina, Darman amt menikmati perjalanan ini karena terdengar lagu kesenangan Karlina yang berjudul Bukit Berbunga yang dinyanyikan Uci Bing Slamet

Sari         : ” Lagu apa itu pa…….ganti saja kak Mike…lagu jadul ya…..”.

Mike       : ” Jangan….ini lagunya papa dan mama…biarkan..papa sudah kangen sama mama….betulkan pa…?” Darman masih asik menyanyi dan berhenti ketika volume dipelankan.

Darman : ” Lo….tak suka ya papa pengen banget dengerin lagunya mama….”

Jali          : ” Lagunya mama…? kok papa masih punya cidinya…? ”

Mike        : ” Iyalah papa kan sayang mama….betul kan pa…?”

Darman mengangguk, hati kecilnya sedang riang..anak-anaknya sudah pada besar tanpa kasih sayang Darman tapi kini mereka sudah menerima kehadiran Darman setelah 20 tahun tak berhubungan layaknya suami istri.  Di kejauhan nampak rumah makan Darman dan Lina terpampang ditepi jalan  keluar dekat terminal Tegal ,  Karlina menyambut anak-anaknya yang main ke Brebes, Darman belum menampakkan diri karena bertemu dengan Lek Rosikin.

Darman  : ” Kok pindah disini Lek….?”

Rosikin   : ” Iya …karena disini ramai maka tanah yang berbatasan dengan milik saya dijual , ditukarkan ini….alhamdulillah ramai mas…full terus ”

Darman   : ” Tutup sampai jam berapa Lek…? ”

Rosikin    : ” Sampai habis, kadang tutup jam 24.00 kadang juga jam 22 .00 sudah tutup…tapi paling sering jam 24.00 bukanya jam 10 pagi “.

Mike menarik tangan papanya menuju kedalam yang sudah disiapkan karyawannya. Begitu melihat Darman , Karlina berdiri hendak ke belakang tapi Sari dan Jali memegangi tangan Lina yang memakai kebaya amat anggun sekali Karlina sampai Darman terperangah memandangnya.

Darman   : ” Apa kabar….Lina….”

Lina          : ” Baik..silahkan duduk….” Darman masih memandang Karlina takjub akan kecantikannya yang awet ayu dan karyawannya menyajikan ikan  gurami  bakar dan lalapannya.

Rosikin     : ” Monggo silahkan…ini menu khas masakan ManLin…”

Darman tidak jenak karena Sumarti menelepon berulang-ulang malahan Jali ikut menjawab : ” Hallo pelakor  biarkan kami reonian, jangan ganggu ya….? ” dan hape langsung dimatikan Darman karena mengganggu pertemuan Karlina dan Darman. Sumarti panas hatinya dia ngamuk seisi rumah pada dipecahin anak sulungnya ( Imam ) mendatangi rumah Karlina yang kosong dan bermaksud membakarnya. Ibu Salamah melaporkan pada polisi setempat dan menangkap Imam yang sudah bisa merusak gembok pintu pagar dan siap menyalakan apinya tapi pak Polisi keburu menangkapnya dan dimasukkan penjara dengan tuduhan hendak melakukan huru-hara dengan membakar rumah. Karlina kaget mendengar  kabar dari bu Salamah kalau Imam anaknya Sumarti mau membakar rumahnya.Sontak Darman mengajak pulang karena Imam anaknya ditahan dan meminta Karlina pulang. Lek Rosikin membantu melayani rumah makan dan menggantikan posisi Karlina.

Karlina ketakutan dia memeluk Darman, Mike malah senang melihat papa dan mamanya rukun lagi.

Karlina      : ” Mas…Sumarti nekat…sampai Imam mau membakar rumah ku dan anak-anak ”

Darman     : ” Imam memang labil sekali….dia tak terima kliatannya ”

Karlina       : ” Tolong sadarkan dia …nanti kalau Mike dan adik-adiknya diancam lagi bagaimana…? ”

Darman     : ” Tenangkan hatimu…kan ada polisi yang mengamankannya….”Sambil memeluk Karlina Darman mencoba melindungi anak-anak dan Karlina.

Jam sembilan malam mereka sampai dan masih bau bensin sekeliling rumahnya , Darman bersama tetangganya menyirami rumah dengan air agar tak terjadi kebakaran sedangkan Karlina dan anak-anaknya beristirahat dirumah bu Salamah. Darman menemui polisi setelah menyiram rumahnya memakai blangwir termasuk tetangganya juga disemprot karena perumahan merupakan bangunan kopel yang rawan kebakaran.

Imam        : ” Pak keluarkan aku….” tapi polisi masih berbicara dengan Darman menceritakan duduk permasalahan . Darman meminta tolong agar meleppaskan Imam tapi katanya menunggu proses karena itu merupakan tanggung jawab pengadilan katanya.

Darman    : ” Ibumu dimana…..? ”

Imam        : ” Ibu melarikan diri ke Solo ke tempat om Udin..”

Karena Sumarti orangnya keras kepala maka polisi membekuknya di Karanggede, dan ditahan di polsek Karangede kabupaten Boyolali. Karena takut pada polisi Imam menceritakan permasalahannya sampa disuruh membakar rumah Karlina oleh Sumarti.

Polisi         : ” Jadi ibu yang nyuruh mambakar ya…..?”

Imam        : ” Imam iya pak …tapi ibu jangan diapa-apakan ya pak…dia sudah tua soalnya ”

Polisi         : ” Iya..nanti akan diperiksa kebenaranya…”

Darman malam itu juga berangkat ke Karanggede ingin melihat keadaan Sumarti , karena melihat keadaan yang tak memungkinkan Sumarti dibawa ke LP Bulu di Semarang. Darman mulai pulang ke rumah Karlina dan menjalin hubungan yang baik , tapi karena Sumarti sedang hamil dia tak bisa apa-apa dengan kasusnya. Tiga anak perempuannya yang masih sekolah semua yang urus Darman dan berada di Kewengen Ungaran . Darman yang kini memiliki anak tujuh dan Sumarti yang hamil lagi rencaba akan melahirkan dipenjara. Sumarti yang mulai patah semangat mulai berhalusinasi, dia sering tertawa sendiri dan melakukan hal-hal yang tak masuk akal yang akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa.

Darman merasa malu sama Karlina atas kejadian Sumarti yang menjadi gila , kadang menangis sendiri dan berteriak-teriak memanggil suaminya .

” Mas Darman …aku rindu dan ingin selalu memelukmu…tak seperti Karlina yang membencimu…dan membuat sakit hatimu….aku kangen mas Darman….auw..auw jahat sekali kamu mas….aku tidur dengan sapi-sapi yang akan dibuat korban…hi…jahatnya kamu…memangnya aku tak bisa berjualan seperti Lina….jangan menghina ya….” Mulut Sumarti apa saja dikeluarkan kadang Darman yang menengoknya menjadi malu…juga Karlina.

Darman     : ” Karlina…..maafkanlah dia…dia tak bisa nerfikir secara normal….”

Karlina       : ” Normal tak normal itu bukan urusanku…dia perempuan tak berotak, kini dia merasakan azabmya dunia…dan itu bukan keinginanku…tapi hadiah akan perbuatannya sebagai pelakor…perebut laki orang dan engkau telah menciptakan mesin pencetak anak ” kali ini Karlina agak keras karena Darman mengatakan perkataan maaf untuk Sumarti sehingaa Karlina agak marah dan Darman mengajaknya pulang dari pada Karlina memarahinya. Ketika keluar Weni anak Darman ke 3 berpapasan dengan Karlina yang tak mengenalinya .

Weni           : ” Pak…ibuk bagaimana keadaannya….Weni tak bisa berfikir disekolahan dan malu karena teman-teman Weni mengatakan Weni anak pelakor…..” sambil mengusap air matanya.

Darman      : ” Tidak Weni….Weni harus sekolah jangan patah semangat…bapak selalu akan memberikan uang untuk sekolah kamu…”

Weni            : ” Tante….maafkan ibuk yaaa….? ” Karlina tersenyum dan mengelus kepala Weni yang memohonkan maafnya.

Karlina        : ” Minta maaflah pada Tuhan karena hanya dia yang mengetahui kesalahan umatnya, saya manusia biasa juga banyak salah…berdoalah semoga ibumu cepat sehat ”

Darman memeluk Karlina yang amat bijak dan mengajaknya makan…mulanya Weni tak mau dan ingin menyuapi ibunya tapi melikat kebaikan Karlina Weni menerima ajakan makan bersama di rumah makan Bulu .

Darman mengantarkan Karlina kembali ke Brebes , karena Jali sudah mau lulus kuliahnya Darman kadang tidur di kewengen menemani patri-putrinya anak Sumarti dirumah.

Weni          : ” Pak , mas Imam kapan keluar dari penjara….mas Yusuf diterima kerja di USG Ungaran sebagai satpam dan besok mulai bekerja…Weni boleh ‘gak ya ikut kerja tante Karlina….kelihatannya dia baik sama Weni….?! ”

Darman     : ” Mas Imam tiga tahun dipenjara…semoga dia mendapat remisi dari pak Presiden, sekarang mas Imam kurusan, kemarin dia menanyakan Wuni ,Winda dan Wulan adik-adikmu”

Weni          : ” Kapan ibuk melahirkan dedek ya pah…? ”

Darman     : ” Tiga bulan lagi kata dokter yang memeriksa kandungannya.

Sumarti yang memiliki sifat amburadul kemarin marah-marah dan memukul petugas dengan gayung mandi tapi sayang malah Sumarti yang terpelanting dan jatuh akibatnya dia mengalami pendarahan yang mengakibatkan Sumarti harus melakukan operasi kalau tidak bayinya akan cacat namun sayang ternyata nyawa bayi tak tertolong karena Sumarti sering melakukan kesalahan  masa kehamilannya dengan melompat-lompat…yaaahhh…dasar orang gila…, dan Darman kehilangan bayi mungilnya.


Betapa Sulit Memaafkanmu

Betapa Sulit Memaafkanmu

Score 7.9
Status: Ongoing Tipe: Author: Dirilis: 2022 Native Language: Indonesian
Karlina istri yang amat sayang suami harus menerima kenyataan yang pahit karena ulah suaminya dari awal pernikahan sampai memilki 4buah hati genderang perang selalu terdengar betapa sakit hatinya sampai suaminya meninggal tanpa pesan dan maaf untuknya. Seperti apakah dukanya ? Yuk kita simak bersama penderitaan Karlina

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Opsi

tidak bekerja di mode gelap
Reset